Home / Berita / MIPA UI Award 2013; Dosen UGM Raih Gelar Ilmuwan Biologi Kontributif

MIPA UI Award 2013; Dosen UGM Raih Gelar Ilmuwan Biologi Kontributif

Dosen UGM kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini dosen Fakultas Biologi UGM Dr Budi Setiadi Daryono MAgrSc meraih penghargaan sebagai Ilmuwan Biologi Kontributif pada MIPA UI Award 2013.

MIPA UI Award merupakan salah satu rangkaian dari MIPA untuk Negeri (MUN) 2013. Beberapa kategori lain yang juga diperlombakan pada kompetisi itu yakni untuk kategori bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Geografi. Budi Daryono menyisihkan nominator lain dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Dia menjelaskan, predikat yang disandangnya antara lain dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti jurnal nasional/internasional yang pernah ditulis, aplikasi jurnal/paper yang sudah dilakukan hingga penghargaan yang pernah diraih. ”Penghargaan dari luar UGM tersebut mudah-mudahan bisa memacu semangat dari peneliti lainnya untuk terus berprestasi,” katanya.

DSCF1731Ditambahkan, kompetisi tahunan yang digelar oleh BEM FMIPA UI itu diharapkan bisa memajukan MIPA sebagai ilmu dasar. Selain itu generasi muda juga akan semakin tertarik untuk belajar MIPA.

Budi Daryono yang dikenal sebagai peneliti melon UGM itu sebelumnya telah meraih beberapa penghargaan internasional, seperti pada Young Scientist Award, The International Society for Horticultural Science (ISHS) (2001), Semi-Special Selection Award oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) (2001), Science and Technology Award dari Indonesia Toray Science Foundation (2008), serta Business Plan Competition PPI Jepang (2011).

Selain berjaya pada level dosen, UGM juga meraih juara pertama pada Konferensi Ilmuwan Muda Indonesia pada ajang tersebut. Tiga orang mahasiswa Fakultas Geografi UGM meraih penghargaan itu pada kategori poster subtema Konservasi Energi. Mereka adalah Andika Putri Firdausy, Azzadiva Ravi Sawungrana, dan Ima Rahmawati dari Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM 2012.

Mereka mengusung dua judul pada dua subtema Konferensi Ilmuwan Muda Indonesia yaitu ”Estimasi Penempatan Sumber Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut di Kawasan Pantai Karst, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta” pada subtemonservasi energi dan ”Penentuan Zona Mangrove sebagai Area Biofilter Alami  dalam Upaya Mereduksi Pencemaran Lingkungan di Pantai Utara Semarang”.

Karya tulis pada subtema Konservasi Energi-lah yang berhasil mendapatkan juara dengan mengalahkan tim yang lain. ( Bambang Unjianto / CN26 / SMNetwork )

Sumber: Suara Merdeka, 13 September 2013

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Belajar dari Sejarah Indonesia

Pelajaran sejarah Indonesia memang sangat menentukan dalam proses pendidikan secara keseluruhan. Dari sejarah Indonesia, siswa ...

%d blogger menyukai ini: