Siapkan Tenaga Ahli Energi

- Editor

Senin, 21 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Mendorong Riset untuk Hasilkan Solusi Nyata
Industri energi merupakan industri yang penting bagi masa depan sebuah negara, termasuk Indonesia. Pengembangan industri ini sangat membutuhkan pasokan sumber daya manusia dan dukungan riset yang tidak lepas dari peranan perguruan tinggi.

Rektor Universitas Pertamina Akhmaloka, Jumat (18/3), di Jakarta, mengatakan, industri energi sangat penting, selain pangan dan air. “Ke depan, industri di bidang energi akan menjadi rebutan banyak negara. Jika Indonesia tidak siap dengan pengembangan energi yang baik, kita tidak bisa unggul,” ujarnya.

Menurut dia, sumber daya energi Indonesia melimpah. Karena itu, Indonesia perlu menyiapkan tenaga ahli di sektor energi sebaik mungkin. Hal ini dilakukan dengan mendidik ahli dan teknisi di bidang energi dalam jumlah besar, dengan kualitas yang harus dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhmaloka mengungkapkan, PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation mendirikan Universitas Pertamina yang mulai menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun ini untuk mendukung tersedianya tenaga di bidang energi. Program studi fokus pada bidang energi, antara lain teknik geofisika, teknik geologi, teknik perminyakan, teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik logistik, teknik sipil, dan teknik lingkungan.

“Dalam lima tahun pertama, kami fokus untuk memperkuat pendidikan, termasuk memberikan pengalaman terjun langsung ke industri bagi mahasiswa. Lalu, kami memperkuat riset untuk mengoptimalkan energi yang ada saat ini, energi terbarukan, dan energi baru,” ujar Akhmaloka.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto, beberapa waktu lalu, mengatakan, Pertamina mendukung pendirian universitas sebagai wujud komitmen pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan bangsa. Perusahaan itu juga berkomitmen menyediakan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu dan mahasiswa berprestasi yang jumlahnya berkisar 10-20 persen dari total mahasiswa baru.

Bidang ilmu yang terkait dengan energi juga disediakan Swiss German University. Perguruan tinggi ini menawarkan program energi dan lingkungan hidup berkelanjutan di bawah Departemen Teknik Kimia dengan fokus pada energi, khususnya energi yang terbarukan, konservasi energi, lingkungan, dan sumber daya air. Lulusannya diarahkan untuk menjadi tenaga ahli dalam pembangunan di bidang energi.

Riset
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menjelaskan, energi merupakan salah satu bidang riset yang penting, yang juga perlu dilakukan perguruan tinggi. Hasil inovasi dari UI, misalnya, yakni produksi biodesel, mendapat pendanaan dari Kemristek dan Dikti untuk dikomersialkan.

“Kami mendorong riset perguruan tinggi difokuskan untuk memberikan solusi bagi masalah bangsa, salah satunya di bidang energi. Riset nantinya tak hanya untuk dipublikasikan, tetapi harus sampai pada tingkat inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan industri guna memberi nilai tambah serta menggerakkan perekonomian,” kata Nasir.

Dukungan pendanaan riset di bidang energi yang memiliki kelayakan bisnis juga diberikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan lewat program bantuan dana riset inovatif-produktif. Beasiswa kuliah magister dan doktor untuk ketahanan energi juga termasuk yang diprioritaskan.

Untuk mendorong pembangunan sektor energi, Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Indonesia (UI) menggelar kompetisi tahunan Petrogas Days UI. Kompetisi ini bertujuan mencari solusi pengembangan energi masa depan dengan mencari alternatif pengganti energi fosil.

Lewat kegiatan ini, semua pihak, yakni perguruan tinggi, investor, profesional, masyarakat, dan pemerintah, harus bekerja sama mengembangkan sektor energi di Indonesia agar mencapai ketahanan energi di masa depan. (ELN)
—————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 19 Maret 2016, di halaman 11 dengan judul “Siapkan Tenaga Ahli Energi”.

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 21 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB