Si Bodoh Melejit Jadi Kontestan Olimpiade
Tak ada anak Indonesia yang bodoh. Itulah yang diyakini pendiri Surya Institute Prof Yohanes Surya PhD. Berbekal keyakinan tersebut, dia merekrut 27 anak Papua secara acak untuk digembleng di lembaga yang dipimpinnya. Kini, setelah sepuluh bulan, sebagian di antara mereka siap diterjunkan dalam ajang olimpiade.
Metode Tepat, Anak Kita Hebat-Hebat
“Wemi, 17 + 5 berapa?” Pertanyaan ini saya ajukan kepada seorang siswa kelas V di suatu sekolah dasar di Kabupaten Tolikara, Papua. Wemi menggambar 17 garis-garis kecil dan 5 garis-garis kecil. Kemudian dia menghitung banyaknya garis itu satu per satu hingga dia dapatkan hasil 22.
… Kami dituntun belajar dengan disiplin berfikir yang ketat
Bersikap kritis terhadap fenomena
Dengan kwantifikasi yang kuat
Disiplin berfikir, sikap kritis dan kwantifikasi ini
Ke arah mana pun dapat dipergunakan
Setiap saat dapat dipergunakan….
Baris-baris puisi penyair Drh Taufiq Ismail yang ditulis Juli 2009 itu memang seperti apologi karena ia memilih karier sebagai dokter hewan ”nonmedis”. Akan tetapi, kata-kata ini mewakili perjalanan panjang profesi dokter hewan di Indonesia, yang genap seabad tahun 2010 ini.
Ekspedisi Biodiversitas Selat Makassar 2009 di Teluk Tolitoli, Sulawesi Tengah, berhasil mengungkap dan melengkapi catatan keanekaragaman sumber daya hayati bahari Indonesia. Ekspedisi itu merupakan kerja sama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Menyusul terbakarnya istana, juga perpisahan Pangeran Edward dan istrinya, Sarah Ferguson, Ratu Elizabeth II menyebut tahun 1992 sebagai tahun mengerikan, atau annus horribilis. Makna tahun mengerikan waktu itu bertambah lagi saat dua bulan kemudian perpisahan Pangeran Charles dan Putri Diana diumumkan.