Home » Artikel

Melintas Perpustakaan dengan Kartu Super

6 May 2011 922 views No Comment

SILATURAHIM antarpustakawan lewat berbagai media, termasuk saling kunjung Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) antarprovinsi, selalu melahirkan ide kreatif untuk pengembangan. Khususnya ide yang berkait dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Begitu juga yang muncul dari kunjungan FPPTI Jawa Tengah (Jateng) ke Jawa Timur (Jatim), 28-29 Maret. Fokus kunjungan Universitas Kristen Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Universitas Petra, IAIN Sunan Ampel, dan Universitas Trunojoyo Madura. Secara khusus, UKWMS memfasilitasi pertemuan kerja sama antara FPPTI Jateng dan FPPTI Jatim.

Sangat tepat lontaran Wakil Rektor I UKWMS Kuncoro Foe PhD bahwa perpustakaan berperan dan berfungsi sebagai jantung perguruan tinggi. Forum Perpustakaan juga dinilai sangat penting sebagaimana forum lain sebagai fasilitator untuk menghubungkan jaringan perpustakaan antarperguruan tinggi dalam memajukan lembaga itu.
Kerja Sama Penandatanganan naskah kerja sama FPPTI Jateng-Jatim untuk mengembangkan bidang informasi dan dokumentasi serta perkembangan kemajuan perpustakaan perguruan tinggi umumnya. Ada ikhtiar untuk memanfaatkan kemampuan sumber daya yang dimiliki FPPTI di kedua provinsi itu.

Juga dilakukan pembinaan terhadap perpustakaan anggota FPPTI lewat peningkatan mutu sumber daya manusia. Disepakati, penggalangan langkah saling bantu dalam merencanakan kegiatan pengembangan ilmu dan pengabdian ke masyarakat. Termasuk, tukar-menukar informasi untuk mewujudkan kemajuan perpustakaan yang meliputi katalog induk dan digital library, serta kerja sama pemanfaatan fasilitas perpustakaan anggota FPPTI.

Yang segar dari silaturahim itu adalah inovasi Kartu Super. Itulah kartu kunjungan antarperpustakaan anggota FPPTI untuk memudahkan kunjungan ke perpustakaan yang dituju.

Apa dan bagaimana Kartu Super? Di Jatim, fasilitas itu merupakan “tiket” ke perpustakaan sebagai pengganti surat pengantar bagi mahasiswa dari perguruan tinggi yang ingin mengunjungi perpustakaan perguruan tinggi lain. Dalam satu semester, pemegang kartu dikenai biaya Rp 5.000.

Di Jateng, komunikasi dan interaksi antarperpustakaan perguruan tinggi sebenarnya juga sudah ada, yaitu lewat Jaringan Kerja Sama Perpustakaan Perguruan Tinggi (Jasapusperti). Jaringan itu juga mempunyai kartu untuk mempermudah akses antarperguruan tinggi. Fasilitas itu dikoordinasikan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jateng.

Penandatanganan kerja sama mengenai penggunaan Kartu Super dilaksanakan untuk menjembatani kebutuhan akses perpustakaan perguruan tinggi di Jateng dan Jatim. Kartu itu penting bagi mahasiswa di daerah perbatasan Jateng-Jatim.

Penampilan Prima FPPTI Jateng telah mengagendakan kegiatan untuk menunjang pengembangan fungsi dan peran perpustakaan perguruan tinggi anggota. Misalnya, tukar-menukar terbitan jurnal/majalah ilmiah, berkonsultasi dengan Koordinator Kopertis, kerja sama dengan FPPTI Pusat, membuat website, majalah, workshop, rapat kerja, pendataan anggota, pelatihan literasi informasi, serta membuat Kartu Super.

Semua agenda itu untuk menampilkan para pustakawan agar memiliki kinerja prima. Ukuran performa prima pustakawan adalah peningkatan mutu pelayanan. (51)

Dra Ahyati Rahayu, Kepala UPT Perpustakaan Unissula, Ketua FPPTI Jawa Tengah

Sumber: Suara Merdeka, 6 Mei 2011

Share

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.