Home / Berita / Ketersediaan Citra Resolusi Sangat Tinggi Dipercepat

Ketersediaan Citra Resolusi Sangat Tinggi Dipercepat

Untuk penyusunan rencana detail tata ruang di tiap daerah, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional wajib menyediakan citra satelit penginderaan jauh resolusi sangat tinggi. Saat ini baru 19 provinsi yang terpasok data geospasial itu.

Percepatan distribusi data dilakukan melalui pembangunan fasilitas penerima langsung citra satelit di stasiun bumi milik Lapan di Parepare, Sulawesi Selatan. “Dengan adanya sistem penerima data itu, target penyediaan citra resolusi sangat tinggi untuk semua provinsi pada tahun 2019 bisa tercapai,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin saat penyerahan data satelit penginderaan jauh dan sistem pemantauan bumi provinsi (SPBP) di Jakarta, Selasa (24/1).

Penyerahan data dilakukan Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lapan Orbita Roswintiarti kepada 32 instansi kementerian dan lembaga serta 19 pemerintah provinsi. Data inderaja yang diserahkan meliputi citra resolusi tinggi dan mosaik data dari satelit SPOT 6 dan 7, mosaik data Landsat 8, prototipe SPBP, dan data resolusi sangat tinggi. Resolusi sangat tinggi berasal dari satelit WorldView, Quickbird Geo Eye, dan Pleiades.

Data geospasial perlu segera disediakan karena daerah membutuhkan untuk menyusun detail tata ruang. Adapun citra resolusi rendah hingga tinggi juga diperlukan untuk penyediaan informasi spasial tematik tentang sumber daya alam, lingkungan, dan kebencanaan serta penyusunan tata ruang secara umum. Pembuatan peta tematik itu, kata Orbita, tetap mengacu peta dasar yang dihasilkan Badan Informasi Geospasial.

Distribusi data inderaja kepada instansi pusat dan pemda, ujar Thomas, telah dilaksanakan sejak tahun 2015, yaitu untuk data resolusi spasial menengah dan tinggi.

Untuk pengolahan data satelit oleh pemerintah provinsi, kata Orbita, pihaknya juga memberi bimbingan teknis bagi personel di daerah. Data citra satelit dari Lapan perlu diolah untuk mempertajam dengan sejumlah sistem. (YUN)
—————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 26 Januari 2017, di halaman 14 dengan judul “Ketersediaan Citra Resolusi Sangat Tinggi Dipercepat”.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Mahasiswa Universitas Brawijaya ”Sulap” Batok Kelapa Jadi Pestisida

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang membantu masyarakat desa mengubah batok kelapa menjadi pestisida. Inovasi itu mengubah ...

%d blogger menyukai ini: