Ekonomi Kreatif dan Pariwisata; Potensi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia

- Editor

Senin, 30 Juni 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan ekonomi berkat kekayaan sumber daya alam dan kekuatan daya beli kelas menengah di Asia mendorong konsumsi domestik meningkat tajam. Bank Dunia menyebutkan, kelas menengah Indonesia bertambah sedikitnya 2 juta orang per tahun.

Kelas menengah tersebut senang bepergian dan berbelanja sehingga merangsang pertumbuhan bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif. Sejumlah bisnis, misalnya penginapan, kuliner, penerbangan, biro perjalanan, produksi film, musik, animasi, dan kerajinan, tumbuh pesat di daerah.

Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan, investasi pariwisata tumbuh dari 342,2 juta dollar AS (Rp 4,1 triliun) tahun 2009 menjadi 602,6 juta dollar AS (Rp 7,2 triliun) tahun 2013. Bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif berkembang pesat sehingga menyerap total 22,1 juta tenaga kerja tahun 2013.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 8,8 juta turis asing mengunjungi Indonesia tahun 2013, naik dari 6,23 juta orang tahun 2009. Adapun turis domestik tercatat melakukan 248 juta perjalanan tahun 2013, naik dari 229,71 juta perjalanan tahun 2009.

11993760hKekayaan alam dalam arti keindahan pemandangan, keanekaragaman kultur budaya, dan beragam produk kreativitas membuat potensi ekonomi bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia sangat besar. Ekonomi kreatif dan pariwisata menyumbang devisa 21,95 miliar dollar AS (Rp 263 triliun) tahun 2013, melebihi ekspor minyak sawit yang bernilai 21,2 miliar dollar AS (Rp 254,4 triliun).

Pemerintahan mendatang sepatutnya menjadikan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata sebagai salah satu tulang punggung kekuatan sektor riil Indonesia. Bagaimana para calon presiden dan calon wakil presiden melihat peluang ini?

Pasangan Prabowo Subianto- Muhammad Hatta Rajasa menyiapkan program kerja menekankan perlindungan hukum terhadap hak kekayaan intelektual (HKI) guna melindungi industri kreatif nasional dan membangun kawasan ekonomi khusus keuangan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Mereka bertekad membangun kampung kreativitas bagi pelaku industri kreatif di beberapa kota/kabupaten yang potensial, membangun jaringan internet gratis, dan membangun infrastruktur pendukung pariwisata.

Dalam debat capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum pada Minggu (15/6), Prabowo secara terbuka mendukung pernyataan Joko Widodo atau Jokowi mengenai pentingnya peranan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Menurut Jokowi, sebagian besar generasi muda kini berkiprah di bidang ekonomi kreatif sehingga sektor ini berperan strategis dalam perekonomian nasional.

Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadikan pembangunan karakter dan pariwisata sebagai salah satu kekuatan ekonomi dengan merancang anggaran untuk meningkatkan kunjungan turis asing menjadi 20 juta orang sampai tahun 2019. Mereka berkomitmen membangun sejumlah segitiga emas mengaitkan daerah yang prospektif berkembang, seperti Bunaken (Sulawesi Utara), Wakatobi (Sulawesi Tengah), dan Raja Ampat (Papua Barat). (ham)

Sumber: Kompas, 30 Juni 2014

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Berita Terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB