Home » Berita, Pendidikan Tinggi

PT Akademik Dimoratorium

8 November 2016 62 views No Comment

Dunia Usaha Didorong Dirikan Politeknik
Mulai 2017, pendirian perguruan tinggi akademik dimoratorium karena jumlahnya dianggap sudah memadai. Sebaliknya, pendirian perguruan tinggi vokasi terus didorong untuk mendukung ketersediaan tenaga kerja untuk industri.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Jum’at (4/11), di Jakarta mengatakan, perguruan tinggi (PT) akademik sudah banyak. Indonesia justru harus menambah PT vokasi serta bidang sains, teknik, teknologi dan matematika.

”Pembukaan PT akademik hanya daerah terdepan, terluar, dan tertinggal, serta daerah dengan kebutuhan khusus,” kata Nasir.

Mengenai perbandingan dan proporsi jumlah PT akademik-PT vokasi, Nasir mengatakan masih dalam kajian dan belum ditetapkan.

Patdono Suwignjo, Direktur Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristek dan Dikti) mengatakan, penyelenggaraan PT vokasi memang lebih mahal ketimbang PT akademik. Perangkat workshop bisa berharga miliaran rupiah. Belum lagi praktik 60-70 persen berikut sertifikasinya.

Menurut Patdono, pembukaan politeknik baru masih mengandalkan pemerintah, terutama untuk empat bidang prioritas, yakni maritim, pertanian, pariwisata, dan industri kreatif. Selain Kemristek dan Dikti, kementerian lain, seperti Kementerian Perhubungan, Pariwisata, Perindustrian, ataupun Kementerian Kelautan dan Perikanan, akan membuka politeknik baru. Pemerintah daerah juga didorong membuka akademi komunitas.

Pendirian politeknik oleh dunia usaha juga didorong, contohnya, Politeknik Enjinering Indorama (PEI) di Purwakarta, Jawa Barat, yang didirikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial Perusahaan PT Indo-Rama Synthetics Tbk.

Direktur PEI Resdiansyah mengatakan pendirian PEI untuk menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan di Purwakarta dan sekitarnya. Tersedia beasiswa bagi mahasiswa miskin. (ELN)

Sumber: Kompas, 5 November 2016

FacebookTwitterWhatsAppLineTelegramGoogle+Share

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.