Cegah Asap sejak Dini; Polisi Belum Tetapkan Tersangka dari Perusahaan

- Editor

Kamis, 25 Juli 2013

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk mencegah penyebaran asap ke negara tetangga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau langsung mengatasi kebakaran lahan dan hutan yang kembali muncul. Dua helikopter dan satu pesawat Hercules, Selasa (23/7), dioperasikan untuk meredam api.

”Hari ini, kami mengoperasikan dua pesawat helikopter jenis Bolco dan Sikorsky untuk melakukan penyiraman bom air. Satu pesawat lain jenis Hercules juga dioperasikan untuk menabur garam di atas awan yang berpotensi hujan. Kami menabur 4 ton garam untuk menyemai hujan,” ujar Komandan Pangkalan TNI AU Roesmin Noerjadin, Pekanbaru, Kolonel (Pnb) Andyawan, Selasa.

Menurut Andyawan, pengeboman air dan penyemaian awan hujan dikonsentrasikan di daerah utara Riau, seperti wilayah Rokan Hilir, Dumai, dan Bengkalis. Hal itu merujuk data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pekanbaru yang merilis jumlah kebakaran lahan terbesar berada di wilayah pesisir timur Sumatera itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Senin lalu terdapat 230 titik panas yang terpantau satelit NOAA. Sehari kemudian, Selasa, terjadi penurunan sampai 165 titik. ”Saat ini, kebakaran di wilayah selatan Riau, seperti Kabupaten Pelalawan, masih terbilang kecil dan dapat dikurangi. Wilayah utara memang lebih parah. Mudah-mudahan dengan pengeboman air dan penyemaian awan hujan, jumlah titik api itu terus berkurang,” katanya.

Selain dari udara, lanjut Andyawan, tim darat juga sudah disiagakan untuk turun ke lapangan. Pada Selasa sore, Komandan Korem Wirabima sudah menyiapkan pasukan untuk berangkat ke Dumai. Tim dari TNI akan bergabung dengan anggota pemadam dari daerah dan Masyarakat Peduli Api.

Pemeriksaan tersangka
Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Hermansyah mengatakan, pihaknya terus memeriksa 24 tersangka pelaku pembakaran lahan pada Juni lalu.

Tuduhan kesengajaan pembakaran yang dilakukan PT Adei Plantation sudah mulai diusut. ”Surat perintah dimulainya penyelidikan sudah ditandatangani, tetapi kami belum menunjuk tersangka. Kami masih menunggu keterangan saksi ahli terlebih dahulu,” kata Hermansyah.

Pada Selasa, cuaca di atas kota Pekanbaru sangat cerah dan terik. Langit nyaris tidak ditutupi asap. Jarak pandang di atas tiga kilometer. Kondisi kota Dumai juga sudah lebih cerah dibandingkan sehari sebelumnya. Menurut M Iqbal, warga Dumai, cuaca kota pelabuhan itu sangat panas pada Selasa siang.

Terkait munculnya titik-titik api baru, Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal (Pol) Condro Kirono telah memberikan instruksi kepada seluruh kepala polres se-Riau agar sigap mengantisipasi kejadian kebakaran di daerah. Di area yang rawan kebakaran, anggota polsek setempat diminta memberikan peringatan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. (SAH)

Sumber: Kompas, 24 Juli 2013

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 11 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB