Perguruan Tinggi Agen Inovasi

- Editor

Selasa, 19 Januari 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penelitian yang menjadi salah satu peran penting perguruan tinggi di Indonesia masih minim. Perguruan tinggi perlu didorong meningkatkan riset untuk menghasilkan inovasi bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

“Peran perguruan tinggi sebagai agen inovasi penting. Perguruan tinggi diharapkan lebih responsif dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas riset,” ujar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Intan Ahmad dalam Dies Natalis Ke-61 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Senin (18/1), di Bandung.

Intan mengatakan, hasil riset perguruan tinggi Indonesia yang sudah dipublikasikan secara internasional sekitar 5.600 publikasi pada 2015. Menurut dia, jumlah itu masih sedikit mengingat Indonesia memiliki lebih dari 4.000 perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Singapura saja jumlahnya tiga-empat kali lebih banyak dari Indonesia. Malaysia juga mengalami perkembangan yang sangat baik dalam hal riset,” ujarnya.

Disparitas
Menurut Intan, terjadi disparitas di antara perguruan tinggi di Indonesia. Pasalnya, kualitas beberapa perguruan tinggi cukup baik dan memiliki akreditasi internasional, tetapi masih banyak juga perguruan tinggi yang mutunya belum memuaskan.

“Ini tugas kita semua, termasuk perguruan tinggi, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan begitu, perguruan tinggi bisa menghasilkan sumber daya manusia berkualitas,” ujarnya.

Intan mengatakan, beberapa negara di Asia, seperti Tiongkok, India, Jepang, Korsel, Singapura, Malaysia, dan Thailand, sudah menyadari pentingnya riset di perguruan tinggi. Negara-negara itu mengembangkan ekonomi berbasis pengetahuan dengan mengintegrasikan perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.

Rektor Unpar Mangadar Situmorang dalam sambutannya mengatakan, Unpar terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan. Dia memandang semakin banyaknya jumlah perguruan tinggi sebagai tantangan untuk berbenah, satu di antaranya meningkatkan riset untuk menghasilkan inovasi.

“Peningkatan standar mutu pendidikan penting. Selain itu, kami akan menguatkan nilai-nilai dasar Unpar untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin besar,” ujarnya. (TAM)
—————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 19 Januari 2016, di halaman 12 dengan judul “Perguruan Tinggi Agen Inovasi”.

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB