Anugerah Iptek 2016; Minat Warga Berinovasi Tinggi

- Editor

Sabtu, 6 Agustus 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minat masyarakat untuk berinovasi tinggi. Dari 190 pendaftar untuk penghargaan karya inovasi, yakni Anugerah Iptek 2016, peserta terbanyak ialah kategori inovasi oleh warga umum Labdha Kretya yakni 31 pendaftar dan inovator dari lembaga riset Adibrata 35 peneliti dan perekayasa.

Wakil Penanggung Jawab Anugerah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) 2016, Adawiyah, Rabu (3/8), mengatakan, dua finalis terpilih. Mereka yakni Muhammad Irawan Nusantara yang mengembangkan cara pembibitan tebu dengan metode bud chips dan Single Bud Planting, serta Achmad Alfian Majdi yang mengembangkan papan tulis pintar memakai alat kontrol permainan di komputer.

”Bagi mereka, disediakan insentif kegiatan aplikasi hasil risetnya,” ucap Adawiyah yang juga Kepala Subdirektorat Harmonisasi Kebijakan dan Program Inovasi Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran pemda
Tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Lampung, dan Sulawesi Selatan, menjadi finalis Anugerah Iptek 2016 kategori Budhipura. Itu diberikan Kemristek dan Dikti bagi pemerintah provinsi atas pembinaan yang dilakukan sejumlah pemda itu untuk menguatkan inovasi pada pemerintah kabupaten atau kota.

Selain itu, Anugerah Iptek kategori Budhipraja ditetapkan sebagai apresiasi atas kemandirian kabupaten atau kota menerapkan sistem inovasi daerah serta pemanfaatan inovasi dan teknologi layanan publik. Jadi, pemerintah provinsi dituntut menggalang interaksi antarpelaku inovasi, menyusun kebijakan, dan membina kabupaten atau kota dalam sistem inovasi daerah.

Nominator terpilih adalah Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Banyuasin dan Kota Magelang. Kabupaten Bantaeng yang mengembangkan bibit jagung dan talas Jepang menonjol perannya, dengan mengekspor komoditas unggulan itu antara lain ke Malaysia dan Jepang.

Anugerah Iptek 2016 bagi semua pihak yang turut mengembangkan inovasi. “Anugerah meliputi 8 kategori, tergantung kelompok warga dan lembaga yang berkiprah,” kata Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemristek dan Dikti Jumain Appe.

Sejumlah penghargaan lain di antaranya Pandega Widyatma, anugerah bagi kementerian; Adibrata, penghargaan bagi peneliti dan perekayasa; serta Labdha Kretya bagi inovator dan warga berprestasi. Dari 8 kategori, dua anugerah di antaranya baru yakni bagi perguruan tinggi dan eselon di kementerian. ”Belum ada pendaftar kategori ini karena kurang sosialisasi dan masa pendaftaran singkat,” kata Adawiyah. (YUN)

Sumber: Kompas, 4 Agustus 2016

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 16 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB