Atlantis Akhiri Misi Luar Angkasa

- Editor

Senin, 25 Juli 2011

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat ulang alik Atlantis segera mengakhiri misi luar angkasa. Pesawat yang sudah “bekerja” selama 12 tahun untuk Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini kemarin meninggalkan Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Pesawat Atlantis telah berada di ISS selama delapan hari pada misi terakhirnya ini.Tepat pukul 02.28 waktu Florida (13.28 WIB), Atlantis meninggalkan ISS dan memulai prosesi pulangke Bumi.Kepulangan Atlantis ke Bumi ini seolah menutup buku cerita hubungan manis antara ISS dan pesawat ikonik itu.
“Terima kasih atas jamuannya,” ujar komandan Atlantis,ChrisFerguson,terkait misi delapan harinya di ISS.“Ini adalah stasiun yang hebat dan kesenangan yang luar biasa.” “Kami akan merindukan kalian, kawan,” sahut teknisi penerbangan ISS, Ron Garan. “Semoga berhasil,kawan,pendaratan yang mulus.

Sampai jumpa di Bumi.” “Ini adalah penerbangan yang hebat,” ujar Ferguson, dikutip AFP.“Kami tak akan melupakan peran pesawat ulang alik ini dalam pembangunan (stasiun). Selamat tinggal ISS, buatlah kami bangga.” Detik-detik awal proses kepulangan Atlantis ke Bumi ini disambut suasana hening di Pusat Kontrol Misi NASA di Cape Canaveral, Florida, AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para petugas kontrol penerbangan duduk tanpa mengeluarkan sepatah kata pun ketika mereka menyaksikan pesawat ulang alik terakhir itu menjauh dari ISS. Stasiun ISS adalah proyek senilai USD100 miliar (Rp850 triliun) patungan 16 negara. Sebelum meninggalkan ISS,pada Senin (18/7) waktu setempat, para kru Atlantis telah menggelar upacara perpisahan.

Mereka saling berpelukan sebelum memasang perlengkapan pemisahan pesawat itu untuk terakhir kalinya.Para astronot kemudian memasang bendara Amerika yang pernah dibawa pesawat ulang alik pertama pada 1981 di jalan yang memisahkan Atlantis dengan ISS.

Pemasangan bendera ini sebagai simbol berakhirnya program ulang alik AS dan dimulainya misi baru. “Ketika bendera ini suatu hari kembali ke Bumi dibawa astronot yang datang dengan pesawat Amerika, perjalanan itu belum berakhir,” ujar Ferguson.“ Perjalanan bendera ini akan berlanjut, bendera ini akan meninggalkan orbit rendah Bumi lagi,mungkin ke bulan atau mungkin ke Mars.”

Atlantis meluncur ke ISS pada 8 Juli dengan membawa empat kru. Pesawat itu membawa modul logistik multiguna Raffaello dan lebih dari 5 ton suplai makanan, pakaian, perlengkapan, dan eksperimen ilmiah ke ISS untuk membantu pertahanan di era pascapesawat ulang alik.

Atlantis dijadwalkan mendarat Kamis ( 21/7) sekitar pukul 05.57 waktu setempat (18.57 WIB) di Kennedy Space Center di Florida. Begitu mendarat, Atlantis akan mengakhiri 30 tahun program pesawat ulang alik AS, tanpa pesawat antariksa siap terbang Paman Sam yang menggantikannya. –alvin

Sumber: Koran Sindo, Wednesday, 20 July 2011

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 22 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru