Waspadai Penyebaran Supergonore

- Editor

Rabu, 20 April 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter di Inggris mengingatkan potensi penyebaran supergonore (super-gonorrhea) yang tak mampu diatasi dengan antibiotik yang ada. Gonore ialah penyakit infeksi menular seksual (IMS) disebabkan bakteri Neisseria gonorrhoeae dan disebarkan lewat seks vagina, oral, dan anal tanpa pelindung. Selama ini gonore diobati dengan kombinasi antibiotik azitromisin dan seftriakson.

Kini, resistensi azitromisin menyebar dan resistensi seftriakson menunggu waktu. Kasus supergonore pertama ditemukan di Leeds tahun lalu dan menyebar ke sejumlah wilayah Inggris. Semula, supergonore ditemukan pada pasangan heteroseksual, tetapi kini dijumpai pada pasangan homoseksual. “Supergonore dikhawatirkan menyebar lebih cepat ke pasangan homoseksual seiring cepatnya berganti pasangan,” kata konsultan kesehatan seksual di Bristol, Inggris, Peter Greenhouse, Minggu (17/4). Pada homoseksual, gonore mudah ditemukan di tenggorokan dan memicu resistensi antibiotik lebih besar karena dosis rendah antibiotik dan banyak bakteri lain di tenggorokan. Gonore tak terobati memicu kemandulan, radang panggul, dan menular ke janin. (BBC/MZW)
————–
Kaltim Kekurangan Lembaga Konservasi Satwa

Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara masih kekurangan lembaga konservasi untuk menampung satwa sitaan yang umumnya berstatus dilindungi. Bahkan, di seluruh Kalimantan belum ada pusat penyelamatan satwa milik negara. Penempatan satwa sitaan akhirnya merepotkan. “Lembagalembaga konservasi mulai kelebihan kapasitas. Pemindahan satwa sitaan kami, yang idealnya secepat dan sedekat mungkin, jadi sulit,” kata Kepala Seksi Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Kaltim Suriawati Halim di Balikpapan, Selasa (19/4). Saat ini, ada beberapa lembaga konservasi di Kaltim dan Kaltara, yakni Pusat Reintroduksi Orangutan Samboja Lestari milik Yayasan Borneo Orangutan Survival di Kutai Kartanegara, Gunung Bayan Lestari di Kutai Barat, Samarinda Golden Prima, dan penangkaran cucakrowo di Balikpapan. Selain itu, ada dua lokasi penangkaran rusa sambar di Penajam Paser Utara dan Pertamina Balikpapan. Samboja Lestari, sekitar 40 km dari Balikpapan, yang khusus menampung orangutan, akhirnya menerima titipan beruang madu. Saat ini ada 206 orangutan dan 46 beruang madu di Samboja Lestari. Jumlah itu sudah berlebih. (PRA)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 April 2016, di halaman 14 dengan judul “Kilas

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?
Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia
Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN
Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten
Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker
Lulus Predikat Cumlaude, Petrus Kasihiw Resmi Sandang Gelar Doktor Tercepat
Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel
Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina
Berita ini 0 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 24 April 2024 - 16:17 WIB

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Rabu, 24 April 2024 - 16:13 WIB

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 April 2024 - 16:09 WIB

Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN

Rabu, 24 April 2024 - 13:24 WIB

Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten

Rabu, 24 April 2024 - 13:20 WIB

Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker

Berita Terbaru

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Berita

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 Apr 2024 - 16:13 WIB