<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rumahpengetahuan.web.id</title>
	<atom:link href="http://rumahpengetahuan.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahpengetahuan.web.id</link>
	<description>...ilmu pengetahuan untuk rakyat...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 02:29:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Musibah Sukhoi Jadi Tempat Pengabdian Pria Ini&#8230;</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 02:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1907</guid>
		<description><![CDATA[Musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu, mengejutkan dunia internasional. Sejumlah pihak seperti tim evakuasi, ahli forensik, dan ahli-ahli lainnya diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut.
&#8220;Yang jelas ini adalah pengabdian. Bagaimana empati kita untuk bisa mengidentifikasi. Kita juga berharap musibah ini kan tidak akan terjadi lagi,&#8221; ujar Kombes Triawan Marsudi kepada Kompas.com di sela-sela kesibukannya mengidentifikasi jasad korban di RS Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).
Triawan adalah salah seorang yang tergabung dalam tim bertaraf internasional bernama Disaster Victim Identification (DVI). Sehari-hari, pria tiga ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu, mengejutkan dunia internasional. Sejumlah pihak seperti tim evakuasi, ahli forensik, dan ahli-ahli lainnya diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut.</p>
<p><span id="more-1907"></span>&#8220;Yang jelas ini adalah pengabdian. Bagaimana empati kita untuk bisa mengidentifikasi. Kita juga berharap musibah ini kan tidak akan terjadi lagi,&#8221; ujar Kombes Triawan Marsudi kepada <em>Kompas.com</em> di sela-sela kesibukannya mengidentifikasi jasad korban di RS Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).</p>
<p>Triawan adalah salah seorang yang tergabung dalam tim bertaraf internasional bernama Disaster Victim Identification (DVI). Sehari-hari, pria tiga anak tersebut merupakan dokter gigi sekaligus Kepala Laboratorium dan Klinik Odontologi Mabes Polri.</p>
<p>Mendapat tugas untuk mengidentifikasi bagian tubuh korban melalui ilmu yang dimilikinya mengenai gigi geligi bukan dianggapnya sebatas pekerjaan. &#8220;Sebagai manusia ya, tapi kan tugas kan enggak ada rasa ngeri atau apa, artinya padamu negeri jiwa raga kami,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sebagai tim yang profesional dan dituntut bekerja akurat dalam mencocokkan jasad korban Sukhoi, hal tersebut justru menjadi cambuk dalam diri serta tim lainnya untuk mengerahkan seluruh ilmu yang dimiliki. &#8220;DVI kan internasional, kalau merilis satu benar-benar harus tak terbantahkan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Hari ini merupakan hari ketujuh ia bekerja sejak Sabtu (12/5/2012) lalu, jasad korban pesawat berbendera Rusia tersebut dievakuasi lewat jalur udara ke Jakarta. Namun, sebagai abdi negara, pria yang berkecimpung di kedokteran kepolisian sejak tahun 1989 ini mengaku rela menanggalkan perasaan rindu anak dan istri di rumah, bahkan bekerja lebih dari 12 jam seharinya.</p>
<p>&#8220;Kalau orang Jawa itu ada istilah belahan jiwa, apa yang dialami suami, istri harus tahu, itu risiko, apalagi ditinggal-tinggal, sudah biasa,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, posisi yang diembannya saat ini tidaklah diraih dengan mudah, tetapi lewat perjuangan. Masih teringat jelas di benaknya setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga tahun 1998, setahun kemudian hingga tahun 2000 ia harus bertugas di Papua dalam misi di daerah operasi militer.</p>
<p>Tahun 2003/2004, ia pindah ke Lampung dan bergabung dalam Operasi Tegak Rencong di bumi Aceh. Sebelum pindah ke Jakarta, pria 49 tahun ini mengabdi di Ternate, Maluku, serta Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Ia berharap pengabdian dan ketulusannya membantu keluarga korban pesawat naas tersebut mampu dibalas dengan perasaan puas atas kerjanya selama ini. &#8220;Mudah-mudahan dengan disiplin ilmu kedokteran yang dimiliki Polri dapat membantu memberikan identifikasi yang maksimal sehingga keluarga bisa segera dapat jenazah keluarganya,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Hingga kini, tim forensik gabungan tersebut telah berhasil mengidentifikasi 15 jasad yang terdiri dari 13 warga negara Indonesia dan 2 orang warga negara asing, yang mana 10 berjenis kelamin laki-laki dan 5 orang perempuan.</p>
<div>Fabian Januarius Kuwado | I Made Asdhiana |</div>
<div></div>
<div>Sumber: Kompas, Sabtu, 19 Mei 2012 | 06:03 WIB</div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ingin-wujudkan-barcode-manusia-bisa-membayar-ala-kartu-kredit/" rel="bookmark" class="crp_title">Ingin Wujudkan &#8216;Barcode&#8217; Manusia, Bisa Membayar ala Kartu Kredit</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengintip Teknologi Sukhoi Superjet 100</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/petir-menewaskan-piki/" rel="bookmark" class="crp_title">Petir Menewaskan Piki</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengapa-alumni-s-2-jadi-pencuri-rumah-mewah/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Alumni S-2 Jadi Pencuri Rumah Mewah?</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/dr-endang-kustiowati-dokter-saraf-yang-rela-dibayar-dengan-pisang/" rel="bookmark" class="crp_title">dr Endang Kustiowati, Dokter Saraf yang Rela Dibayar dengan Pisang</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/gara-gara-kena-gempa-yudhi-hernawan-ciptakan-alat-seismik-portabel/" rel="bookmark" class="crp_title">Gara-gara Kena Gempa, Yudhi Hernawan Ciptakan Alat Seismik Portabel</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perguruan Tinggi Negeri Terus Ditambah</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 02:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1904</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri, untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi.
Penambahan perguruan tinggi milik pemerintah ini, dilakukan baik dengan membangun perguruan tinggi baru maupun mengkonversi perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri.
&#8220;Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. Saat ini masih sekitar 26 persen, nanti mau ditingkatkan menjadi 33 persen. Jadi, butuh tambahan kampus baik dari pemerintah maupun swasta,&#8221; kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, Kamis (17/5/2012) di Jakarta.
Nuh mengatakan, perubahan PTS menjadi PTN dimungkinkan. Pengadaan PTN di suatu wilayah didasarkan pada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri, untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi.</p>
<p><span id="more-1904"></span>Penambahan perguruan tinggi milik pemerintah ini, dilakukan baik dengan membangun perguruan tinggi baru maupun mengkonversi perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri.</p>
<p>&#8220;Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. Saat ini masih sekitar 26 persen, nanti mau ditingkatkan menjadi 33 persen. Jadi, butuh tambahan kampus baik dari pemerintah maupun swasta,&#8221; kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, Kamis (17/5/2012) di Jakarta.</p>
<p>Nuh mengatakan, perubahan PTS menjadi PTN dimungkinkan. Pengadaan PTN di suatu wilayah didasarkan pada pertimbangan jumlah populasi, posisi geografis, dan kepentingan dari program studi untuk mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>Dalam kaitan untuk pengembangan program studi yang dibutuhkan bangsa, kata Nuh, pemerintah akan membuka dua institut teknologi baru yakni Institut Teknologi Sumatra dan Institut Teknologi Kalimantan.</p>
<p>Pembukaan PTN baru ini, untuk menyediakan sumber daya manusia di bidang teknik dan teknologi yang masih kurang, padahal dibutuhkan bangsa ini untuk mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>Menanggapi usulan soal penegerian Universitas Pancasila, Nuh mengatakan masih harus dibahas lebih lanjut. Namun pemerintah berkomitmen untuk mendukung Universitas Pancasila yang telah lama mengembangkan Pusat Studi Pancasila.</p>
<p>Menurut Nuh, PTN di Jakarta tidak hanya bisa dilihat untuk kebutuhan warga Jakarta saja. Keberadaan PTN di ibu kota ini juga harus memperhitungkan daya tampung bagi populasi kota Bogor, Tangerang, dan Depok yang bertetangga dengan Jakarta.</p>
<p>Ester Lince Napitupulu</p>
<p>Sumber: Kompas, May 17, 2012: 6:48 PM</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kedaluwarsa-2-788-prodi-perguruan-tinggi/" rel="bookmark" class="crp_title">Kedaluwarsa, 2.788 Prodi Perguruan Tinggi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/baru-78-perguruan-tinggi-lolos/" rel="bookmark" class="crp_title">Baru 78 Perguruan Tinggi Lolos</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pendidikan-program-doktor-s-3-di-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">Pendidikan Program Doktor (S-3) di Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ui-itb-dan-ugm-kecipratan-proyek-jembatan-selat-sunda/" rel="bookmark" class="crp_title">UI, ITB, dan UGM &#8216;Kecipratan&#8217; Proyek Jembatan Selat Sunda</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/" rel="bookmark" class="crp_title">Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/hanya-dua-jurnal-ilmiah-berakreditasi-a/" rel="bookmark" class="crp_title">Hanya Dua, Jurnal Ilmiah Berakreditasi A</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft Umumkan Pemenang Imagine Cup 2012</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 06:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1896</guid>
		<description><![CDATA[Microsoft telah mengumumkan ajang kompetisi tahunan terbesar tingkat dunia di bidang teknologi informasi, Imagine Cup 2012. Pemenang utamanya akan langsung diberangkatkan ke Sydney Australia untuk bertarung di tingkat global.
Corporate Vice President Developer and Platform Evangelism Microsoft, Walid Abu Hadba menjelaskan ajang ini bertujuan mengajak seluruh pelajar dan mahasiswa di tingkat dunia untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia.
&#8220;Salah satunya dengan menciptakan inovasi teknologi yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia,&#8221; kata Walid selepas konferensi pers Final Imagine Cup 2012 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (15/5/2012).
Untuk tahun ini, Imagine ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Microsoft telah mengumumkan ajang kompetisi tahunan terbesar tingkat dunia di bidang teknologi informasi, Imagine Cup 2012. Pemenang utamanya akan langsung diberangkatkan ke Sydney Australia untuk bertarung di tingkat global.</p>
<p><span id="more-1896"></span>Corporate Vice President Developer and Platform Evangelism Microsoft, Walid Abu Hadba menjelaskan ajang ini bertujuan mengajak seluruh pelajar dan mahasiswa di tingkat dunia untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia.</p>
<p>&#8220;Salah satunya dengan menciptakan inovasi teknologi yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia,&#8221; kata Walid selepas konferensi pers Final Imagine Cup 2012 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (15/5/2012).</p>
<p>Untuk tahun ini, Imagine Cup mengangkat tema &#8220;Imagine A World Where Technology Helps Solve Toughest Problems&#8221;. Intinya, bagaimana teknologi dapat menginspirasi solusi inovatif untuk diaplikasikan di masyarakat. Hal ini juga sekaligus menjadi jawaban atas tantangan untuk mencapai Millenium Development Goals (MDGs).</p>
<p>Di Imagine Cup khususnya di Indonesia tahun ini, tercatat ada 440 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia. Pada 10 April 2012 lalu, panitia telah memilih 10 besar semi finalis dan dikerucutkan menjadi 4 karya yang masuk dalam babak final.</p>
<p>Pemenang ajang ini akan berangkat ke Imagine Cup 2012 Worldwide Final pada Juli 2012 ke Sydney Australia. Pada ajang tersebut akan ada 300.000 partisipan yang mewakili 9 kategori kompetisi.</p>
<p>&#8220;Ajang ini mulai dari tahun 2002 dan sudah ada 190 negara berpartisipasi. Kami juga menyediakan uang tunai dan dana hibah untuk ajang ini sebesar 1,75 juta dollar AS,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berikut pemenang Imagine Cup 2012:<br />
<strong>1. Tim Malabar (Institut Teknologi Telkom dan Institut Teknologi Bandung)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Brainstat, yaitu aplikasi untuk memantau kondisi pengemudi layanan transportasi dari aktivitas gelombang otaknya.</p>
<p>Brainstat akan memantau tingkat kondisi fisik, fokus, mengantuk, konsentrasi, kesadaran dan stres. Brainstat akan memberikan peringatan dini bagi pengemudi, penumpang dan juga jika pengemudi mungkin bisa mengalami masalah selama perjalanan</p>
<p>Tim Malabar memperoleh pemenang pertama sekaligus mendapat uang Rp 15 juta dari Microsoft dan berangkat ke Sydney Australia.</p>
<p><strong>2. Tim Antasena (Universitas Gajah Mada Yogyakarta)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Lexipal, solusi untuk meminimalisir efek Dyslexia dan kesulitan membaca yang tidak terdeteksi dengan melakukan deteksi dini, serta untuk menyelenggarakan <em>treatment</em> yang lebih atraktif, menyenangkan dan natural untuk mengurangi stres penderita.</p>
<p>Tim ini memperoleh pemenang kedua Imagine Cup 2012 dan memperoleh dana sebesar Rp 10 juta.</p>
<p><strong>3. Tim Quaternion (Universitas Indonesia Jakarta)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Project RedHub, yaitu sistem integrasi yang meliputi kebutuhan tiga pihak, yaitu penerima, donor dan lembaga kesehatan (rumah sakit atau pusat daerah).</p>
<p>Aplikasi ini mengintegrasikan informasi persediaan darah dan distribusi di setiap pusat darah. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur media sosial yang dapat menghubungkan langsung pendonor dan penerima donor yang membutuhkan apabila terjadi kebutuhan sewaktu-waktu.</p>
<p>Tim ini memperoleh pemenang ketiga Imagine Cup 2012 dan memperoleh hadiah sebesar Rp 5 juta.</p>
<div>Didik Purwanto | Reza Wahyudi |</div>
<div></div>
<div>Sumber: Kompas, Selasa, 15 Mei 2012 | 16:48 WIB</div>
<div></div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-peneliti-perempuan-menangi-penghargaan/" rel="bookmark" class="crp_title">Tiga Peneliti Perempuan Menangi Penghargaan</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/51-universitas-ikuti-kontes-robot-se-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">51 Universitas Ikuti Kontes Robot Se-Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/aplikasi-strategi-sekaligus-model-bisnis-baru/" rel="bookmark" class="crp_title">Aplikasi, Strategi Sekaligus Model Bisnis Baru</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kontes-robot-nasional-ditantang-ciptakan-robot-aplikatif/" rel="bookmark" class="crp_title">Kontes Robot Nasional : Ditantang Ciptakan Robot Aplikatif</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/200-robot-bersaing-dipilih-yang-terbaik/" rel="bookmark" class="crp_title">200 Robot Bersaing Dipilih yang Terbaik</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/olimpiade-sains-indonesia-rebut-tiga-medali-emas/" rel="bookmark" class="crp_title">Olimpiade Sains; Indonesia Rebut Tiga Medali Emas</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Politik Pertanian sebagai Ilmu</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/politik-pertanian-sebagai-ilmu/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/politik-pertanian-sebagai-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 05:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1893</guid>
		<description><![CDATA[Pertanian adalah suatu bidang usaha yang prosesnya sebagai industri. Ada lahan garapan, bahan baku, dan sarana produksi. Ada proses, produk, dan sistem manajerial. Tentu saja butuh permodalan juga.
Petani pelaksana usaha tani tidak ubahnya seorang pengusaha industri. Sekecil apa pun lahan garapannya, petani adalah industriawan. Pekerjanya disebut buruh tani. Ini tidak beda dengan industri rumah tangga yang memproduksi tahu goreng dan mempekerjakan satu-dua karyawan sehingga digolongkan industri mikro atau industri kecil.
Kehidupan masyarakat pertanian inilah yang sebaiknya diatur dengan bijak dalam perundangan dan perilaku politik, baik secara mikro maupun makro, yang secara ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanian adalah suatu bidang usaha yang prosesnya sebagai industri. Ada lahan garapan, bahan baku, dan sarana produksi. Ada proses, produk, dan sistem manajerial. Tentu saja butuh permodalan juga.</p>
<p><span id="more-1893"></span>Petani pelaksana usaha tani tidak ubahnya seorang pengusaha industri. Sekecil apa pun lahan garapannya, petani adalah industriawan. Pekerjanya disebut buruh tani. Ini tidak beda dengan industri rumah tangga yang memproduksi tahu goreng dan mempekerjakan satu-dua karyawan sehingga digolongkan industri mikro atau industri kecil.</p>
<p>Kehidupan masyarakat pertanian inilah yang sebaiknya diatur dengan bijak dalam perundangan dan perilaku politik, baik secara mikro maupun makro, yang secara keseluruhan bisa kita sebut sebagai politik pertanian.</p>
<p>Bagaimana mengatur pertanian dalam hubungannya dengan pemangku kepentingan, misalnya, dalam kebijaksanaan pangan nasional atau dengan pemerintahan—baik institusi yang paling rendah sampai yang paling tinggi—dan bagaimana menguasai segenap perundangan yang berlaku bagi bidang pertanian, semua itu merupakan ranah makro dalam politik pertanian.</p>
<p><strong>Pemikiran konseptual</strong></p>
<p>Kebijakan makro mencakup pemikiran konseptual dalam memberi arahan kehidupan masyarakat petani supaya bisa lebih sejahtera. Semua itu berkisar pada komoditas yang dikelola petani, baik berbentuk pertanian rakyat atau perkebunan, korporasi atau koperasi, dan spesifik untuk setiap komoditas kelolaan.</p>
<p>Adapun secara vertikal politik pertanian dapat distratifikasi atas dasar situasi dan kondisi lahan garapan, proses, maupun produk. Misalnya, bagaimana kebijakan yang akan dianut terhadap lahan garapan di dataran tinggi atau rendah, di tegalan atau pesawahan, di pesisir atau pegunungan.</p>
<p>Dalam proses, stratifikasi inilah kemudian dapat diadakan antara lain pengelolaan budidaya intensif atau ekstensif, pemanfaatan benih varietas lokal atau varietas bersertifikat, pemupukan organik atau anorganik.</p>
<p>Stratifikasi dalam produk juga bisa dilakukan, misalnya produk yang diorientasikan untuk ekspor atau untuk kepentingan domestik, penting tidaknya pemilahan (grading), dan perhatian terhadap pengepakan produk.</p>
<p>Semuanya itu merupakan stratifikasi vertikal dalam politik pertanian. Dalam mengembangkan politik pertanian sebagai ilmu, tentunya sampai pada pemikiran bagaimana ideologi pertanian perlu diciptakan sehingga pembangunan pertanian bukan saja meraih posisi ekonomi yang menguntungkan, melainkan juga tetap menjaga budaya masyarakat petani yang serba manusiawi.</p>
<p>Pembangunan ekonomi dan budaya perlu tetap menjadi isi keilmuan politik pertanian yang diemban dan dikembangkan. Secara vertikal dicapai modernisasi melalui teknologi maju, dan secara horizontal tidak mengabaikan sosial-budayanya.</p>
<p>Pertanian subsisten memang sudah tidak sesuai lagi dalam konstelasi ekonomi modern. Namun, semaju apa pun kondisi masyarakat tani, ideologi petani adalah membawa bidang pertanian agar menghidupi dan mumpuni. Seorang sarjana pertanian sebaiknya menguasai keilmuannya dengan pengetahuan ideologi pertanian.</p>
<p><strong>Agropolitik</strong></p>
<p>Ilmu untuk berkembang hanya bisa dicapai melalui kegiatan berbagai penelitian. Begitu pula politik pertanian sebagai ilmu harus ditunjang oleh berbagai penelitian agar bisa terus berkembang dan akhirnya bisa memajukan masyarakat petani.</p>
<p>Di samping majunya agribisnis yang digelorakan dalam bisnis petani, perlu ada agropolitik yang diserapkan di kalangan masyarakat. Dengan demikian, orang memandang pertanian tidak sekadar cukup bila melihat hamparan sawah dari tepi jalan.</p>
<p>Agropolitik atau politik pertanian sebagai ilmu mengajarkan kita berpikir konseptual untuk bidang pertanian. Pertanian bukan suatu bidang yang cukup dihadapi secara reaktif saja dan secara pragmatis bisa dicarikan solusi sesaat, kemudian dianggap selesai permasalahannya.</p>
<p>Pertanian dengan pemilikan lahan kurang dari 0,5 hektar selalu dinyatakan gurem karena dengan lahan seluas itu bagaimana dia bisa dibawa maju. Kalau lahan itu berupa pesawahan dan bisa ditanami padi dua kali setahun, petani pengelola lahan itu toh tidak bisa terlepas dari belenggu kemiskinan.</p>
<p>Dengan berbasis pemikiran luas lahan garapan demikian saja, barangkali pertanian baru bisa tidak memiskinkan kalau lahan petani bisa lebih luas sehingga mencapai 10 hektar. Bagaimana bisa sampai ke sana, diharapkan ilmu agropolitik bisa menjawabnya secara konseptual.</p>
<p>Puluhan petani gurem itu bisa mengelompok dan membentuk kelompok tani sehingga memudahkan penyaluran subsidi sarana produksi. Petani bisa menaikkan produksi padinya dan membisniskan produk berupa gabah kering panen ke Bulog. Sampai di situ sajakah yang dinamakan agribisnis petani?</p>
<p>Ilmu agropolitik harus bisa menelurkan pemikiran konseptual bagaimana petani sebagai industriawan tidak hanya puas dengan bisnis produk mentahan. Ke depan, agropolitik berperan mengubah pandangan tradisional pertanian itu menjadi rasional industrial yang bisnis produk industrinya juga menjadi bisnis petani dan membudaya.</p>
<p>Begitu juga terhadap petani dengan produk hortikultura. Perlu pemikiran konseptual dalam agropolitik sehingga perilaku industrial mengubah budaya yang menjadikan stigma pertanian hortikultur tidak sekadar sampai proses produksi mentahan.</p>
<p><strong>Nilai tambah</strong></p>
<p>Pemikiran konseptual dalam ilmu politik pertanian yang kemudian saya sebut dengan istilah agropolitik juga sampai pada bagaimana mencapai nilai tambah. Secara tradisional petani sebenarnya sudah meresapi pengertian nilai.</p>
<p>Kepuasan dalam mencapai suatu nilai lebih bisa dihayati meski nilai tidak terukur. Maka, dalam mencapai nilai yang lebih baik kepuasan bisa diwujudkan jadi nilai tambah yang lebih realistis dan konkret.</p>
<p>Artinya, pertanian dengan basis pemikiran industrial yang berteknologi maju merupakan sistem dari hulu sampai hilir dengan orientasi nilai tambah yang senantiasa bertambah besar, baik melalui peningkatan mutu maupun efisiensi kerja.</p>
<p>Dengan wacana seperti yang saya kemukakan di atas, rasa-rasanya pendidikan pertanian Fakultas Pertanian saat ini (mudah-mudahan saya salah) kurang memperhatikan pengembangan agropolitik atau ilmu politik pertanian dalam pendidikannya.</p>
<p>Berpikir secara parsial-sektoral memang tercapai, tetapi menelurkan menjadi pemikiran konseptual budaya masih kurang bisa dikuasai. Mudah-mudahan dalam era modernisasi saat ini, baik dalam teknologi informasi dan komunikasi maupun bioteknologi, politik pertanian atau agropolitik sebagai ilmu perlu lebih diperhatikan para pendidik.</p>
<p>Dengan demikian, lahir sarjana-sarjana pertanian yang mampu memajukan pembangunan pertanian tidak hanya dalam bisnis ekonomi, tetapi juga seutuhnya dalam pembangunan budaya, agrikultur-agropolitik-agribisnis.</p>
<p>Sjamsoe’oed Sadjad<em> Guru Besar Emeritus Budidaya Pertanian IPB</em></p>
<p>Sumber: <em>Kompas, 16 Mei 2012 </em></p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ipb-luncurkan-20-produk-pertanian/" rel="bookmark" class="crp_title">IPB Luncurkan 20 Produk Pertanian</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/jadikan-industri-sebagai-penghela-diversifikasi/" rel="bookmark" class="crp_title">Jadikan Industri sebagai Penghela Diversifikasi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ipb-seperempat-abad/" rel="bookmark" class="crp_title">IPB Seperempat Abad</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pemerintah-buka-diri-aplikasikan-transgenik/" rel="bookmark" class="crp_title">Pemerintah Buka Diri Aplikasikan Transgenik</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/diciptakan-padi-lokal-berumur-pendek/" rel="bookmark" class="crp_title">Diciptakan, Padi Lokal Berumur Pendek</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/triono-basuki-pertanian-sehat-berwawasan-lingkungan/" rel="bookmark" class="crp_title">Triono Basuki; Pertanian Sehat Berwawasan Lingkungan</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/politik-pertanian-sebagai-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dr Endang Kustiowati, Dokter Saraf yang Rela Dibayar dengan Pisang</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/dr-endang-kustiowati-dokter-saraf-yang-rela-dibayar-dengan-pisang/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/dr-endang-kustiowati-dokter-saraf-yang-rela-dibayar-dengan-pisang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:12:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1891</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi dokter di zaman dulu memang tidak mudah, selain minim sarana dan prasarana saat bertugas, tak jarang juga harus menghadapi banyak suka dan duka dari pasien. Salah satu yang berkesan bagi dr Endang Kustiowati, SpS (K), MSi.Med adalah bayaran yang berupa pisang bertandan-tandan.
Hal ini dialaminya saat menjalankan tugas dokter inpres di Bantarkawung, Brebes Selatan yang berbatasan dengan Purwokerto, Jawa Tengah, pada tahun 1986-an.
&#8220;Dulu kalau inpres di daerah yang betul-betul di perifer (jauh dari pusat). Banyak suka dukanya, karena di pelosok banget, di mana jangkauan pusat kesehatan jauh banget, justru lebih ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi dokter di zaman dulu memang tidak mudah, selain minim sarana dan prasarana saat bertugas, tak jarang juga harus menghadapi banyak suka dan duka dari pasien. Salah satu yang berkesan bagi dr Endang Kustiowati, SpS (K), MSi.Med adalah bayaran yang berupa pisang bertandan-tandan.</p>
<p><span id="more-1891"></span>Hal ini dialaminya saat menjalankan tugas dokter inpres di Bantarkawung, Brebes Selatan yang berbatasan dengan Purwokerto, Jawa Tengah, pada tahun 1986-an.</p>
<p>&#8220;Dulu kalau inpres di daerah yang betul-betul di perifer (jauh dari pusat). Banyak suka dukanya, karena di pelosok banget, di mana jangkauan pusat kesehatan jauh banget, justru lebih dekat ke Purwokerto daripada ke Brebes kota. Itu sekitar tahun 1986 sampai 1991, 5 tahun,&#8221; ujar dr Endang Kustiowati, SpS (K), MSi.Med, dokter neurologi dari RS Karyadi Semarang, saat berbincang dengan <strong>detikHealth</strong>, seperti ditulis Senin (14/5/2012).</p>
<p>Karena zaman dahulu masih sangat jarang sarana kesehatan, dr Endang pun sering didatangi oleh pasien yang ditandu oleh orang sekampung. Yang sakit memang hanya satu orang, namun karena jarak tempat tinggalnya sangat jauh, pasien pun harus ditandu tanpa kendaraan dan bahkan harus menyeberangi sungai oleh orang-orang sekampung.</p>
<p>Ini mungkin bukan suatu duka bagi dr Endang, tapi kondisi yang membuat tidak nyaman. Seorang dokter di zaman itu dituntut begitu banyak oleh masyarakat dengan segala keterbatasannya, tanpa listrik, minim alat hingga ruang rawat inap pun tak ada.</p>
<p>Menurut dr Endang, Puskesmas tempat ia bertugas tak ada ruang rawat inap, sehingga bila ada pasien yang harus dirawat inap, ia harus merujuknya ke kota atau rumah sakit.</p>
<p>Lanjut dr Endang, Puskesmas dulu hanya ada Puskesmas I dan Puskesmas II. Puskesmas I terletak di daerah kecamatan, yaitu Bantarkawung. Sedangkan dr Endang bertugas di Puskesmas II di Buaran, Brebes Selatan perbatasan dengan Purwokerto, yang dari Bumiayu masih harus ditempuh sekitar 12 km lagi.</p>
<p>Hal menarik lainnya menjadi dokter zaman dulu adalah bayaran dari pasien yang terbilang unik. dr Endang mengatakan bahwa dulu satu pasiennya bisa membawa 1 tandan pisang. Bila sehari ia kedatangan 10 pasien, artinya dirumahnya bisa terdapat 10 tandan pisang.</p>
<p>&#8220;Di rumah seperti bakulan pisang. Setiap pasien bawa 1 tandan, kalau ada pasien 10 sudah 10 tandan. Jadi kayak orang mau jualan pisang, bertandan-tandan. Itulah enaknya jadi dokter zaman dulu, sekarang kayaknya sudah nggak ada yang seperti itu,&#8221; kenang dokter yang mendalami penyakit epilepsi ini.</p>
<p>Saraf itu tidak kelihatan tapi penyakitnya jelas</p>
<p>&#8220;Saraf itu barangnya tidak kelihatan tapi penyakitnya jelas banget. Kalau sudah ada gangguan saraf, jelas banget rasanya berat dan pemulihannya juga susah, bahkan sulit normal,&#8221; jelas dokter lulusan Universitas Diponegoro, Semarang ini.</p>
<p>Contohnya stroke, banyak orang akan bertanya apakah setelah terserang stroke pasien bisa sembuh dan bisa kembali seperti dulu. Ini sulit untuk dijawab, karena memang sel otak paling sulit untuk dipulihkan.</p>
<p>Namun dengan perkembangan ilmu dan banyaknya terobosan baru, setidaknya regenerasi sel-sel otak bisa terus terjadi.</p>
<p>Setelah spesialis saraf yang unik, dr Endang pun memutuskan untuk menggeluti epilepsi. Menurutnya, epilepsi adalah penyakit yang unik dan benar-benar murni penyakit saraf.</p>
<p>&#8220;Tidak ada disiplin ilmu lain yang mengklaim epilepsi. Beda dengan stroke sekarang sudah banyak disiplin lain, seperti penyakit dalam. Penyakit dalam sekarang lebih banyak menyoroti stroke dari faktor risiko, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung. Tapi kalo epilepsi, unik. Murni kelainannya pada sel-sel otak,&#8221; tegas dr Endang.</p>
<p><strong>BIODATA</strong></p>
<p><strong>Nama lengkap</strong><br />
dr Endang Kustiowati, SpS (K), MSi.Med</p>
<p><strong>Tempat dan tanggal lahir</strong><br />
Jakarta, 4 September</p>
<p><strong>Status</strong><br />
Menikah dengan Dr Edi Sudijanto, SpRad (K) dengan dikarunia 2 anak.</p>
<p><strong>Riwayat Pendidikan</strong><br />
Sarjana Kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang<br />
Spesialis Saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang (1995)</p>
<p><strong>Organisasi</strong><br />
PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia)<br />
PERPEI (Perhimpunan Penanggulangan Epilepsi di Indonesia)</p>
<p>(<strong>mer/ir</strong> &#8211; <strong>Merry Wahyuningsih</strong> &#8211; detikHealth)</p>
<p>Sumber: Detik.com, Senin, 14/05/2012 10:02 WIB</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tidak-mudah-menuding-dokter-malapraktik/" rel="bookmark" class="crp_title">Tidak Mudah Menuding Dokter Malapraktik</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/antibiotik-tak-rasional-bisa-ada-pandemi/" rel="bookmark" class="crp_title">Antibiotik Tak Rasional, Bisa Ada Pandemi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/perjuangan-dokter-setianingrum-energi-terkuras-untuk-jalani-proses-hukum/" rel="bookmark" class="crp_title">Perjuangan Dokter Setianingrum; Energi Terkuras untuk Jalani Proses Hukum</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/dr-paulus-sudiharto-penemu-shunt-semilunar-bagi-pasien-hidrosefalus/" rel="bookmark" class="crp_title">Dr Paulus Sudiharto, Penemu Shunt Semilunar bagi Pasien Hidrosefalus</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/obituari-endang-sedyaningsih-dokter-ilmuwan-lalu-moncer-jadi-menteri/" rel="bookmark" class="crp_title">Obituari Endang Sedyaningsih: Dokter, Ilmuwan Lalu Moncer Jadi Menteri</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pola-dbd-berubah/" rel="bookmark" class="crp_title">Pola DBD Berubah</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/dr-endang-kustiowati-dokter-saraf-yang-rela-dibayar-dengan-pisang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Siswa SD Sukses Ciptakan Robot Bola</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:45:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1884</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu penampilan lucu yang ditampilkan tiga siswa dari SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dalam “theater robot’ di UMM Dome, Sabtu (12/5/2012) sore tadi .
Mereka menampilkan tiga robot otomatis bermain bola. Tiga robot itu diciptakan tiga siswa kelas V yakni Hilmi Teko (10), Fairuz Azhar (11), dan Muhammad Hafiz (11).
Ketiga robot itu diberinama NXT. Dua robot berperan sebagai penendang dan satunya sebagai penjaga gawang. Mereka pun menamakan timnya dengan sebutan ‘lego teater’.
Di atas panggung, ribuan mata penonton memperhatikan gaya mereka menjalankan tiga robotnya itu. Berkostum pemain sepak bola, ketiganya turut menginstruksikan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada satu penampilan lucu yang ditampilkan tiga siswa dari SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dalam “theater robot’ di UMM Dome, Sabtu (12/5/2012) sore tadi .</p>
<p><span id="more-1884"></span>Mereka menampilkan tiga robot otomatis bermain bola. Tiga robot itu diciptakan tiga siswa kelas V yakni Hilmi Teko (10), Fairuz Azhar (11), dan Muhammad Hafiz (11).</p>
<p>Ketiga robot itu diberinama NXT. Dua robot berperan sebagai penendang dan satunya sebagai penjaga gawang. Mereka pun menamakan timnya dengan sebutan ‘lego teater’.</p>
<p>Di atas panggung, ribuan mata penonton memperhatikan gaya mereka menjalankan tiga robotnya itu. Berkostum pemain sepak bola, ketiganya turut menginstruksikan masing-maing robot untuk menendang dan menangkap bola dengan diringi lagu Garuda di Dadaku</p>
<p>Dengan gayanya yang lucu, penonton pun tertawa terbahak-bahak. Apalagi, robot penjaga gawang sempat macet Karena kehabisan bateray</p>
<p>Usai menampilkan atraksi selama kurang lebih 10 menit, mereka menceritakan pengalamanya membuat robot.</p>
<p>“Semenjak diinformasikan ada lomba robot, kami latihan terus, mulai dari merakit dan memprogram. Dari situ membuat robot sudah menjadi hal biasa,” ujar Hilmi.</p>
<p>Dibantu seorang guru pembimbing, mereka menilai membuat robot memang susah, apalagi ketika mereka harus memasukkan kode-kode dalam pemograman itu.</p>
<p>“Sering sekali gagal, namun kami berusaha terus sampai akhirnya berhasil menciptakan tiga robot ini,” tambah Fairuz.</p>
<p>Apabila besar kelak, mereka ingin terus berada dalam jalur robot ini. Meski sulit, mereka menganggap merakit robot adalah hal yang sangat mengasyikkan.</p>
<p>“Suatu saat kami ingin membuat robot pemain bola yang paling besar,” ujar mereka bertiga.</p>
<div align="left">Editor: Yulis Sulistyawan  |  Sumber: <a href="http://surya.co.id" target="_blank">Surya</a></div>
<div align="left"></div>
<div align="left">Sumber: Tribunnews.com &#8211; Sabtu, 12 Mei 2012 20:22 WIB</div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/its-ikuti-kontes-robot-di-mesir/" rel="bookmark" class="crp_title">ITS Ikuti Kontes Robot di Mesir</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kontes-robot-tim-ugm-dominasi-lomba/" rel="bookmark" class="crp_title">Kontes Robot; Tim UGM Dominasi Lomba</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/delapan-robot-setengah-manusia-ramaikan-kontes-robot-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">Delapan Robot Setengah Manusia Ramaikan Kontes Robot Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/memperkenalkan-indonesia-lewat-robot/" rel="bookmark" class="crp_title">Memperkenalkan Indonesia lewat Robot</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/unikom-juarai-kontes-robot-internasional/" rel="bookmark" class="crp_title">Unikom Juarai Kontes Robot Internasional</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/51-universitas-ikuti-kontes-robot-se-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">51 Universitas Ikuti Kontes Robot Se-Indonesia</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malaysia Pelajari Cara SMK</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1880</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan Malaysia meminati perkembangan SMK di Indonesia. Selain mempelajari proses pendidikan SMK yang menghasilkan tenaga terdidik dan terampil, tawaran kerja sama pendidikan dan tenaga kerja pun deras.
Tingginya minat Malaysia itu diungkapkan sejumlah pemimpin SMK di Bandung, Sabtu (12/5). Perhatian Malaysia mulai dari bidang teknik, teknologi komunikasi dan informasi, pariwisata, hingga seni budaya.
Ontohari, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, kunjungan ke sekolah berbasis program keahlian seni dan budaya ini dilakukan Kementerian Pendidikan Malaysia hingga perusahaan pariwisata. Ada keinginan Pemerintah Malaysia mempelajari kemampuan SMK di Indonesia yang bisa berkembang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan Malaysia meminati perkembangan SMK di Indonesia. Selain mempelajari proses pendidikan SMK yang menghasilkan tenaga terdidik dan terampil, tawaran kerja sama pendidikan dan tenaga kerja pun deras.</p>
<p><span id="more-1880"></span>Tingginya minat Malaysia itu diungkapkan sejumlah pemimpin SMK di Bandung, Sabtu (12/5). Perhatian Malaysia mulai dari bidang teknik, teknologi komunikasi dan informasi, pariwisata, hingga seni budaya.</p>
<p>Ontohari, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, kunjungan ke sekolah berbasis program keahlian seni dan budaya ini dilakukan Kementerian Pendidikan Malaysia hingga perusahaan pariwisata. Ada keinginan Pemerintah Malaysia mempelajari kemampuan SMK di Indonesia yang bisa berkembang meskipun fasilitas pendidikan terbatas.</p>
<p>”Fasilitas pendidikan di Malaysia lebih baik. Namun, kreativitas di Indonesia jauh lebih berkembang. Daya juang sekolah, guru, dan siswa di SMK kami, serta kreativitas berkesenian yang tinggi, ternyata dipelajari agar bisa diterapkan di lembaga pendidikan di Malaysia,” ujar Ontohari.</p>
<p>Sekolah dengan program keahlian seni kerawitan, tari tradisional, teater, dan musik akan digandeng perusahaan pariwisata di Malaysia. Tujuannya, bisa mempertunjukkan seni budaya tradisional Indonesia.</p>
<p>Perusahaan yang berkunjung ke SMKN 10 Bandung sudah menawarkan kerja sama agar menunjukkan seni tradisional Jawa Barat di panggung budaya di Pulau Genting.</p>
<p>”Kami sebagai lembaga pendidikan menyambut baik ajakan ini. Dengan cara ini, barangkali kesalahpahaman Indonesia-Malaysia, terutama dalam kasus caplok-mencaplok budaya tak terjadi lagi,” ujar Ontohari.</p>
<p>Sementara itu, SMKN 12 Bandung yang punya program keahlian dalam industri manufaktur pesawat terbang mendapat tawaran kerja sama dari perusahaan pendidikan dan penerbangan di Malaysia. Itu untuk membantu siswa mendapat lisensi mekanik yang dapat mengangkat nilai tawar lulusan SMK saat bekerja di industri penerbangan, baik dalam industri manufaktur maupun pemeliharaan pesawat terbang.</p>
<p>Selama ini, siswa kesulitan mengantongi lisensi, di antaranya wajib bekerja enam bulan di perusahaan penerbangan.</p>
<p>Magang kerja di Malaysia</p>
<p>Edy Purwanto, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, tawaran kerja sama dijajaki dengan salah satu lembaga aviasi di Malaysia.</p>
<p>Alumni SMKN 12 Bandung yang baru lulus akan magang kerja enam bulan di Malaysia, lalu dilanjutkan kerja di perusahaan penerbangan di sana hingga mendapat lisensi.</p>
<p>”Bulan Juni atau Juli ada 25 siswa ke Malaysia. Kerja samanya relatif mudah untuk kepentingan siswa kami. Kami sedang bahas lagi dalam nota kesepahaman supaya siswa bisa dikontrak kerja di sana,” kata Edy.</p>
<p>Selama ini, lulusan SMK penerbangan umumnya masih jarang yang punya lisensi. Lulusan SMK di bidang manufaktur ataupun pemeliharaan pesawat terbang masih berbekal sertifikat saja saat melamar pekerjaan.</p>
<p>Magang kerja juga dilakukan siswa jurusan perhotelan. Wiwi Siti Zawiyah, Kepala SMKN 9 Bandung, mengatakan, magang ke beberapa hotel di Malaysia dilakukan sejak tahun 2004. Siswa juga memperoleh honor. (ELN)</p>
<p>Sumber: Kompas, May 14, 2012: 7:41 AM</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-incar-dosen-ilmu-dasar/" rel="bookmark" class="crp_title">Malaysia Incar Dosen Ilmu Dasar</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kesejahteraan-ilmuwan-tak-ada-rencana-naikkan-gaji-peneliti/" rel="bookmark" class="crp_title">Kesejahteraan Ilmuwan; Tak Ada Rencana Naikkan Gaji Peneliti</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/indonesia-kirim-biji-tomat-ke-stasiun-antariksa/" rel="bookmark" class="crp_title">Indonesia Kirim Biji Tomat ke Stasiun Antariksa</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/doktor-honoris-causa-untuk-mendiknas/" rel="bookmark" class="crp_title">Doktor &#8220;Honoris Causa&#8221; untuk Mendiknas</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/nasib-industri-elektronika/" rel="bookmark" class="crp_title">Nasib Industri Elektronika</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/inilah-smk-smk-yang-telah-membuktikan-kualitas/" rel="bookmark" class="crp_title">Inilah SMK-SMK yang Telah Membuktikan Kualitas</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 05:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1876</guid>
		<description><![CDATA[Pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di Indonesia kemungkinan besar bisa menggunakan hasil Ujian Nasional untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes. Sistem UN di Indonesia dinilai mirip dengan ujian Baccalauréat di Prancis karena sama-sama bersifat nasional dan hasilnya dijamin oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal itu disampaikan Atase Pendidikan KBRI  Paris Syafsir Akhlus kepada ANTARA London, Sabtu, sehubungan dengan pembicaraaannya dengan Bertrand de Hartingh, Conseiller de Coopération et d’Action culturelle pada Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia.
Syafsir mengatakan, kemungkinan pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di Indonesia kemungkinan besar bisa menggunakan hasil Ujian Nasional untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes. Sistem UN di Indonesia dinilai mirip dengan ujian Baccalauréat di Prancis karena sama-sama bersifat nasional dan hasilnya dijamin oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
<p><span id="more-1876"></span>Hal itu disampaikan Atase Pendidikan KBRI  Paris Syafsir Akhlus kepada ANTARA London, Sabtu, sehubungan dengan pembicaraaannya dengan Bertrand de Hartingh, Conseiller de Coopération et d’Action culturelle pada Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia.</p>
<p>Syafsir mengatakan, kemungkinan pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN tersebut dapat digunakan sebagai dokumen kualifikasi untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis.</p>
<p>Pada sistem pendidikan nasional di Prancis, siswa yang lulus UN Sekolah Menengah Atas, baik umum, teknologi, maupun kejuruan, akan mendapat diploma Baccalauréat dan dapat langsung masuk ke perguruan tinggi tanpa ada tes masuk, karena diploma Baccalauréat (Bac) merupakan diploma awal perguruan tinggi.</p>
<p>Menurut Syafsir mekanisme ini telah berjalan sejak tahun 1808 dan sampai saat ini tetap berlaku. Proses evaluasi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi hanya dilakukan melalui seleksi berkas dari para kandidat. Walaupun sudah diterima di perguruan tinggi, masih banyak calon mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang.</p>
<p>Sebagai gambaran, pada 2007 hanya 404.760 atau 77,2 persen  dari 524.300 pemegang diploma Bac yang mendaftar ke perguruan tinggi. Jumlah ini merupakan 54 persen dari kaum muda usia masuk perguruan tinggi Prancis pada tahun tersebut.</p>
<p>Dikatakannya, rendahnya angka pendaftaran ulang ini memberikan peluang kepada mahasiswa asing, termasuk Indonesia, untuk dapat memulai pendidikan tingginya di Prancis sejak tahun pertama di perguruan tinggi.  Di sisi lain, pada sistem pendidikan nasional di Indonesia juga dikenal adanya UN untuk Sekolah Menengah Atas, baik umum maupun kejuruan.</p>
<p>Pembahasan tersebut merupakan salah satu agenda kunjungan Bertrand de Hartingh ke KBRI Paris, yang menjadi kunjungan balasan atas kunjungan Syafsir Akhlus ke Kedutaan Prancis di Jakarta baru baru ini.</p>
<p>Prosedur penerimaan mahasiswa asal Indonesia di perguruan tinggi Prancis, khususnya pada jenjang S1 atau Licence, lebih lanjut akan dibahas di Kementerian Pendidikan Nasional Prancis pada pertemuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.</p>
<p>Syafsir Akhlus mengatakan, pembahasan tersebut difasilitasi Marc Melka, Chef du Département Asie et Afrique Kementerian Pendidikan Nasional Perancis, yang mendampingi Bertrand de Hatingh pada waktu working lunch.  Apabila dicapai kesepakatan, maka lulusan SMA/MA dapat menggunakan hasil UN untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes, ujarnya.</p>
<p>Kemampuan bahasa</p>
<p>Selain hasil Ujian Nasional, salah satu syarat utama lainnya masuk ke perguruan tinggi di Prancis adalah diploma yang menunjukkan kemampuan berbahasa Perancis.</p>
<p>Bertrand de Hartingh yang juga merangkap sebagai Direktur Institut Français Indonesia mengatakan, diploma minimal yang disyaratkan adalah B-2. Untuk itu Institut Français Indonesia melakukan perluasan akses dan jejaring di 10 kota besar di Indonesia agar masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa, dapat lebih mudah belajar Bahasa Perancis dan mengikuti ujian-ujiannya.</p>
<p>Syafsir mengakui kesepakatan ini dapat menunjang kemudahan akses pendidikan yang merupakan salah satu upaya penguatan kerjasama bilateral bidang pendidikan tinggi.</p>
<p>Sumber: Kompas.com, May 12, 2012: 12:19</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/persaingan-kian-ketat-direncanakan-tes-penerimaan-untuk-pt-di-luar-negeri/" rel="bookmark" class="crp_title">Persaingan Kian Ketat; Direncanakan Tes Penerimaan untuk PT di Luar Negeri</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/masih-terbuka-kesempatan-masuk-ptn/" rel="bookmark" class="crp_title">Masih Terbuka Kesempatan Masuk PTN</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/sekolah-kedinasan-kuliah-gratis-dan-sudah-pasti-bekerja/" rel="bookmark" class="crp_title">Sekolah Kedinasan Kuliah Gratis dan Sudah Pasti Bekerja</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/masuk-ptn-makin-berat/" rel="bookmark" class="crp_title">Masuk PTN Makin Berat</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/memperbaiki-akses-ke-perguruan-tinggi-negeri/" rel="bookmark" class="crp_title">Memperbaiki Akses ke Perguruan Tinggi Negeri</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/panitia-antisipasi-membeludaknya-pendaftar/" rel="bookmark" class="crp_title">Panitia Antisipasi Membeludaknya Pendaftar</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengintip Teknologi Sukhoi Superjet 100</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 03:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Sukhoi umumnya dikenal sebagai pesawat tempur canggih kebanggaan Rusia. Namun berbeda dengan Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di pegunungan Salak, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Rencananya, pesawat tersebut bakal di Uji Coba untuk di jual secara komersil kepada beberapa maskapai penerbangan di Indonesia.
Namun naas, pesawat yang sedianya akan dipromosikan untuk diperdagangkan, terjatuh di lereng Gunung Salak. Sekira 40-an orang diperkirakan tewas.
Lalu, apa kecanggihan teknologi yang dimiliki Pesawat pabrikan Rusia yang bermarkas di Moskow itu.
Dikutip dari wikipedia, sukhoi.org, armylookfasion.com, Okezone.com mencoba menelusuri kelebihan teknologi pesawat penumpang Sukhoi SJ 100.
Perusahaan &#8220;Sukhoi Sipil Aircraft&#8221; (SSU), ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sukhoi umumnya dikenal sebagai pesawat tempur canggih kebanggaan Rusia. Namun berbeda dengan Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di pegunungan Salak, Bogor, Jawa Barat, kemarin.</p>
<p><span id="more-1869"></span>Rencananya, pesawat tersebut bakal di Uji Coba untuk di jual secara komersil kepada beberapa maskapai penerbangan di Indonesia.</p>
<p>Namun naas, pesawat yang sedianya akan dipromosikan untuk diperdagangkan, terjatuh di lereng Gunung Salak. Sekira 40-an orang diperkirakan tewas.</p>
<p>Lalu, apa kecanggihan teknologi yang dimiliki Pesawat pabrikan Rusia yang bermarkas di Moskow itu.</p>
<p>Dikutip dari <em>wikipedia</em>,<em> sukhoi.org</em>, <em>armylookfasion.com</em>, <strong>Okezone.com</strong> mencoba menelusuri kelebihan teknologi pesawat penumpang Sukhoi SJ 100.</p>
<p>Perusahaan &#8220;Sukhoi Sipil Aircraft&#8221; (SSU), bagian dari Induk Perusahaan &#8220;Sukhoi&#8221;, dibentuk tahun 2000 untuk menciptakan model baru pesawat sipil. Pesawat Sukhoi sipil ini juga memiliki cabang di lokasi manufaktur utama. Saat ini perusahaan mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan.</p>
<p>Kegiatan utama adalah pengembangan GHS dan pembuatan pesawat terbang sipil, serta pemasaran mereka, penjualan dan layanan purna jual. Saat ini, proyek utama perusahaan adalah keluarga baru dari Rusia pesawat Sukhoi daerah Superjet 100.</p>
<p>Keluarga itu terdiri dari dua pesawat penumpang 75 dan 95 kursi dalam konfigurasi dasar &#8211; SSJ100/75B dan SSJ100/95B &#8211; dan diperpanjang &#8211; SSJ100/75LR, SSJ100/95LR.</p>
<p>Proyek Sukhoi Superjet 100 ini sendiri merupakan kerjasama antara Sukhoi dengan Alenia Aeronautica, sebuah perusahaan penerbangan Italia yang merupakan anak perusahaan raksasa industri penerbangan dan pertahanan, Finmeccanica.</p>
<p>Sukhoi Superjet 100 solusi terbaik mengintegrasikan pesawat modern. Direncanakan akan disertifikasi baik oleh Rusia dan standar internasional.</p>
<p>Seperti diketahui, karakteristik teknis dan operasional Sukhoi Superjet 100, memberikan keunggulan kompetitif dan potensi ekspor yang tinggi dari produk.</p>
<p>Volume pasar untuk pesawat dari 1040 pesawat dihargai hingga 2027, sementara permintaan yang diproyeksikan untuk pesawat kelas ini pesawat mencapai 6100-2027</p>
<p>Pesawat Sukhoi Superjet 100 ini sendiri merupakan pesawat terbaru buatan Rusia. Spesifikasi Mesin Sukoi Super jet Pesawat ini sendiri didukung mesin SaM146 turbofan baru dan dikembangkan oleh PowerJet ini merupakan satu-satunya jenis pesawat komersil yang dibuat oleh Sukhoi.</p>
<p>Dari segi kapasitas, pesawat ini dibagi menjadi dua jenis, yakni kapasitas, 70 orang dan 98 orang. Adapun Jarak tempuh yang dapat dicapai Sukhoi Superjet 100 kapasitas 98 kursi adalah 3.279 kilometer dan 4.620 kilometer untuk versi Superjet 100-95LR.</p>
<p>Kecepatan maksimal pesawat yang diproduksi perdana pada 2007 itu adalah 0,81 mach (992,29 kilometer per jam) dengan ketinggian terbang maksimum 12,5 kilometer. Sedangkan berat maksimum yang dapat ditahan ketika ‘take-off’ 38.8 ton, 35 ton ketika mendarat, dan berat kosong 9,13 ton.</p>
<p>Pesawat Sukhoi komersial terbaru ini melakukan terbang perdana pada 19 Mei 2008. Pesawat ini memiliki dimensi panjang 26,44 meter, tinggi 10,283 meter, dan lebar sayap 27,80 meter.  Pesawat yang dikendalikan oleh dua pilot itu membutuhkan landasan dengan lebar 1,803 kilometer untuk terbang.</p>
<p>Khusus untuk Desain Interior dalam Pesawat Sukhoi Superjet 100, kabin pesawat superjet 100 kelas bisnis terdiri dari empat kursi dalam satu baris dan kelas ekonomi terdiri dari lima kursi dalam satu baris. Dimensi lebar kabin pesawat 127,48 inci (3,22 meter), ketinggian kabin 2,12 meter, dan jarak lebar antar kursi 18,31 inci (0,47 meter).</p>
<p>Pesawat Terbang Sukhoi Superjet 100 Spesifikasi dan Teknologi memiliki fitur sistem kontrol elektronik ‘fly-by-wire’ yang dapat menambah dan mengurangi gigi untuk pendaratan, selain sistem rem sebagai kestabilan pesawat ketika mehanan berat.</p>
<p>Penerbangan komersial pertama dengan pesawat ini dilakukan sekitar bulan April 2011 oleh Armavia dan menyusul Aeroflot di tahun yang sama.</p>
<p><strong>Berikut Supplier Pesawat Sukhoi Superjet 100</strong></p>
<p>Avionics : Thales<br />
Control Systems : Liebherr<br />
Environmental control system : Liebherr<br />
Landing gear : Messier Dowty<br />
Fuel System : Intertechnique (Zodiac)<br />
Interior : B/E Aerospace<br />
Fire protection sytem : Autronics (Curtiss Wright)<br />
Oxygen system : B/E Aerospace<br />
APU : Honewell<br />
Crew seats : Ipaco<br />
Hydraulic system : Parker <strong>(fmh-Amril Amarullah &#8211; Okezone)</strong></p>
<p>Sumber: Okezone, 10 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<h2>Sukhoi Superjet 100 yang hilang kontak dirancang dengan dukungan kekuatan dua mesin</h2>
<p>Pada Juni 2001, Sukhoi Civil Aircraft Company (AVPK Sukhoi) mengumumkan program Russian Regional Jet (RRJ). Russian Aviation, Agensi Angkasa Rosaviakosmos, dan Perusahaan Boeing bersatu membangun dan memasarkan Jet Regional Rusia dan Sukhoi. Ilyushin dan Boeing secara formal menandatangani kesepakatan pada Juli 2001.</p>
<p>Ilyushin bertanggung jawab pada sertifikasi pesawat. Boeing menangani pamasaran, termasuk penjualan. Layanan servis dukungan seperti logistik operasional, perawatan, dan suku cadang juga ditangani Boeing. Pesawat ini pun diberi nama Sukhoi Superjet 100 pada Juli 2006.</p>
<p><strong>Penerbangan Pertama</strong></p>
<p>Superjet 100 dengan kapasitas 95 kursi ini digulirkan September 2007 di pabrik perakitan KnAAPO di Komsolmosk-on-Amur, Siberia, Rusia. Penerbangan pertama terjadi pada Mei 2008.</p>
<p>Pesawat kedua menjalani tes penerbangan pertama pada Desember 2008. Pesawat ketiga pada Juli 2009.</p>
<p>Pada 10 Desember 2009, pesawat ini mulai pengujian ketinggian dan sukses menjalaninya pada 23 September 2009. Pesawat ini pun meraih sertifikasi Rusia awal April 2009 dan menerima sertifikasi resmi dari Komite Penerbangan Interstate Aviation Rusia pada Februari 2011.</p>
<p><strong>Desain</strong></p>
<p>Anggota Sukhoi Holding, Novosibirsk Aircraft Production Association (NAPO) memproduksi 40 persen dari bagian RRJ. Mereka menangani bagian hidung, permukaan ekor vertikal dan horizontal, serta unit daya tambahan.</p>
<p>Para Komsomolsk-on-Amur Aircraft Production Association (KnAAPO) selaku anggota Sukhoi Holding membuat sayap belakang. Perakitan final RRJ berlangsung di Komsomolsk-on-Amur.</p>
<p>Superjet 100 telah memenuhi syarat tingkat kebisingan darat yang diatur standardisasi ICAO Bab 4 dan FAR 34 Bagian 4.</p>
<p>Pada Maret 2005, perusahaan Sogitech dari Perancis dan Pesawat Penerbangan Sipil Sukhoi sepakat menandatangani pengembangan spesifikasi untuk membuat publikasi interaktif teknis elektronik dalam rangka mendukung layanan purna jual.</p>
<p>Dek dan perangkat avionik disuplai oleh Thales. Dek penerbangan sama dengan desain pesawat Airbus A380. Perangkat avionik termasuk tampilan kokpit, komunikasi, navigasi, dan sistem pengamatan juga disiapkan Thales mulai Juni 2005.</p>
<p>CMC Electronics menjadi pemasok sistem manajemen penerbangan CMA-9000. Leibherr Aerospace, yang berbasis di Toulouse, Perancis dan Pusat Desain Voscod di Rusia bertanggung jawab atas sistem pengendalian penerbangan RRJ. Leibherr juga mengembangkan kontrol udara dan sistem pendingin.<br />
<strong><br />
Dua Mesin </strong></p>
<p>Menurut laman <em>Aerospace-technology.com</em>, Superjet 100 didukung dua mesin di bawah pesawat. Snecma Moteurs dan NPO Saturn telah mendirikan perusahaan patungan, Powerjet untuk menghasilkan mesin turbofan SaM146. Setiap mesin ini mendapat nilai 62kN hingga 71kN.</p>
<p>Mesin juga dilengkapi dengan otoritas kontrol digital elektronik penuh (Full Authority Digital Electronic Control atau FADEC) dari Snecma. Sistem mesin bertekanan rendah dikembangkan oleh NPO Saturn.</p>
<p>Institut Riset Penerbangan Gromov menandatangani perjanjian dengan Snecma Moteurs untuk mengembangkan mesin uji Ilyushin Il-76 untuk mesin kipas turbo SaM146. Uji terbang untuk mesin dimulai pada Desember 2007.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img id="154395" title="Thales Membangun Kokpit Sukhoi Superjet 100" src="http://media.vivanews.com/images/2012/05/10/154395_thales-membangun-kokpit-sukhoi-superjet-100.jpg" alt="Thales Membangun Kokpit Sukhoi Superjet 100" width="415" height="309" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tenaga Pesawat</strong></p>
<p>Perusahaan berbasis di Perancis, Intertechnique memasok sistem pengisian bahan bakar. Pesawat ini memiliki kapasitas bahan bakar 13.135 liter (10.600 kg).</p>
<p>Pasokan daya tambahan pesawat dirancang Honeywell dan MMPP Salyut. Pesawat ini juga dilengkapi sistem listrik Hamilton Sundstrand dan penekan api Wright Curtiss.<br />
<strong><br />
Perangkat Pendaratan</strong></p>
<p>Superjet 100 mendapat perlengkapan perangkat pendaratan roda gigi kembar tipe roda tiga. Sistem pengereman Sukhoi, roda Goodrich, dan rem juga telah disiapkan oleh Messier-Dowty. Empat roda ditawarkan sebagai pilihan untuk unit roda pendaratan utama.</p>
<p>Kendati didukung teknologi canggih, pesawat Sukhoi Superjet 100 hilang kontak Rabu 9 Mei 2012 sekitar pukul 14.50 WIB di Indonesia. Jenis pesawat yang hilang itu yakni Sukhoi 100 FN RA36801.</p>
<p>Karlina Octaviany</p>
<p>Sumber: VivaNews.com, 10 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<h1>Karakteristik Sukhoi Superjet 100</h1>
<div>Tribunnews.com &#8211; Rabu, 9 Mei 2012 18:38 WIB</div>
<p>Pesawat ini merupakan salah satu pesawat terbaru di Rusia dan merupakan pesawat penumpang Rusia pertama yang dikembangkan pasca bubarnya Uni Soviet .</p>
<p>Pesawat ini ditujukan untuk menggantikan Tupolev Tu-134 dan Yakovlev Yak-42 peninggalan Soviet yang sudah tua dan sering mengalami kecelakaan.</p>
<p>Di pasar global, Superjet 100 berkompetisi dengan seri pesawat regional Bombardier CRJ dan Embraer E-Jets serta Antonov An-148. Proyek Superjet 100 didukung sepenuhnya oleh pemerintah Rusia dan dikatakan sebagai salah satu proyek nasional terpenting.</p>
<p>Sukhoi Superjet 100 pertama kali mengudara pada 2011 Pengguna pertamanya adalah maskapai penerbangan nasional Armenia, yang membeli sebanyak 4 unit. Aeroflot, maskapai penerbangan nasional Rusia memesan sebanyak 50 unit, tiga diantaranya sudah masuk dinas.</p>
<p>Di Indonesia, pesawat ini telah dipesan Kartika Airlines sebanyak 15 unit, dan Sky Aviation, juga sebanyak 15 unit.</p>
<p>Mesin SaM146, dikembangkan oleh Powerjet, sebuah joint venture antara NPO Saturn Rusia dan Snecma Perancis.</p>
<p>Pesawat ini mulai diproduksi pada tahun 2007. Hingga saat ini jumlah produksinya adalah 6.<br />
Perancangannya dimulai mulai tahun 2000 oleh Sukhoi dengan dukungan perusahaan kedirgantaraan Barat seperti Boeing sebagai konsultan proyek, Alenia Aeronautica sebagai partner strategis. Snecma sebagai risk-sharing partner, dan berbagai perusahaan lainnya seperti Thales sebagai penyedia paket avionik.</p>
<p>Pesawat ini telah disertifikasi laik terbang oleh Komite Penerbangan Antarnegara pada 3 Februari 2011 dan diharapkan sertifikasi Uni Eropa segera menyusul.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<div>
<h1>Sukhoi Versi Penumpang Sipil Segera Mengudara di Indonesia</h1>
</div>
<div>Republika, Selasa, 08 Mei 2012, 17:54 WIB</div>
<p>Perusahaan pembuat pesawat tempur asal Rusia, Sukhoi, akan memamerkan pesawat penumpang pertama yang bernama Sukhoi Superjet 100 di Jakarta, Rabu (9/5).</p>
<p>Demonstrasi penerbangan Pesawat Sukhoi Superjet 100 atau disingkat SSJ-100, akan dilakukan di hadapan sejumlah perwakilan dari Kementerian Perhubungan, perusahaan maskapai penerbangan nasional, dan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, demikian pernyataan pers Kedubes Rusia di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Selain di Jakarta, SSJ-100 juga akan dipamerkan di Kazakhstan, Pakistan, Myanmar, Laos, dan Vietnam.</p>
<p>SSJ-100 adalah pesawat penumpang pertama yang dikembangkan oleh Sukhoi, yang biasa memproduksi pesawat tempur militer. Pesawat yang berkapasitas 98 penumpang itu dirancang untuk dapat dioperasikan pada jarak 3.048 km (versi dasar) dan pada jarak 4.578 km (versi jarak jauh) dengan ketinggian hingga 12.200 meter.</p>
<p>Pesawat tersebut mengudara untuk pertama kalinya pada bulan Mei 2008, kemudian pada bulan Januari 2011 telah memperoleh sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Rusia (IAC AR). SSJ-100 juga telah mendapat sertifikat dari Agen Keamanan Penerbangan Eropa pada bulan Februari.</p>
<p>Serial pertama pesawat penumpang tersebut telah dibeli oleh maskapai penerbangan nasional Armenia, Armavi, pada bulan April 2011.</p>
<p>Sementara di Indonesia, perusahaan penerbangan domestik Kartika Airlines telah memesan 15 pesawat SSJ-100 pada tahun 2011. Perusahaan penerbangan regional Sky Aviation juga telah membeli 12 armada SSJ-100 dengan total perdagangan sebesar 380,4 juta dolar AS (Rp3,5 triliun).</p>
<p>Pesawat Sukhoi Superjet 100 mulai dirancang pada tahun 2000, dan diproduksi tujuh tahun kemudian oleh Sukhoi.</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/n219-pesawat-untuk-landasan-pendek/" rel="bookmark" class="crp_title">N219, Pesawat untuk Landasan Pendek</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pesawat-roket-baru-eads-tempuh-paris-tokyo-dalam-25-jam/" rel="bookmark" class="crp_title">Pesawat Roket Baru EADS, Tempuh Paris-Tokyo dalam 2,5 Jam</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/" rel="bookmark" class="crp_title">Musibah Sukhoi Jadi Tempat Pengabdian Pria Ini&#8230;</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/penerbangan-dan-letusan-gunung-berapi-dari-galunggung-hingga-merapi/" rel="bookmark" class="crp_title">Penerbangan dan Letusan Gunung Berapi; Dari Galunggung hingga Merapi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/dari-musibah-pesawat-presiden-kaczynski/" rel="bookmark" class="crp_title">Dari Musibah Pesawat Presiden Kaczynski</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/penerbangan-dan-radar-bandara/" rel="bookmark" class="crp_title">Penerbangan dan Radar Bandara</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Ambang Krisis Energi Nasional</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/di-ambang-krisis-energi-nasional/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/di-ambang-krisis-energi-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 03:23:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1866</guid>
		<description><![CDATA[PEMERINTAH Indonesia telah melakukan beberapa usaha guna mengatasi krisis energi nasional. Di antaranya dengan mengeluarkan kebijakan sebagai landasan untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas penyediaan energi ke depan.
Lahirlah kebijakan energi mix, dengan komposisi batu bara 32,7 %, gas bumi 30,6%, minyak bumi 26,2%, PLTA 2,4%, panas bumi 3,8% dan lainnya 4,4%. Tidak hanya itu, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Penghematan Energi. Di samping itu, PLN juga membuat kebijakan tarif berdasar reward and punishment. Yakni, bagi yang mampu menghemat listrik akan didiskon dan bagi yang melampui dari ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEMERINTAH Indonesia telah melakukan beberapa usaha guna mengatasi krisis energi nasional. Di antaranya dengan mengeluarkan kebijakan sebagai landasan untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas penyediaan energi ke depan.</p>
<p><span id="more-1866"></span>Lahirlah kebijakan energi mix, dengan komposisi batu bara 32,7 %, gas bumi 30,6%, minyak bumi 26,2%, PLTA 2,4%, panas bumi 3,8% dan lainnya 4,4%. Tidak hanya itu, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Penghematan Energi. Di samping itu, PLN juga membuat kebijakan tarif berdasar reward and punishment. Yakni, bagi yang mampu menghemat listrik akan didiskon dan bagi yang melampui dari yang ditetapkan akan dikenai pembayaran yang lebih.</p>
<p>Dalam rangka penghematan pula, PLN telah mendistribusikan lampu hemat energi dengan asumsi ketika pelanggan menggunakan lampu yang diberikan oleh PLN, maka akan menghemat energi secara nasional.</p>
<p>Walaupun berbagai macam usaha telah dilakukan, namun efek krisis energi ini masih sangat dirasakan oleh masyarakat. Ketergantungan kita terhadap energi dari bahan bakar fosil akan menjadi ancaman bagi kita sendiri. Antara lain, semakin menipisnya sumber-sumber minyak bumi jika tidak ditemukan sumber minyak yang baru, meningkatnya polusi (CO2) yang dihasilkan dari penggunaan energi dari bahan bakar fosil tersebut sehingga akan memicu efek rumah kaca.</p>
<p>Sebenarnya di Indonesia memiliki potensi sumber energi terbarukan dalam jumlah besar. Beberapa di antaranya bisa segera diterapkan di Tanah Air, seperti bioetanol sebagai pengganti bensin, biodiesel untuk pengganti solar, tenaga panas bumi, mikrohidro, tenaga surya, tenaga angin, bahkan sampah/limbah pun bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Bioetanol sebagai pengganti bensin, dapat diproduksi dari tumbuh-tumbuhan seperti tebu, singkong, ubi, dan jagung yang dapat dengan mudah dikembangkan di negara kita. Salah satu keunggulan dari bioetanol ini adalah tingkat polusi yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil.</p>
<p>Mudah Diperoleh</p>
<p>Biodiesel yang berasal dari minyak tanaman, seperti kelapa sawit, jarak, kelapa, dan lain-lain, juga dengan mudah diperoleh di Indonesia.  Kedua bahan energi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar fosil. Tetapi kendala yang utama adalah bagaimana membangun rantai produksi energi tersebut mulai dari petani sebagai pelaku utama dalam penyediaan bahan baku sampai ke distribusi energi yang dihasilkan. Ketersediaan dan keberlanjutannya jangan sampai mengganggu produksi pertanian kita.</p>
<p>Panas Bumi</p>
<p>Sebagai negara yang terletak di daerah ring of fire, Indonesia memiliki sumber energi panas bumi yang melimpah, tetapi saat ini baru sebagian kecil yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Untuk daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau oleh jaringan listrik, maka dapat menggunakan energi dari matahari. Solar Home System (SHS) adalah modul sel surya yang digunakan untuk satu rumah dengan daya kecil. Untuk sementara, SHS ini dapat meningkatkan rasio elektrifikasi.</p>
<p>Tetapi pendampingan harus selalu dilakukan agar program ini tidak hanya sebatas gebrakan awal dan selanjutnya masyarakat tidak dapat melakukan perawatan secara mandiri.</p>
<p>Dari sisi ekonomi, SHS termasuk mahal terutama dalam perawatan, karena umur baterai yang tidak telalu lama dan harganya yang masih tinggi.</p>
<p>Mikrohidro merupakan sumber energi yang menarik dan murah. Meskipun daya yang dibangkitkan tidak terlalu besar, tetapi mikrohidro ini termasuk sumber energi yang ramah lingkungan. Tidak terlalu besar lahan yang dibutuhkan, tetapi cukup aliran air yang memiliki perbedaan ketinggian tertentu agar dapat membangkitkan energi listrik. Mikrohidro ini sangat cocok untuk daerah pedesaan yang terdapat sumber aliran air dan jauh dari jangkauan jaringan listrik.</p>
<p>Hampir semua sumber energi tersebut sudah diterapkan, meskipun dalam skala sangat kecil dan belum mampu menggantikan energi dari bahan bakar fosil. Beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengatasi krisis energi ini antara lain, perlu dibangun kepedulian masyarakat akan pentingnya energi dan terbatasnya sumber sumbernya, sehingga dalam memanfaatkan dapat dilakukan secara efisien.</p>
<p>Lebih Murah</p>
<p>Dalam jangka pendek, selain penghematan, maka perlu dibangun pembangkit energi yang lebih murah dan dengan cepat dapat segera digunakan, seperti PLTU dari batu bara ataupun dari gas. Tetapi yang perlu diperhatikan dalam penggunaan batu bara adalah bagaimana menurunkan tingkat emisi yang dihasilkan dari batu bara tersebut. Penerapan clean coal technology perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan emisi yang merugikan masyarakat.</p>
<p>Juga potensi panas bumi di Indonesia harus digali dan diberdayakan juga untuk kontribusi energi nasional. Untuk jangka panjang, maka perlu diusahakan pencarian sumber- sumber energi baru dan mengintensifkan penggunaannya, termasuk dalam bidang transportasi, karena saat ini konsumsi bahan bakar untuk transportasi sangat tinggi.</p>
<p>Riset terkait konsep hidrogen economy perlu digalakkan menuju konversi energi yang bebas emisi. Kepedulian masyarakat terkait dengan penghematan listrik dan pemerintah terkait dengan kebijakan energi nasional yang taktis dan bertanggung jawab harus segera dibangun secara bersama agar krisis energi ini segera teratasi. (24)</p>
<p>Agung Prihantoro, penulis lepas, pemerhati masalah energi</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 30 April 2012</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/konservasi-lebih-hemat-dibanding-konversi-nabati/" rel="bookmark" class="crp_title">Konservasi Lebih Hemat Dibanding Konversi Nabati</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/bppt-anugerahi-gelar-arifin-panigoro/" rel="bookmark" class="crp_title">BPPT Anugerahi Gelar Arifin Panigoro</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/harga-listrik-pltp-di-daerah-terpencil-dinegosiasikan/" rel="bookmark" class="crp_title">Harga Listrik PLTP di Daerah Terpencil Dinegosiasikan</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/panas-bumi-juga-terganjal-harga/" rel="bookmark" class="crp_title">Panas Bumi Juga Terganjal Harga</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/lipi-kembangkan-bioetanol-generasi-kedua/" rel="bookmark" class="crp_title">LIPI kembangkan bioetanol generasi kedua</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kebun-energi-jamin-ketersediaan-biofuel/" rel="bookmark" class="crp_title">Kebun Energi Jamin Ketersediaan Biofuel</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/di-ambang-krisis-energi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

