188 WNI dari Kapal Dream World Sudah Dievakuasi

- Editor

Kamis, 27 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

The quarantined cruise ship Diamond Princess is anchored at the Yokohama Port in Yokohama, near Tokyo, Tuesday, Feb. 18, 2020. After 14 days, an extraordinary quarantine of the Diamond Princess cruise ship ends Wednesday, with thousands of passengers and crew set to disembark over the next several days in the port of Yokohama. (Kyodo News via AP)

The quarantined cruise ship Diamond Princess is anchored at the Yokohama Port in Yokohama, near Tokyo, Tuesday, Feb. 18, 2020. After 14 days, an extraordinary quarantine of the Diamond Princess cruise ship ends Wednesday, with thousands of passengers and crew set to disembark over the next several days in the port of Yokohama. (Kyodo News via AP)

Sebanyak 188 warga negara Indonesia yang menjadi awak kapal pesiar World Dream telah dievakuasi menuju Kapal Republik Indonesia dr Soeharso. Pemindahan itu dilakukan dengan menggunakan kapal kecil.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA–Petugas menyiapkan ruang perawatan di KRI dr Soeharso di Dermaga Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020). Pemerintah menyiapkan KRI dr Soeharso sebagai opsi penjemputan warga negara Indonesia yang menjadi kru kapal pesiar World Dream.

Sebanyak 188 warga negara Indonesia yang menjadi awak kapal pesiar World Dream telah dievakuasi. Mereka dibawa dengan kapal RI dr Soeharso dan diperkirakan tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Jumat (28/2/2020) pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menyampaikan, pemindahan WNI dari kapal pesiar World Dream ke KRI dr Soeharso berhasil dilakukan pada Rabu (26/2/2020) pukul 13.00 WIB. Pemindahan tersebut dilakukan dengan menggunakan kapal kecil.

”Setelah sampai di KRI dr Soeharso, seluruh WNI diperiksa, mulai dari pemeriksaan fisik, suhu tubuh, pengecekan gejala penyakit, sampai pengambilan spesimen tubuh. Semua WNI sudah diambil spesimennya untuk diperiksa laboratorium. Spesimen telah dikirimkan memakai kapal terpisah menuju Batam, Kepulauan Riau, untuk langsung dikirim ke Jakarta,” tuturnya saat dihubungi, di Jakarta, Rabu.

Sejumlah tim evakuasi juga telah tiba di Pulau Sebaru untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan di lokasi tersebut. Pengecekan tersebut meliputi ketersediaan alat kesehatan, dapur, air bersih, dan tempat tinggal.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA–KRI dr Soeharso saat proses muat logistik di Dermaga Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020). Kapal tersebut digunakan pemerintah untuk mengevakuasi 188 WNI yang menjadi awak kapal pesiar World Dream.

Penyuluhan masyarakat
Menurut Yuri, Pemerintah Daerah Kepulauan Seribu juga telah mengedukasi dan memberikan penyuluhan bagi masyarakat sekitar. ”Pulau Kelapa merupakan pulau yang paling dekat dengan jarak tempuh sekitar 40 menit. Masyarakat telah diedukasi terkait proses observasi ini dengan baik,” ujarnya.

Secara terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Suprapto menambahkan, semua kebutuhan telah tersedia. Tenaga kesehatan dan sejumlah skema juga disiapkan untuk mengantisipasi kondisi yang akan terjadi.

”Masa observasi yang ditetapkan selama 14 hari. Namun, jika dalam proses observasi ditemukan kondisi tertentu, misalnya ada yang terindikasi positif, masa observasi bisa ditambah. KRI dr Soeharso pun disiagakan sebagai rumah sakit rujukan,” katanya.

Oleh DEONISIA ARLINTA

Editor EVY RACHMAWATI

Sumber: Kompas, 26 Februari 2020

Informasi terkait

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan
Biomedis atau Teknik Biomedis?
Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Berita ini 10 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:10 WIB

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:32 WIB

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 20:13 WIB

Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan

Jumat, 18 September 2026 - 06:33 WIB

Biomedis atau Teknik Biomedis?

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Berita Terbaru

Artikel

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:10 WIB

Artikel

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:32 WIB

Artikel

Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:13 WIB

Artikel

Biomedis atau Teknik Biomedis?

Jumat, 18 Sep 2026 - 06:33 WIB

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB