Baru 35.149 Laman “Id” Aktif

- Editor

Kamis, 12 Januari 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak diluncurkan pada Mei 2016, program 1 Juta Domain sudah mengaktifkan 1 juta laman dengan domain Indonesia atau id. Namun, baru 35.149 laman berdomain id tersebut yang aktif diisi konten lokal.

Menurut data Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), laman tersebut dikelola pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (26.697 unit), komunitas (4.890 unit), sekolah (3.351 unit), pondok pesantren (184 unit), dan pengurus desa (27 unit). Lokasi pengelola tersebar antara lain di Provinsi Jawa Barat (3.216 unit), Jawa Timur (5.946 unit), dan Jawa Tengah (5.877 unit).

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel A Pangerapan, Rabu (11/1), di Jakarta, mengatakan, program 1 Juta Domain bertujuan mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi digital. Program ini bertepatan dengan strategi pemerintah menjadikan industri digital sebagai salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program 1 Juta Domain id bebas biaya. Dari 1 juta laman dengan domain id yang sudah diaktifkan pemerintah, masih ada 964.851 laman berdomain id yang sudah diaktifkan Pandi. Akan tetapi, statusnya dicadangkan Kemenkominfo. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diutamakan bisa memakai laman yang sudah dicadangkan itu.

Ketua Pandi Andi Budimansyah berpendapat, program 1 Juta Domain dapat mengatasi impor konsumsi transfer data yang membesar, yang dihitung dalam satuan bit per detik atau bandwidth.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia memperkirakan, lalu lintas bandwidth internasional dari Indonesia berkisar 600 gigabit per detik. Harganya sekitar 20-25 dollar AS per megabit (Kompas, 18 Juli 2016).

Hingga akhir 2016, laman berdomain id mencapai 1.199.045 unit. Andi menyebutkan beberapa strategi untuk menarik minat masyarakat untuk memiliki domain id. Pandi, misalnya, menurunkan biaya domain dari Rp 500.000 menjadi Rp 250.000.

Secara terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (Menkominfo) mengatakan, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Menkominfo Nomor 5 Tahun 2016 tentang Batasan dan Tanggung Jawab Penyedia Platform dan Pedagang E-Dagang pada akhir Desember 2016. Isinya, memberikan batasan dan tanggung jawab bertransaksi e-dagang. (MED)
—————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 12 Januari 2017, di halaman 19 dengan judul “Baru 35.149 Laman “Id” Aktif”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru