Home / Berita / Keren! Arsitektur Empat Kampus di Indonesia Ini Unik

Keren! Arsitektur Empat Kampus di Indonesia Ini Unik

Bangunan dengan arsitektur yang unik pasti akan menjadi perhatian semua orang, tidak terkecuali kampus.

Berikut empat kampus di Indonesia dengan arsitektur unik dan menarik perhatian:

1. Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran Terlihat seperti stadium,

Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran ini memiliki konsep “Lembur Awi” yang diartikan sebagai kampung bambu. Bangunan melingkar ini mencerminkan potongan bambu.

Arsitek Yogi Yogama Suhamdan menggunakan filosofi bambu yang identik dengan masyarakat Sunda.

Filosofi bambu digunakan karena fungsinya yang fleksibel, seperti fungsi bagi kehidupan, penguat konstruksi tanah, penyimpan air, serta pemberi kerindangan dan keteduhan.

Penempatannya di tengah kompleks kampus juga tidak sembarangan, karena memiliki arti bahwa para rektorat kampuslah yang menjadi “pusat” Universitas Padjadjaran.

Bangunan ini resmi digunakan sejak awal tahun 2012.

2. The Crystal of Knowledge Universitas Indonesia
Bangunan ini adalah perpustakaan utama di Universitas Indonesia. Dengan luas 33.000 meter persegi, The Crystal of Knowledge memiliki lebih dari 6 juta koleksi buku dan dapat menampung 10.000 pengunjung sekaligus.

Seperti namanya, bangunan ini juga menyerupai kristal dengan bentuk yang tidak beraturan.

Diketahui, pembangunannya membutuhkan dana senilai Rp 170 miliar dan memakan waktu enam bulan.

Selain perpustakaan, The Crystal of Knowledge juga dilengkapi dengan fasilitas restoran, kafe, internet area, dan taman sementara di bagian atap gedung.

3. Universitas Multimedia Nusantara
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) memiliki dua gedung yang ramah lingkungan.

Gedung New Media Tower dan PK Ojong-Jakob Oetama berbentuk seperti iglo dengan eksterior aluminium panel berlubang.

Hal ini agar cahaya matahari dapat masuk menerangi ruangan, dengan begitu dapat menghemat penggunaan listrik.
Selain itu, kedua gedung ini juga menggunakan konsep double skin facade yang dapat mengurangi panas hingga 70 persen. Penggunaan konsep ini juga dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan.

Pada 2019 silam, UMN meraih penghargaan Energy Efficient Building untuk kategori Tropical Building pada ASEAN Energy Award di Bangkok, Thailand.

4. Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar
Menara Pinisi adalah bangunan yang menyerupai layar Perahu Phinisi, perahu khas Bugis Makassar.

Gedung ini selesai dan mulai beroperasi sejak tahun 2013.

Ketika malam tiba, lampu gedung dengan 18 lantai ini akan berkelap-kelip dalam 12 warna yang mewakili setiap fakultas di Universitas Negeri Makassar.

Penulis : Thefanny
Editor : Hilda B Alexander

Sumber: Kompas.com – 09/09/2022

 

Share
%d blogger menyukai ini: