Bermula dari Dahlan, agar Cangkok Hati Lebih Terjangkau
Impian RSUD dr Soetomo Surabaya untuk menjadi pusat transplantasi liver segera terwujud. Pekan lalu tim dokter dan perawat rumah sakit pendidikan itu belajar ke pusat transplantasi liver terbesar di dunia, OOTC, di Tianjin, Tiongkok. Apa saja yang dipelajari dan bagaimana suasana belajarnya? Inilah catatan wartawan Jawa Pos, Nany Wijaya yang mendampingi tim tersebut.
Achmad baiquni, dirjen batan, ahli fisika atom yang pertama di indonesia. (tk)
BILA ada orang yang bisa menjelaskan ilmu fisika modern dengan gampang dalam waktu tiga jam kuliah, itulah Prof. Dr. Achmad Baiquni, direktur jenderal Batan (Badan Tenaga Atom Nasional). Tentu, itu bukan karena gaya bicaranya yang perlahan-lahan, dengan suara baritonnya yang enak didengar. Menurut beberapa orang yang dekat dengan guru besar ini, Baiquni memang cemerlang …
Ya, di satu sisi, sulit membayangkan hidup tanpa mesin anjungan tunai mandiri (automated teller machine/ATM). Seperti dikenang kembali oleh kontributor eHow.com, Tom O’Connell, dulu—sebelum ATM digunakan luas—nasabah bank harus antre untuk menarik uang belanja. Ada permen yang bisa diambil setelah transaksi usai, ya, hitung-hitung sekadar kompensasi kecil setelah lama menunggu.
Presiden Bentuk Komite Inovasi
Untuk mendorong inovasi di berbagai sektor dalam skala nasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, dalam waktu secepatnya akan membentuk Komite Sistem Inovasi Nasional. Komite ini akan bekerja dan bertanggung jawab kepada presiden.
Presiden Yudhoyono mengemukakan hal itu pada acara ”Silaturahim dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan Masyarakat Ilmiah” di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (20/1). Kegiatan ini dihadiri mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Cameron R Hume, dan masyarakat ilmuwan AIPI.
Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan bertemu dengan para ilmuwan Indonesia yang tergabung dalam Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Dewan Riset Nasional (DRN), dan Tim Inovasi 2025 di Puspiptek, Serpong. Di tengah hiruk-pikuk permasalahan yang melilit, boleh jadi ini bisa menjadi momen langka yang penting karena betapa pun menyerapnya urusan politik, di luar itu bangsa masih punya urusan lain yang tidak kalah penting, yang harus dipikirkan pula oleh pimpinan nasional.
Film dokumenter berjudul Mud Max itu dibahas dalam forum diskusi di Arizona State University, Scottsdale, AS, belum lama ini.
Film yang digarap 27 bulan itu diproduksi Immodicus SA bekerja sama dengan Fakultas Eksplorasi Bumi dan Ruang Angkasa Arizona State University. Film ini menampilkan dua pendapat yang berseberangan.
PBB menetapkan tahun 2010 sebagai Tahun Biodiversitas (keanekaragaman hayati) Internasional dengan semboyan ”Biodiversity is life” —hidup memerlukan keanekaragaman. Biodiversitas merupakan salah satu landasan kesejahteraan dan kelestarian hidup manusia dan penghuni Bumi lainnya. Dengan ini, PBB secara spesifik hendak membangkitkan kesadaran publik dan menggalakkan aliansi global agar aktif bergiat dalam mengupayakan keberlanjutan dan meredam bahaya punahnya populasi tumbuhan dan hewan di alam, baik di darat, laut, maupun udara.
Ia percaya pendidikan adalah proses pembentukan manusia dalam suatu masyarakat agar mampu menghadapi perubahan global. Bisa dipahami kegalauan Prof Dr Henry Alex Rudolf Tilaar (77) yang menengarai dunia pendidikan di Indonesia semakin bergantung pada politik kekuasaan demi kepentingan kelompok atau golongan.
”Itulah salah satu masalah serius dalam dunia pendidikan kita saat ini,” ujar Alex Tilaar—begitu ia disapa—setelah sang istri, pengusaha kosmetik dan jamu nasional, Martha Tilaar, pamit berangkat ke tempat kerjanya.
Pagi itu Martha sempat menemani Alex selama beberapa saat. Ia mengeluarkan unek-uneknya tentang Perjanjian Perdagangan Bebas antara ASEAN dan …
Gunakan Bahasa Daerah, Bantu Hemat Anggaran Negara
Keberadaan Fupei memang belum setenar Facebook atau Twitter. Namun, mengandalkan konten yang lebih meng-Indonesia, termasuk penggunaan bahasa lokal beberapa daerah, member situs pertemanan yang dirintis Sanny Gaddafi ini terus berkembang. Seperti apa?
Awalnya Kikuk Pegang ”Burung”
Belum banyak dokter perempuan di Indonesia yang mendalami problem seksual. Sebab, sebagian besar pasien bidang yang satu itu adalah kaum pria. Nah, dokter-dokter wanita berikut berani mengambil tantangan itu.
DOKTER perempuan yang memilih untuk menangani gangguan fungsi seksual memang masih sedikit. Bahkan, dokter perempuan yang mengambil spesialisasi andrologi, yaitu spesialisasi medis yang berhubungan dengan kesehatan pria serta berkaitan dengan sisem reproduksi dan urin bisa dihitung dengan jari.