Gempa di Papua dan Maluku Tidak Berkaitan

- Editor

Selasa, 25 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat setidaknya telah terjadi dua gempa dengan guncangan besar pada Senin (24/6/2019). Fokus guncangan berlangsung di Kabupaten Mamberamo, Papua dan Maluku Tenggara Barat, Maluku. Meski lokasinya berdekatan, sumber dari kedua gempa tersebut tidak saling berkaitan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat setidaknya telah terjadi dua gempa dengan guncangan besar pada Senin (24/6/2019). Fokus guncangan berlangsung di Kabupaten Mamberamo, Papua dan Maluku Tenggara Barat, Maluku. Meski lokasinya berdekatan, sumber dari kedua gempa tersebut tidak saling berkaitan.

Kepala Badan Meteorologi, Klimantologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Jakarta, Senin menyampaikan, gempa tektonik yang berlangsung di Mamberamo, Papua terjadi pada pukul 08.05 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini berkekuatan magnitude 6,1 dengan episenter gempa di darat pada jarak 85 km ke arah tenggara Burmeso, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Adapun pusat gempa di kedalaman 10 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KOMPAS/DEONISIA ARLINTA–Kepala Badan Meteorologi, Klimantologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memaparkan sejarah gempa yang terjadi di kawasan Mamberamo, Papua dan Laut Banda, Maluku pada acara konferensi pers di Kantor BMKG, Jakarta, Senin (24/6/2019).

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Mamberamo merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal, yakni aktivitas sesar Yapen. Sampai pukul 13.00, sudah terjadi 27 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo berkisar 2,9 sampai 5,5,” ujarnya.

KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO–Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Sementara itu, dalam waktu yang hampir bersamaan juga telah terjadi gempa tektonik di Laut Banda, Maluku Tenggara Barat, Maluku. Gempa tercatat terjadi pada pukul 09.53 WIB dengan magnitudo 7,4. Episenter gempa disebut pada koordinat 6,44 Lintang Selatan dan 129,17 Bujur Timur dengan kedalaman 220 km.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan jenis gempa skala menengah yang terjadi karena aktivitas subduksi Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan, gempa bumi ini dibangkitkan oleh deforestasi batuan dengan mekanisme pergerakan geser.

“Meski lokasi dan waktunya hampir berdekatan, sumber gempa yang terjadi di Papua dan Maluku tidak saling terkait. Belum ada laporan dampak kerusakan dari gempa tersebut. Kami juga terus memantau dan melakukan observasi pada alat ukur tinggi muka air laut. Dari pencatatan tidak ada potensi gelombang tsunami,” ujar Dwikorita.

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono menambahkan, baik gempa yang terjadi di Mamberamo dan Laut Banda, dalam jangka waktu 1,5 tahun terakhir menunjukan adanya aktivitas seismik tinggi. Aktivitas ini termasuk pergerakan lempeng atau gempa tektonik.

FAJAR RAMADHAN UNTUK KOMPAS–Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Tsunami BMKG, Daryono

“Potensi sudah kita ketahui karena dari pantauan sumber gempa sudah ada peningkatan aktivitas seismik. Hanya memang kita tidak bisa pastikan kapan akan terjadi. Untuk itu, antisipasi dan upaya mitigasi, baik struktural dan non struktural perlu diperkuat,” ujarnya.

Oleh DEONISIA ARLINTA

Sumber: Kompas, 24 Juni 2019

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 17 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB