Home / Berita / Astronomi / Meneropong Saturnus dan Mars Malam Ini

Meneropong Saturnus dan Mars Malam Ini

Planetarium dan Observatorium Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta dan Taman Ismail Marzuki membuka kegiatan peneropongan dan pengamatan benda langit Jumat (19/10/2018) malam. Ini menjadi kegiatan terakhir di bulan kesepuluh, setelah dilaksanakan mulai 15 Oktober 2018.

Obyek langit yang bisa diamati antara lain Saturnus, Mars, dan Bulan setengah. Ketiga benda langit tersebut dapat dilihat setelah matahari tenggelam di sisi langit Barat. Mulai dari Saturnus, kemudian Mars dan Bulan yang tampak berdekatan akan bergerak menuju ufuk barat hingga tengah malam.

NASA–Saturnus, sang planet bercincin.

Jika cuaca tidak mendung atau hujan, kegiatan akan tetap dilangsungkan. Registrasi dilakukan sampai pukul 19.30, diikuti presentasi pengenalan astronomi, lalu peneropongan dan pengamatan benda langit. Satu teleskop permanen telah disiapkan untuk dimanfaatkan pengunjung Kegiatan yang diadakan di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat ini gratis untuk umum, sampai sekitar pukul 23.00 malam.

FAJAR RAMADHAN UNTUK KOMPAS–Pengunjung memadati Planetarium dan Observatorium Jakarta sejak Jumat (28/7/2018).

“Kegiatan peneropongan umum ini reguler dilakukan sekitar enam hari setiap bulan Maret atau April, hingga Oktober atau November,” kata Peneliti Planetarium Jakarta Widya Sawitar, saat dihubungi Kompas. Kegiatan pengamatan juga akan dilakukan saat ada fenomena khusus, seperti gerhana atau konjungsi planet.

Pengamatan untuk fenomena khusus di Planetarium Jakarta terakhir dilakukan saat konjungsi bulan dan planet 14 September 2018 dan gerhana bulan total pada 27-28 Juli 2018. (ERIKA KURNIA)–ADHI KUSUMAPUTRA

Sumber: Kompas, 19 Oktober 2018

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Endcorona, Aplikasi Deteksi Mandiri Risiko Covid-19 Buatan Mahasiswa UI

Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia berkolaborasi membuat platform self-assessment atau deteksi ...