Kata “universitas” berasal dari bahasa Latin universitas magistrorum et scholarium, yang artinya komunitas guru dan akademisi. Pertama kali digunakan pada abad pertengahan untuk menggambarkan sekelompok orang yang terdiri dari siswa dan gurunya, yang berkumpul di lokasi tertentu. Mereka mendapatkan hak istimewa dari pemimpin setempat seperti raja, atau uskup, untuk melakukan diskusi-diskusi ilmiah.
Universitas Al-Karaouine, Fes, Maroko (859 M)
Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir (970 M)
Universitas Nizamiyya, Iran (1065 M)
Universitas Bologna, Italia (1088 M)
Universitas Paris Sorbonne, Perancis (1096 M)
Universitas Oxford, United Kingdom (1096 M)
Universitas Montpellier, Perancis (1150 M)
Universitas Cambridge, United Kingdom (1209 M)
Universitas Salamanca, …
JUMAT , 10 Mei 1991, menjadi hari yang takkan terlupakan bagi warga perbatasan Jawa Tengah – DIY, khususnya di seputar Jalan Raya Yogyakarta – Magelang. Kala itu sebuah peristiwa yang tak disangka terjadi. Sebuah truk tangki gandeng penuh muatan hilang kendali setelah menyalip kendaraan dari arah selatan.
Maling tak pernah pilih-pilih korban. Begitu dianggap memiliki barang berharga, siapa pun akan digarong.Tak terkecuali Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Surono.
Rabu (30/11) lalu,Surono menjadi korban kejahatan di lokasi peristirahatan Km 42, Jalan Tol Cipularang, Purwakarta,Jawa Barat. Komplotan penjahat memecahkan kaca mobilnya dan menggasak tas serta beberapa barang lain. Isi tas dan barang-barang itu sangat berharga,bukan hanya bagi Surono,melainkan juga Indonesia.”Saya kehilangan tas berisi laptop, sembilan flashdisk,dan sebuah hardisk eksternal,”cerita Surono kemarin.Menurut sarjana Fisika ITB itu,laptop dan flashdisk berisi data-data bencana alam Indonesia 2001–2011.
“Jawa Tengah bertekad memerangi HIV/ AIDS dan tuberkulosis (tb) di tengah masyarakat dan tempat kerja”
MEMASUKI Desember 2011, keberhasilan pembangunan bidang kesehatan di Jateng antara lain ditandai dengan makin meningkatnya usia/ umur harapan hidup masyarakat dan berarti dimungkinkan makin banyak lansia yang membutuhkan peningkatan pelayanan dan pembiayaan kesehatan.
Entah mengapa, hampir semua anak muda yang memilih jalur wirausaha selalu berpikir “bagaimana membuat sesuatu”.
Mereka masih berpikir berwirausaha itu penuh kesibukan, seperti dalam deskripsi buku-buku teks, yaitu dari mengembangkan ide, membuat, mempromosikan sampai menyerahkannya ke konsumen. Pantaslah bila sebagian besar usahawan pemula gagal dan mereka mengatakan berwirausaha itu sulit. Kalaupun berhasil, sebagian besar terperangkap dalam bisnis yang relatif murah dan overcrowding, yaitu kuliner. Ini tentu kurang sehat. Di Politeknik Negeri Malang (PNM), hari Jumat pekan lalu, saya ditunjuki produk-produk “temuan” mahasiswa.
Proyek Jembatan Mahakam II sudah sejak awal diakui sebagai proyek yang sulit.
Hal ini pernah disampaikan oleh Kepala Bidang Rencana dan Evaluasi Badan Pembinaan Konstruksi Dan Investasi (Bapekin) Departemen Kimpraswil, Ir Herry Vaza, M.Eng, Sc., dan Kepala Proyek Pembangunan Jembatan Mahakam II PT Hutama Karya, Ir Idwan Suhendra, pada Koferensi Regional Teknik Jalan VI di Denpasar Bali 18-19 Juli 2002.
SAMPAH telah menjadi masalah utama di masyarakat modern. Tingkat produksi sampah meningkat cukup drastis, sementara tuntutan akan peningkatan kualitas kesehatan semakin bertambah.
Usaha-usaha untuk mengurangi produksi sampah terus dilakukan, namun demikian, menghilangkan sampah sama sekali merupakan sesuatu yang mustahil. Karena itu, pengelolaan sampah menjadi kunci penting dalam pembangunan berkelanjutan, apalagi dengan memanfaatkan sampah menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan mengkonversinya ke dalam bentuk lain, seperti energi atau listrik.