<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rumahpengetahuan.web.id &#187; Berita</title>
	<atom:link href="http://rumahpengetahuan.web.id/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahpengetahuan.web.id</link>
	<description>...ilmu pengetahuan untuk rakyat...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 02:29:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Musibah Sukhoi Jadi Tempat Pengabdian Pria Ini&#8230;</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 02:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1907</guid>
		<description><![CDATA[Musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu, mengejutkan dunia internasional. Sejumlah pihak seperti tim evakuasi, ahli forensik, dan ahli-ahli lainnya diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut.
&#8220;Yang jelas ini adalah pengabdian. Bagaimana empati kita untuk bisa mengidentifikasi. Kita juga berharap musibah ini kan tidak akan terjadi lagi,&#8221; ujar Kombes Triawan Marsudi kepada Kompas.com di sela-sela kesibukannya mengidentifikasi jasad korban di RS Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).
Triawan adalah salah seorang yang tergabung dalam tim bertaraf internasional bernama Disaster Victim Identification (DVI). Sehari-hari, pria tiga ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012) lalu, mengejutkan dunia internasional. Sejumlah pihak seperti tim evakuasi, ahli forensik, dan ahli-ahli lainnya diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut.</p>
<p><span id="more-1907"></span>&#8220;Yang jelas ini adalah pengabdian. Bagaimana empati kita untuk bisa mengidentifikasi. Kita juga berharap musibah ini kan tidak akan terjadi lagi,&#8221; ujar Kombes Triawan Marsudi kepada <em>Kompas.com</em> di sela-sela kesibukannya mengidentifikasi jasad korban di RS Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jumat (18/5/2012).</p>
<p>Triawan adalah salah seorang yang tergabung dalam tim bertaraf internasional bernama Disaster Victim Identification (DVI). Sehari-hari, pria tiga anak tersebut merupakan dokter gigi sekaligus Kepala Laboratorium dan Klinik Odontologi Mabes Polri.</p>
<p>Mendapat tugas untuk mengidentifikasi bagian tubuh korban melalui ilmu yang dimilikinya mengenai gigi geligi bukan dianggapnya sebatas pekerjaan. &#8220;Sebagai manusia ya, tapi kan tugas kan enggak ada rasa ngeri atau apa, artinya padamu negeri jiwa raga kami,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sebagai tim yang profesional dan dituntut bekerja akurat dalam mencocokkan jasad korban Sukhoi, hal tersebut justru menjadi cambuk dalam diri serta tim lainnya untuk mengerahkan seluruh ilmu yang dimiliki. &#8220;DVI kan internasional, kalau merilis satu benar-benar harus tak terbantahkan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Hari ini merupakan hari ketujuh ia bekerja sejak Sabtu (12/5/2012) lalu, jasad korban pesawat berbendera Rusia tersebut dievakuasi lewat jalur udara ke Jakarta. Namun, sebagai abdi negara, pria yang berkecimpung di kedokteran kepolisian sejak tahun 1989 ini mengaku rela menanggalkan perasaan rindu anak dan istri di rumah, bahkan bekerja lebih dari 12 jam seharinya.</p>
<p>&#8220;Kalau orang Jawa itu ada istilah belahan jiwa, apa yang dialami suami, istri harus tahu, itu risiko, apalagi ditinggal-tinggal, sudah biasa,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, posisi yang diembannya saat ini tidaklah diraih dengan mudah, tetapi lewat perjuangan. Masih teringat jelas di benaknya setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga tahun 1998, setahun kemudian hingga tahun 2000 ia harus bertugas di Papua dalam misi di daerah operasi militer.</p>
<p>Tahun 2003/2004, ia pindah ke Lampung dan bergabung dalam Operasi Tegak Rencong di bumi Aceh. Sebelum pindah ke Jakarta, pria 49 tahun ini mengabdi di Ternate, Maluku, serta Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Ia berharap pengabdian dan ketulusannya membantu keluarga korban pesawat naas tersebut mampu dibalas dengan perasaan puas atas kerjanya selama ini. &#8220;Mudah-mudahan dengan disiplin ilmu kedokteran yang dimiliki Polri dapat membantu memberikan identifikasi yang maksimal sehingga keluarga bisa segera dapat jenazah keluarganya,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Hingga kini, tim forensik gabungan tersebut telah berhasil mengidentifikasi 15 jasad yang terdiri dari 13 warga negara Indonesia dan 2 orang warga negara asing, yang mana 10 berjenis kelamin laki-laki dan 5 orang perempuan.</p>
<div>Fabian Januarius Kuwado | I Made Asdhiana |</div>
<div></div>
<div>Sumber: Kompas, Sabtu, 19 Mei 2012 | 06:03 WIB</div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ingin-wujudkan-barcode-manusia-bisa-membayar-ala-kartu-kredit/" rel="bookmark" class="crp_title">Ingin Wujudkan &#8216;Barcode&#8217; Manusia, Bisa Membayar ala Kartu Kredit</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengintip Teknologi Sukhoi Superjet 100</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/petir-menewaskan-piki/" rel="bookmark" class="crp_title">Petir Menewaskan Piki</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengapa-alumni-s-2-jadi-pencuri-rumah-mewah/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Alumni S-2 Jadi Pencuri Rumah Mewah?</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/dr-endang-kustiowati-dokter-saraf-yang-rela-dibayar-dengan-pisang/" rel="bookmark" class="crp_title">dr Endang Kustiowati, Dokter Saraf yang Rela Dibayar dengan Pisang</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/gara-gara-kena-gempa-yudhi-hernawan-ciptakan-alat-seismik-portabel/" rel="bookmark" class="crp_title">Gara-gara Kena Gempa, Yudhi Hernawan Ciptakan Alat Seismik Portabel</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perguruan Tinggi Negeri Terus Ditambah</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 02:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1904</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri, untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi.
Penambahan perguruan tinggi milik pemerintah ini, dilakukan baik dengan membangun perguruan tinggi baru maupun mengkonversi perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri.
&#8220;Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. Saat ini masih sekitar 26 persen, nanti mau ditingkatkan menjadi 33 persen. Jadi, butuh tambahan kampus baik dari pemerintah maupun swasta,&#8221; kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, Kamis (17/5/2012) di Jakarta.
Nuh mengatakan, perubahan PTS menjadi PTN dimungkinkan. Pengadaan PTN di suatu wilayah didasarkan pada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri, untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi.</p>
<p><span id="more-1904"></span>Penambahan perguruan tinggi milik pemerintah ini, dilakukan baik dengan membangun perguruan tinggi baru maupun mengkonversi perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri.</p>
<p>&#8220;Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. Saat ini masih sekitar 26 persen, nanti mau ditingkatkan menjadi 33 persen. Jadi, butuh tambahan kampus baik dari pemerintah maupun swasta,&#8221; kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, Kamis (17/5/2012) di Jakarta.</p>
<p>Nuh mengatakan, perubahan PTS menjadi PTN dimungkinkan. Pengadaan PTN di suatu wilayah didasarkan pada pertimbangan jumlah populasi, posisi geografis, dan kepentingan dari program studi untuk mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>Dalam kaitan untuk pengembangan program studi yang dibutuhkan bangsa, kata Nuh, pemerintah akan membuka dua institut teknologi baru yakni Institut Teknologi Sumatra dan Institut Teknologi Kalimantan.</p>
<p>Pembukaan PTN baru ini, untuk menyediakan sumber daya manusia di bidang teknik dan teknologi yang masih kurang, padahal dibutuhkan bangsa ini untuk mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>Menanggapi usulan soal penegerian Universitas Pancasila, Nuh mengatakan masih harus dibahas lebih lanjut. Namun pemerintah berkomitmen untuk mendukung Universitas Pancasila yang telah lama mengembangkan Pusat Studi Pancasila.</p>
<p>Menurut Nuh, PTN di Jakarta tidak hanya bisa dilihat untuk kebutuhan warga Jakarta saja. Keberadaan PTN di ibu kota ini juga harus memperhitungkan daya tampung bagi populasi kota Bogor, Tangerang, dan Depok yang bertetangga dengan Jakarta.</p>
<p>Ester Lince Napitupulu</p>
<p>Sumber: Kompas, May 17, 2012: 6:48 PM</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kedaluwarsa-2-788-prodi-perguruan-tinggi/" rel="bookmark" class="crp_title">Kedaluwarsa, 2.788 Prodi Perguruan Tinggi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/baru-78-perguruan-tinggi-lolos/" rel="bookmark" class="crp_title">Baru 78 Perguruan Tinggi Lolos</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pendidikan-program-doktor-s-3-di-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">Pendidikan Program Doktor (S-3) di Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/ui-itb-dan-ugm-kecipratan-proyek-jembatan-selat-sunda/" rel="bookmark" class="crp_title">UI, ITB, dan UGM &#8216;Kecipratan&#8217; Proyek Jembatan Selat Sunda</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/" rel="bookmark" class="crp_title">Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/hanya-dua-jurnal-ilmiah-berakreditasi-a/" rel="bookmark" class="crp_title">Hanya Dua, Jurnal Ilmiah Berakreditasi A</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/perguruan-tinggi-negeri-terus-ditambah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft Umumkan Pemenang Imagine Cup 2012</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 06:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1896</guid>
		<description><![CDATA[Microsoft telah mengumumkan ajang kompetisi tahunan terbesar tingkat dunia di bidang teknologi informasi, Imagine Cup 2012. Pemenang utamanya akan langsung diberangkatkan ke Sydney Australia untuk bertarung di tingkat global.
Corporate Vice President Developer and Platform Evangelism Microsoft, Walid Abu Hadba menjelaskan ajang ini bertujuan mengajak seluruh pelajar dan mahasiswa di tingkat dunia untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia.
&#8220;Salah satunya dengan menciptakan inovasi teknologi yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia,&#8221; kata Walid selepas konferensi pers Final Imagine Cup 2012 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (15/5/2012).
Untuk tahun ini, Imagine ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Microsoft telah mengumumkan ajang kompetisi tahunan terbesar tingkat dunia di bidang teknologi informasi, Imagine Cup 2012. Pemenang utamanya akan langsung diberangkatkan ke Sydney Australia untuk bertarung di tingkat global.</p>
<p><span id="more-1896"></span>Corporate Vice President Developer and Platform Evangelism Microsoft, Walid Abu Hadba menjelaskan ajang ini bertujuan mengajak seluruh pelajar dan mahasiswa di tingkat dunia untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan dunia.</p>
<p>&#8220;Salah satunya dengan menciptakan inovasi teknologi yang dapat membawa perubahan positif bagi dunia,&#8221; kata Walid selepas konferensi pers Final Imagine Cup 2012 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (15/5/2012).</p>
<p>Untuk tahun ini, Imagine Cup mengangkat tema &#8220;Imagine A World Where Technology Helps Solve Toughest Problems&#8221;. Intinya, bagaimana teknologi dapat menginspirasi solusi inovatif untuk diaplikasikan di masyarakat. Hal ini juga sekaligus menjadi jawaban atas tantangan untuk mencapai Millenium Development Goals (MDGs).</p>
<p>Di Imagine Cup khususnya di Indonesia tahun ini, tercatat ada 440 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia. Pada 10 April 2012 lalu, panitia telah memilih 10 besar semi finalis dan dikerucutkan menjadi 4 karya yang masuk dalam babak final.</p>
<p>Pemenang ajang ini akan berangkat ke Imagine Cup 2012 Worldwide Final pada Juli 2012 ke Sydney Australia. Pada ajang tersebut akan ada 300.000 partisipan yang mewakili 9 kategori kompetisi.</p>
<p>&#8220;Ajang ini mulai dari tahun 2002 dan sudah ada 190 negara berpartisipasi. Kami juga menyediakan uang tunai dan dana hibah untuk ajang ini sebesar 1,75 juta dollar AS,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berikut pemenang Imagine Cup 2012:<br />
<strong>1. Tim Malabar (Institut Teknologi Telkom dan Institut Teknologi Bandung)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Brainstat, yaitu aplikasi untuk memantau kondisi pengemudi layanan transportasi dari aktivitas gelombang otaknya.</p>
<p>Brainstat akan memantau tingkat kondisi fisik, fokus, mengantuk, konsentrasi, kesadaran dan stres. Brainstat akan memberikan peringatan dini bagi pengemudi, penumpang dan juga jika pengemudi mungkin bisa mengalami masalah selama perjalanan</p>
<p>Tim Malabar memperoleh pemenang pertama sekaligus mendapat uang Rp 15 juta dari Microsoft dan berangkat ke Sydney Australia.</p>
<p><strong>2. Tim Antasena (Universitas Gajah Mada Yogyakarta)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Lexipal, solusi untuk meminimalisir efek Dyslexia dan kesulitan membaca yang tidak terdeteksi dengan melakukan deteksi dini, serta untuk menyelenggarakan <em>treatment</em> yang lebih atraktif, menyenangkan dan natural untuk mengurangi stres penderita.</p>
<p>Tim ini memperoleh pemenang kedua Imagine Cup 2012 dan memperoleh dana sebesar Rp 10 juta.</p>
<p><strong>3. Tim Quaternion (Universitas Indonesia Jakarta)</strong><br />
Tim ini membuat aplikasi Project RedHub, yaitu sistem integrasi yang meliputi kebutuhan tiga pihak, yaitu penerima, donor dan lembaga kesehatan (rumah sakit atau pusat daerah).</p>
<p>Aplikasi ini mengintegrasikan informasi persediaan darah dan distribusi di setiap pusat darah. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur media sosial yang dapat menghubungkan langsung pendonor dan penerima donor yang membutuhkan apabila terjadi kebutuhan sewaktu-waktu.</p>
<p>Tim ini memperoleh pemenang ketiga Imagine Cup 2012 dan memperoleh hadiah sebesar Rp 5 juta.</p>
<div>Didik Purwanto | Reza Wahyudi |</div>
<div></div>
<div>Sumber: Kompas, Selasa, 15 Mei 2012 | 16:48 WIB</div>
<div></div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-peneliti-perempuan-menangi-penghargaan/" rel="bookmark" class="crp_title">Tiga Peneliti Perempuan Menangi Penghargaan</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/51-universitas-ikuti-kontes-robot-se-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">51 Universitas Ikuti Kontes Robot Se-Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/aplikasi-strategi-sekaligus-model-bisnis-baru/" rel="bookmark" class="crp_title">Aplikasi, Strategi Sekaligus Model Bisnis Baru</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kontes-robot-nasional-ditantang-ciptakan-robot-aplikatif/" rel="bookmark" class="crp_title">Kontes Robot Nasional : Ditantang Ciptakan Robot Aplikatif</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/200-robot-bersaing-dipilih-yang-terbaik/" rel="bookmark" class="crp_title">200 Robot Bersaing Dipilih yang Terbaik</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/olimpiade-sains-indonesia-rebut-tiga-medali-emas/" rel="bookmark" class="crp_title">Olimpiade Sains; Indonesia Rebut Tiga Medali Emas</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/microsoft-umumkan-pemenang-imagine-cup-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Siswa SD Sukses Ciptakan Robot Bola</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:45:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1884</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu penampilan lucu yang ditampilkan tiga siswa dari SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dalam “theater robot’ di UMM Dome, Sabtu (12/5/2012) sore tadi .
Mereka menampilkan tiga robot otomatis bermain bola. Tiga robot itu diciptakan tiga siswa kelas V yakni Hilmi Teko (10), Fairuz Azhar (11), dan Muhammad Hafiz (11).
Ketiga robot itu diberinama NXT. Dua robot berperan sebagai penendang dan satunya sebagai penjaga gawang. Mereka pun menamakan timnya dengan sebutan ‘lego teater’.
Di atas panggung, ribuan mata penonton memperhatikan gaya mereka menjalankan tiga robotnya itu. Berkostum pemain sepak bola, ketiganya turut menginstruksikan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada satu penampilan lucu yang ditampilkan tiga siswa dari SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dalam “theater robot’ di UMM Dome, Sabtu (12/5/2012) sore tadi .</p>
<p><span id="more-1884"></span>Mereka menampilkan tiga robot otomatis bermain bola. Tiga robot itu diciptakan tiga siswa kelas V yakni Hilmi Teko (10), Fairuz Azhar (11), dan Muhammad Hafiz (11).</p>
<p>Ketiga robot itu diberinama NXT. Dua robot berperan sebagai penendang dan satunya sebagai penjaga gawang. Mereka pun menamakan timnya dengan sebutan ‘lego teater’.</p>
<p>Di atas panggung, ribuan mata penonton memperhatikan gaya mereka menjalankan tiga robotnya itu. Berkostum pemain sepak bola, ketiganya turut menginstruksikan masing-maing robot untuk menendang dan menangkap bola dengan diringi lagu Garuda di Dadaku</p>
<p>Dengan gayanya yang lucu, penonton pun tertawa terbahak-bahak. Apalagi, robot penjaga gawang sempat macet Karena kehabisan bateray</p>
<p>Usai menampilkan atraksi selama kurang lebih 10 menit, mereka menceritakan pengalamanya membuat robot.</p>
<p>“Semenjak diinformasikan ada lomba robot, kami latihan terus, mulai dari merakit dan memprogram. Dari situ membuat robot sudah menjadi hal biasa,” ujar Hilmi.</p>
<p>Dibantu seorang guru pembimbing, mereka menilai membuat robot memang susah, apalagi ketika mereka harus memasukkan kode-kode dalam pemograman itu.</p>
<p>“Sering sekali gagal, namun kami berusaha terus sampai akhirnya berhasil menciptakan tiga robot ini,” tambah Fairuz.</p>
<p>Apabila besar kelak, mereka ingin terus berada dalam jalur robot ini. Meski sulit, mereka menganggap merakit robot adalah hal yang sangat mengasyikkan.</p>
<p>“Suatu saat kami ingin membuat robot pemain bola yang paling besar,” ujar mereka bertiga.</p>
<div align="left">Editor: Yulis Sulistyawan  |  Sumber: <a href="http://surya.co.id" target="_blank">Surya</a></div>
<div align="left"></div>
<div align="left">Sumber: Tribunnews.com &#8211; Sabtu, 12 Mei 2012 20:22 WIB</div>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/its-ikuti-kontes-robot-di-mesir/" rel="bookmark" class="crp_title">ITS Ikuti Kontes Robot di Mesir</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kontes-robot-tim-ugm-dominasi-lomba/" rel="bookmark" class="crp_title">Kontes Robot; Tim UGM Dominasi Lomba</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/delapan-robot-setengah-manusia-ramaikan-kontes-robot-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">Delapan Robot Setengah Manusia Ramaikan Kontes Robot Indonesia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/memperkenalkan-indonesia-lewat-robot/" rel="bookmark" class="crp_title">Memperkenalkan Indonesia lewat Robot</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/unikom-juarai-kontes-robot-internasional/" rel="bookmark" class="crp_title">Unikom Juarai Kontes Robot Internasional</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/51-universitas-ikuti-kontes-robot-se-indonesia/" rel="bookmark" class="crp_title">51 Universitas Ikuti Kontes Robot Se-Indonesia</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/tiga-siswa-sd-sukses-ciptakan-robot-bola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malaysia Pelajari Cara SMK</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1880</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan Malaysia meminati perkembangan SMK di Indonesia. Selain mempelajari proses pendidikan SMK yang menghasilkan tenaga terdidik dan terampil, tawaran kerja sama pendidikan dan tenaga kerja pun deras.
Tingginya minat Malaysia itu diungkapkan sejumlah pemimpin SMK di Bandung, Sabtu (12/5). Perhatian Malaysia mulai dari bidang teknik, teknologi komunikasi dan informasi, pariwisata, hingga seni budaya.
Ontohari, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, kunjungan ke sekolah berbasis program keahlian seni dan budaya ini dilakukan Kementerian Pendidikan Malaysia hingga perusahaan pariwisata. Ada keinginan Pemerintah Malaysia mempelajari kemampuan SMK di Indonesia yang bisa berkembang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan Malaysia meminati perkembangan SMK di Indonesia. Selain mempelajari proses pendidikan SMK yang menghasilkan tenaga terdidik dan terampil, tawaran kerja sama pendidikan dan tenaga kerja pun deras.</p>
<p><span id="more-1880"></span>Tingginya minat Malaysia itu diungkapkan sejumlah pemimpin SMK di Bandung, Sabtu (12/5). Perhatian Malaysia mulai dari bidang teknik, teknologi komunikasi dan informasi, pariwisata, hingga seni budaya.</p>
<p>Ontohari, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, kunjungan ke sekolah berbasis program keahlian seni dan budaya ini dilakukan Kementerian Pendidikan Malaysia hingga perusahaan pariwisata. Ada keinginan Pemerintah Malaysia mempelajari kemampuan SMK di Indonesia yang bisa berkembang meskipun fasilitas pendidikan terbatas.</p>
<p>”Fasilitas pendidikan di Malaysia lebih baik. Namun, kreativitas di Indonesia jauh lebih berkembang. Daya juang sekolah, guru, dan siswa di SMK kami, serta kreativitas berkesenian yang tinggi, ternyata dipelajari agar bisa diterapkan di lembaga pendidikan di Malaysia,” ujar Ontohari.</p>
<p>Sekolah dengan program keahlian seni kerawitan, tari tradisional, teater, dan musik akan digandeng perusahaan pariwisata di Malaysia. Tujuannya, bisa mempertunjukkan seni budaya tradisional Indonesia.</p>
<p>Perusahaan yang berkunjung ke SMKN 10 Bandung sudah menawarkan kerja sama agar menunjukkan seni tradisional Jawa Barat di panggung budaya di Pulau Genting.</p>
<p>”Kami sebagai lembaga pendidikan menyambut baik ajakan ini. Dengan cara ini, barangkali kesalahpahaman Indonesia-Malaysia, terutama dalam kasus caplok-mencaplok budaya tak terjadi lagi,” ujar Ontohari.</p>
<p>Sementara itu, SMKN 12 Bandung yang punya program keahlian dalam industri manufaktur pesawat terbang mendapat tawaran kerja sama dari perusahaan pendidikan dan penerbangan di Malaysia. Itu untuk membantu siswa mendapat lisensi mekanik yang dapat mengangkat nilai tawar lulusan SMK saat bekerja di industri penerbangan, baik dalam industri manufaktur maupun pemeliharaan pesawat terbang.</p>
<p>Selama ini, siswa kesulitan mengantongi lisensi, di antaranya wajib bekerja enam bulan di perusahaan penerbangan.</p>
<p>Magang kerja di Malaysia</p>
<p>Edy Purwanto, Kepala SMKN 10 Bandung, mengatakan, tawaran kerja sama dijajaki dengan salah satu lembaga aviasi di Malaysia.</p>
<p>Alumni SMKN 12 Bandung yang baru lulus akan magang kerja enam bulan di Malaysia, lalu dilanjutkan kerja di perusahaan penerbangan di sana hingga mendapat lisensi.</p>
<p>”Bulan Juni atau Juli ada 25 siswa ke Malaysia. Kerja samanya relatif mudah untuk kepentingan siswa kami. Kami sedang bahas lagi dalam nota kesepahaman supaya siswa bisa dikontrak kerja di sana,” kata Edy.</p>
<p>Selama ini, lulusan SMK penerbangan umumnya masih jarang yang punya lisensi. Lulusan SMK di bidang manufaktur ataupun pemeliharaan pesawat terbang masih berbekal sertifikat saja saat melamar pekerjaan.</p>
<p>Magang kerja juga dilakukan siswa jurusan perhotelan. Wiwi Siti Zawiyah, Kepala SMKN 9 Bandung, mengatakan, magang ke beberapa hotel di Malaysia dilakukan sejak tahun 2004. Siswa juga memperoleh honor. (ELN)</p>
<p>Sumber: Kompas, May 14, 2012: 7:41 AM</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-incar-dosen-ilmu-dasar/" rel="bookmark" class="crp_title">Malaysia Incar Dosen Ilmu Dasar</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/kesejahteraan-ilmuwan-tak-ada-rencana-naikkan-gaji-peneliti/" rel="bookmark" class="crp_title">Kesejahteraan Ilmuwan; Tak Ada Rencana Naikkan Gaji Peneliti</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/indonesia-kirim-biji-tomat-ke-stasiun-antariksa/" rel="bookmark" class="crp_title">Indonesia Kirim Biji Tomat ke Stasiun Antariksa</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/doktor-honoris-causa-untuk-mendiknas/" rel="bookmark" class="crp_title">Doktor &#8220;Honoris Causa&#8221; untuk Mendiknas</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/nasib-industri-elektronika/" rel="bookmark" class="crp_title">Nasib Industri Elektronika</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/inilah-smk-smk-yang-telah-membuktikan-kualitas/" rel="bookmark" class="crp_title">Inilah SMK-SMK yang Telah Membuktikan Kualitas</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/malaysia-pelajari-cara-smk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 05:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1876</guid>
		<description><![CDATA[Pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di Indonesia kemungkinan besar bisa menggunakan hasil Ujian Nasional untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes. Sistem UN di Indonesia dinilai mirip dengan ujian Baccalauréat di Prancis karena sama-sama bersifat nasional dan hasilnya dijamin oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal itu disampaikan Atase Pendidikan KBRI  Paris Syafsir Akhlus kepada ANTARA London, Sabtu, sehubungan dengan pembicaraaannya dengan Bertrand de Hartingh, Conseiller de Coopération et d’Action culturelle pada Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia.
Syafsir mengatakan, kemungkinan pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di Indonesia kemungkinan besar bisa menggunakan hasil Ujian Nasional untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes. Sistem UN di Indonesia dinilai mirip dengan ujian Baccalauréat di Prancis karena sama-sama bersifat nasional dan hasilnya dijamin oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
<p><span id="more-1876"></span>Hal itu disampaikan Atase Pendidikan KBRI  Paris Syafsir Akhlus kepada ANTARA London, Sabtu, sehubungan dengan pembicaraaannya dengan Bertrand de Hartingh, Conseiller de Coopération et d’Action culturelle pada Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia.</p>
<p>Syafsir mengatakan, kemungkinan pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN tersebut dapat digunakan sebagai dokumen kualifikasi untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis.</p>
<p>Pada sistem pendidikan nasional di Prancis, siswa yang lulus UN Sekolah Menengah Atas, baik umum, teknologi, maupun kejuruan, akan mendapat diploma Baccalauréat dan dapat langsung masuk ke perguruan tinggi tanpa ada tes masuk, karena diploma Baccalauréat (Bac) merupakan diploma awal perguruan tinggi.</p>
<p>Menurut Syafsir mekanisme ini telah berjalan sejak tahun 1808 dan sampai saat ini tetap berlaku. Proses evaluasi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi hanya dilakukan melalui seleksi berkas dari para kandidat. Walaupun sudah diterima di perguruan tinggi, masih banyak calon mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang.</p>
<p>Sebagai gambaran, pada 2007 hanya 404.760 atau 77,2 persen  dari 524.300 pemegang diploma Bac yang mendaftar ke perguruan tinggi. Jumlah ini merupakan 54 persen dari kaum muda usia masuk perguruan tinggi Prancis pada tahun tersebut.</p>
<p>Dikatakannya, rendahnya angka pendaftaran ulang ini memberikan peluang kepada mahasiswa asing, termasuk Indonesia, untuk dapat memulai pendidikan tingginya di Prancis sejak tahun pertama di perguruan tinggi.  Di sisi lain, pada sistem pendidikan nasional di Indonesia juga dikenal adanya UN untuk Sekolah Menengah Atas, baik umum maupun kejuruan.</p>
<p>Pembahasan tersebut merupakan salah satu agenda kunjungan Bertrand de Hartingh ke KBRI Paris, yang menjadi kunjungan balasan atas kunjungan Syafsir Akhlus ke Kedutaan Prancis di Jakarta baru baru ini.</p>
<p>Prosedur penerimaan mahasiswa asal Indonesia di perguruan tinggi Prancis, khususnya pada jenjang S1 atau Licence, lebih lanjut akan dibahas di Kementerian Pendidikan Nasional Prancis pada pertemuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.</p>
<p>Syafsir Akhlus mengatakan, pembahasan tersebut difasilitasi Marc Melka, Chef du Département Asie et Afrique Kementerian Pendidikan Nasional Perancis, yang mendampingi Bertrand de Hatingh pada waktu working lunch.  Apabila dicapai kesepakatan, maka lulusan SMA/MA dapat menggunakan hasil UN untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes, ujarnya.</p>
<p>Kemampuan bahasa</p>
<p>Selain hasil Ujian Nasional, salah satu syarat utama lainnya masuk ke perguruan tinggi di Prancis adalah diploma yang menunjukkan kemampuan berbahasa Perancis.</p>
<p>Bertrand de Hartingh yang juga merangkap sebagai Direktur Institut Français Indonesia mengatakan, diploma minimal yang disyaratkan adalah B-2. Untuk itu Institut Français Indonesia melakukan perluasan akses dan jejaring di 10 kota besar di Indonesia agar masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa, dapat lebih mudah belajar Bahasa Perancis dan mengikuti ujian-ujiannya.</p>
<p>Syafsir mengakui kesepakatan ini dapat menunjang kemudahan akses pendidikan yang merupakan salah satu upaya penguatan kerjasama bilateral bidang pendidikan tinggi.</p>
<p>Sumber: Kompas.com, May 12, 2012: 12:19</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/persaingan-kian-ketat-direncanakan-tes-penerimaan-untuk-pt-di-luar-negeri/" rel="bookmark" class="crp_title">Persaingan Kian Ketat; Direncanakan Tes Penerimaan untuk PT di Luar Negeri</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/masih-terbuka-kesempatan-masuk-ptn/" rel="bookmark" class="crp_title">Masih Terbuka Kesempatan Masuk PTN</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/sekolah-kedinasan-kuliah-gratis-dan-sudah-pasti-bekerja/" rel="bookmark" class="crp_title">Sekolah Kedinasan Kuliah Gratis dan Sudah Pasti Bekerja</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/masuk-ptn-makin-berat/" rel="bookmark" class="crp_title">Masuk PTN Makin Berat</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/memperbaiki-akses-ke-perguruan-tinggi-negeri/" rel="bookmark" class="crp_title">Memperbaiki Akses ke Perguruan Tinggi Negeri</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/panitia-antisipasi-membeludaknya-pendaftar/" rel="bookmark" class="crp_title">Panitia Antisipasi Membeludaknya Pendaftar</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/daftar-kuliah-di-prancis-dengan-nilai-un/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengintip Teknologi Sukhoi Superjet 100</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 03:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Sukhoi umumnya dikenal sebagai pesawat tempur canggih kebanggaan Rusia. Namun berbeda dengan Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di pegunungan Salak, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Rencananya, pesawat tersebut bakal di Uji Coba untuk di jual secara komersil kepada beberapa maskapai penerbangan di Indonesia.
Namun naas, pesawat yang sedianya akan dipromosikan untuk diperdagangkan, terjatuh di lereng Gunung Salak. Sekira 40-an orang diperkirakan tewas.
Lalu, apa kecanggihan teknologi yang dimiliki Pesawat pabrikan Rusia yang bermarkas di Moskow itu.
Dikutip dari wikipedia, sukhoi.org, armylookfasion.com, Okezone.com mencoba menelusuri kelebihan teknologi pesawat penumpang Sukhoi SJ 100.
Perusahaan &#8220;Sukhoi Sipil Aircraft&#8221; (SSU), ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sukhoi umumnya dikenal sebagai pesawat tempur canggih kebanggaan Rusia. Namun berbeda dengan Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di pegunungan Salak, Bogor, Jawa Barat, kemarin.</p>
<p><span id="more-1869"></span>Rencananya, pesawat tersebut bakal di Uji Coba untuk di jual secara komersil kepada beberapa maskapai penerbangan di Indonesia.</p>
<p>Namun naas, pesawat yang sedianya akan dipromosikan untuk diperdagangkan, terjatuh di lereng Gunung Salak. Sekira 40-an orang diperkirakan tewas.</p>
<p>Lalu, apa kecanggihan teknologi yang dimiliki Pesawat pabrikan Rusia yang bermarkas di Moskow itu.</p>
<p>Dikutip dari <em>wikipedia</em>,<em> sukhoi.org</em>, <em>armylookfasion.com</em>, <strong>Okezone.com</strong> mencoba menelusuri kelebihan teknologi pesawat penumpang Sukhoi SJ 100.</p>
<p>Perusahaan &#8220;Sukhoi Sipil Aircraft&#8221; (SSU), bagian dari Induk Perusahaan &#8220;Sukhoi&#8221;, dibentuk tahun 2000 untuk menciptakan model baru pesawat sipil. Pesawat Sukhoi sipil ini juga memiliki cabang di lokasi manufaktur utama. Saat ini perusahaan mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan.</p>
<p>Kegiatan utama adalah pengembangan GHS dan pembuatan pesawat terbang sipil, serta pemasaran mereka, penjualan dan layanan purna jual. Saat ini, proyek utama perusahaan adalah keluarga baru dari Rusia pesawat Sukhoi daerah Superjet 100.</p>
<p>Keluarga itu terdiri dari dua pesawat penumpang 75 dan 95 kursi dalam konfigurasi dasar &#8211; SSJ100/75B dan SSJ100/95B &#8211; dan diperpanjang &#8211; SSJ100/75LR, SSJ100/95LR.</p>
<p>Proyek Sukhoi Superjet 100 ini sendiri merupakan kerjasama antara Sukhoi dengan Alenia Aeronautica, sebuah perusahaan penerbangan Italia yang merupakan anak perusahaan raksasa industri penerbangan dan pertahanan, Finmeccanica.</p>
<p>Sukhoi Superjet 100 solusi terbaik mengintegrasikan pesawat modern. Direncanakan akan disertifikasi baik oleh Rusia dan standar internasional.</p>
<p>Seperti diketahui, karakteristik teknis dan operasional Sukhoi Superjet 100, memberikan keunggulan kompetitif dan potensi ekspor yang tinggi dari produk.</p>
<p>Volume pasar untuk pesawat dari 1040 pesawat dihargai hingga 2027, sementara permintaan yang diproyeksikan untuk pesawat kelas ini pesawat mencapai 6100-2027</p>
<p>Pesawat Sukhoi Superjet 100 ini sendiri merupakan pesawat terbaru buatan Rusia. Spesifikasi Mesin Sukoi Super jet Pesawat ini sendiri didukung mesin SaM146 turbofan baru dan dikembangkan oleh PowerJet ini merupakan satu-satunya jenis pesawat komersil yang dibuat oleh Sukhoi.</p>
<p>Dari segi kapasitas, pesawat ini dibagi menjadi dua jenis, yakni kapasitas, 70 orang dan 98 orang. Adapun Jarak tempuh yang dapat dicapai Sukhoi Superjet 100 kapasitas 98 kursi adalah 3.279 kilometer dan 4.620 kilometer untuk versi Superjet 100-95LR.</p>
<p>Kecepatan maksimal pesawat yang diproduksi perdana pada 2007 itu adalah 0,81 mach (992,29 kilometer per jam) dengan ketinggian terbang maksimum 12,5 kilometer. Sedangkan berat maksimum yang dapat ditahan ketika ‘take-off’ 38.8 ton, 35 ton ketika mendarat, dan berat kosong 9,13 ton.</p>
<p>Pesawat Sukhoi komersial terbaru ini melakukan terbang perdana pada 19 Mei 2008. Pesawat ini memiliki dimensi panjang 26,44 meter, tinggi 10,283 meter, dan lebar sayap 27,80 meter.  Pesawat yang dikendalikan oleh dua pilot itu membutuhkan landasan dengan lebar 1,803 kilometer untuk terbang.</p>
<p>Khusus untuk Desain Interior dalam Pesawat Sukhoi Superjet 100, kabin pesawat superjet 100 kelas bisnis terdiri dari empat kursi dalam satu baris dan kelas ekonomi terdiri dari lima kursi dalam satu baris. Dimensi lebar kabin pesawat 127,48 inci (3,22 meter), ketinggian kabin 2,12 meter, dan jarak lebar antar kursi 18,31 inci (0,47 meter).</p>
<p>Pesawat Terbang Sukhoi Superjet 100 Spesifikasi dan Teknologi memiliki fitur sistem kontrol elektronik ‘fly-by-wire’ yang dapat menambah dan mengurangi gigi untuk pendaratan, selain sistem rem sebagai kestabilan pesawat ketika mehanan berat.</p>
<p>Penerbangan komersial pertama dengan pesawat ini dilakukan sekitar bulan April 2011 oleh Armavia dan menyusul Aeroflot di tahun yang sama.</p>
<p><strong>Berikut Supplier Pesawat Sukhoi Superjet 100</strong></p>
<p>Avionics : Thales<br />
Control Systems : Liebherr<br />
Environmental control system : Liebherr<br />
Landing gear : Messier Dowty<br />
Fuel System : Intertechnique (Zodiac)<br />
Interior : B/E Aerospace<br />
Fire protection sytem : Autronics (Curtiss Wright)<br />
Oxygen system : B/E Aerospace<br />
APU : Honewell<br />
Crew seats : Ipaco<br />
Hydraulic system : Parker <strong>(fmh-Amril Amarullah &#8211; Okezone)</strong></p>
<p>Sumber: Okezone, 10 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<h2>Sukhoi Superjet 100 yang hilang kontak dirancang dengan dukungan kekuatan dua mesin</h2>
<p>Pada Juni 2001, Sukhoi Civil Aircraft Company (AVPK Sukhoi) mengumumkan program Russian Regional Jet (RRJ). Russian Aviation, Agensi Angkasa Rosaviakosmos, dan Perusahaan Boeing bersatu membangun dan memasarkan Jet Regional Rusia dan Sukhoi. Ilyushin dan Boeing secara formal menandatangani kesepakatan pada Juli 2001.</p>
<p>Ilyushin bertanggung jawab pada sertifikasi pesawat. Boeing menangani pamasaran, termasuk penjualan. Layanan servis dukungan seperti logistik operasional, perawatan, dan suku cadang juga ditangani Boeing. Pesawat ini pun diberi nama Sukhoi Superjet 100 pada Juli 2006.</p>
<p><strong>Penerbangan Pertama</strong></p>
<p>Superjet 100 dengan kapasitas 95 kursi ini digulirkan September 2007 di pabrik perakitan KnAAPO di Komsolmosk-on-Amur, Siberia, Rusia. Penerbangan pertama terjadi pada Mei 2008.</p>
<p>Pesawat kedua menjalani tes penerbangan pertama pada Desember 2008. Pesawat ketiga pada Juli 2009.</p>
<p>Pada 10 Desember 2009, pesawat ini mulai pengujian ketinggian dan sukses menjalaninya pada 23 September 2009. Pesawat ini pun meraih sertifikasi Rusia awal April 2009 dan menerima sertifikasi resmi dari Komite Penerbangan Interstate Aviation Rusia pada Februari 2011.</p>
<p><strong>Desain</strong></p>
<p>Anggota Sukhoi Holding, Novosibirsk Aircraft Production Association (NAPO) memproduksi 40 persen dari bagian RRJ. Mereka menangani bagian hidung, permukaan ekor vertikal dan horizontal, serta unit daya tambahan.</p>
<p>Para Komsomolsk-on-Amur Aircraft Production Association (KnAAPO) selaku anggota Sukhoi Holding membuat sayap belakang. Perakitan final RRJ berlangsung di Komsomolsk-on-Amur.</p>
<p>Superjet 100 telah memenuhi syarat tingkat kebisingan darat yang diatur standardisasi ICAO Bab 4 dan FAR 34 Bagian 4.</p>
<p>Pada Maret 2005, perusahaan Sogitech dari Perancis dan Pesawat Penerbangan Sipil Sukhoi sepakat menandatangani pengembangan spesifikasi untuk membuat publikasi interaktif teknis elektronik dalam rangka mendukung layanan purna jual.</p>
<p>Dek dan perangkat avionik disuplai oleh Thales. Dek penerbangan sama dengan desain pesawat Airbus A380. Perangkat avionik termasuk tampilan kokpit, komunikasi, navigasi, dan sistem pengamatan juga disiapkan Thales mulai Juni 2005.</p>
<p>CMC Electronics menjadi pemasok sistem manajemen penerbangan CMA-9000. Leibherr Aerospace, yang berbasis di Toulouse, Perancis dan Pusat Desain Voscod di Rusia bertanggung jawab atas sistem pengendalian penerbangan RRJ. Leibherr juga mengembangkan kontrol udara dan sistem pendingin.<br />
<strong><br />
Dua Mesin </strong></p>
<p>Menurut laman <em>Aerospace-technology.com</em>, Superjet 100 didukung dua mesin di bawah pesawat. Snecma Moteurs dan NPO Saturn telah mendirikan perusahaan patungan, Powerjet untuk menghasilkan mesin turbofan SaM146. Setiap mesin ini mendapat nilai 62kN hingga 71kN.</p>
<p>Mesin juga dilengkapi dengan otoritas kontrol digital elektronik penuh (Full Authority Digital Electronic Control atau FADEC) dari Snecma. Sistem mesin bertekanan rendah dikembangkan oleh NPO Saturn.</p>
<p>Institut Riset Penerbangan Gromov menandatangani perjanjian dengan Snecma Moteurs untuk mengembangkan mesin uji Ilyushin Il-76 untuk mesin kipas turbo SaM146. Uji terbang untuk mesin dimulai pada Desember 2007.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img id="154395" title="Thales Membangun Kokpit Sukhoi Superjet 100" src="http://media.vivanews.com/images/2012/05/10/154395_thales-membangun-kokpit-sukhoi-superjet-100.jpg" alt="Thales Membangun Kokpit Sukhoi Superjet 100" width="415" height="309" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tenaga Pesawat</strong></p>
<p>Perusahaan berbasis di Perancis, Intertechnique memasok sistem pengisian bahan bakar. Pesawat ini memiliki kapasitas bahan bakar 13.135 liter (10.600 kg).</p>
<p>Pasokan daya tambahan pesawat dirancang Honeywell dan MMPP Salyut. Pesawat ini juga dilengkapi sistem listrik Hamilton Sundstrand dan penekan api Wright Curtiss.<br />
<strong><br />
Perangkat Pendaratan</strong></p>
<p>Superjet 100 mendapat perlengkapan perangkat pendaratan roda gigi kembar tipe roda tiga. Sistem pengereman Sukhoi, roda Goodrich, dan rem juga telah disiapkan oleh Messier-Dowty. Empat roda ditawarkan sebagai pilihan untuk unit roda pendaratan utama.</p>
<p>Kendati didukung teknologi canggih, pesawat Sukhoi Superjet 100 hilang kontak Rabu 9 Mei 2012 sekitar pukul 14.50 WIB di Indonesia. Jenis pesawat yang hilang itu yakni Sukhoi 100 FN RA36801.</p>
<p>Karlina Octaviany</p>
<p>Sumber: VivaNews.com, 10 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<h1>Karakteristik Sukhoi Superjet 100</h1>
<div>Tribunnews.com &#8211; Rabu, 9 Mei 2012 18:38 WIB</div>
<p>Pesawat ini merupakan salah satu pesawat terbaru di Rusia dan merupakan pesawat penumpang Rusia pertama yang dikembangkan pasca bubarnya Uni Soviet .</p>
<p>Pesawat ini ditujukan untuk menggantikan Tupolev Tu-134 dan Yakovlev Yak-42 peninggalan Soviet yang sudah tua dan sering mengalami kecelakaan.</p>
<p>Di pasar global, Superjet 100 berkompetisi dengan seri pesawat regional Bombardier CRJ dan Embraer E-Jets serta Antonov An-148. Proyek Superjet 100 didukung sepenuhnya oleh pemerintah Rusia dan dikatakan sebagai salah satu proyek nasional terpenting.</p>
<p>Sukhoi Superjet 100 pertama kali mengudara pada 2011 Pengguna pertamanya adalah maskapai penerbangan nasional Armenia, yang membeli sebanyak 4 unit. Aeroflot, maskapai penerbangan nasional Rusia memesan sebanyak 50 unit, tiga diantaranya sudah masuk dinas.</p>
<p>Di Indonesia, pesawat ini telah dipesan Kartika Airlines sebanyak 15 unit, dan Sky Aviation, juga sebanyak 15 unit.</p>
<p>Mesin SaM146, dikembangkan oleh Powerjet, sebuah joint venture antara NPO Saturn Rusia dan Snecma Perancis.</p>
<p>Pesawat ini mulai diproduksi pada tahun 2007. Hingga saat ini jumlah produksinya adalah 6.<br />
Perancangannya dimulai mulai tahun 2000 oleh Sukhoi dengan dukungan perusahaan kedirgantaraan Barat seperti Boeing sebagai konsultan proyek, Alenia Aeronautica sebagai partner strategis. Snecma sebagai risk-sharing partner, dan berbagai perusahaan lainnya seperti Thales sebagai penyedia paket avionik.</p>
<p>Pesawat ini telah disertifikasi laik terbang oleh Komite Penerbangan Antarnegara pada 3 Februari 2011 dan diharapkan sertifikasi Uni Eropa segera menyusul.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<div>
<h1>Sukhoi Versi Penumpang Sipil Segera Mengudara di Indonesia</h1>
</div>
<div>Republika, Selasa, 08 Mei 2012, 17:54 WIB</div>
<p>Perusahaan pembuat pesawat tempur asal Rusia, Sukhoi, akan memamerkan pesawat penumpang pertama yang bernama Sukhoi Superjet 100 di Jakarta, Rabu (9/5).</p>
<p>Demonstrasi penerbangan Pesawat Sukhoi Superjet 100 atau disingkat SSJ-100, akan dilakukan di hadapan sejumlah perwakilan dari Kementerian Perhubungan, perusahaan maskapai penerbangan nasional, dan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, demikian pernyataan pers Kedubes Rusia di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Selain di Jakarta, SSJ-100 juga akan dipamerkan di Kazakhstan, Pakistan, Myanmar, Laos, dan Vietnam.</p>
<p>SSJ-100 adalah pesawat penumpang pertama yang dikembangkan oleh Sukhoi, yang biasa memproduksi pesawat tempur militer. Pesawat yang berkapasitas 98 penumpang itu dirancang untuk dapat dioperasikan pada jarak 3.048 km (versi dasar) dan pada jarak 4.578 km (versi jarak jauh) dengan ketinggian hingga 12.200 meter.</p>
<p>Pesawat tersebut mengudara untuk pertama kalinya pada bulan Mei 2008, kemudian pada bulan Januari 2011 telah memperoleh sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Rusia (IAC AR). SSJ-100 juga telah mendapat sertifikat dari Agen Keamanan Penerbangan Eropa pada bulan Februari.</p>
<p>Serial pertama pesawat penumpang tersebut telah dibeli oleh maskapai penerbangan nasional Armenia, Armavi, pada bulan April 2011.</p>
<p>Sementara di Indonesia, perusahaan penerbangan domestik Kartika Airlines telah memesan 15 pesawat SSJ-100 pada tahun 2011. Perusahaan penerbangan regional Sky Aviation juga telah membeli 12 armada SSJ-100 dengan total perdagangan sebesar 380,4 juta dolar AS (Rp3,5 triliun).</p>
<p>Pesawat Sukhoi Superjet 100 mulai dirancang pada tahun 2000, dan diproduksi tujuh tahun kemudian oleh Sukhoi.</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/n219-pesawat-untuk-landasan-pendek/" rel="bookmark" class="crp_title">N219, Pesawat untuk Landasan Pendek</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/pesawat-roket-baru-eads-tempuh-paris-tokyo-dalam-25-jam/" rel="bookmark" class="crp_title">Pesawat Roket Baru EADS, Tempuh Paris-Tokyo dalam 2,5 Jam</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/musibah-sukhoi-jadi-tempat-pengabdian-pria-ini/" rel="bookmark" class="crp_title">Musibah Sukhoi Jadi Tempat Pengabdian Pria Ini&#8230;</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/penerbangan-dan-letusan-gunung-berapi-dari-galunggung-hingga-merapi/" rel="bookmark" class="crp_title">Penerbangan dan Letusan Gunung Berapi; Dari Galunggung hingga Merapi</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/dari-musibah-pesawat-presiden-kaczynski/" rel="bookmark" class="crp_title">Dari Musibah Pesawat Presiden Kaczynski</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/penerbangan-dan-radar-bandara/" rel="bookmark" class="crp_title">Penerbangan dan Radar Bandara</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/mengintip-teknologi-sukhoi-superjet-100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi Surya sebagai Alternatif</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/energi-surya-sebagai-alternatif/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/energi-surya-sebagai-alternatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 03:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1863</guid>
		<description><![CDATA[JIKA kita melihat tingkat konsumsi energi di seluruh dunia saat ini, penggunaan energi diprediksikan akan meningkat sebesar 70 persen antara tahun 2000 sampai 2030. Sumber energi yang berasal dari fosil, yang saat ini menyumbang 87,7 persen dari total kebutuhan energi dunia diperkirakan akan mengalami penurunan disebabkan tidak lagi ditemukannya sumber cadangan baru.
Cadangan sumber energi yang berasal dari fosil di seluruh dunia diperkirakan hanya sampai 40 tahun untuk minyak bumi, 60 tahun untuk gas alam, dan 200 tahun untuk batu bara. Kondisi keterbatasan sumber energi di tengah semakin meningkatnya kebutuhan energi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JIKA kita melihat tingkat konsumsi energi di seluruh dunia saat ini, penggunaan energi diprediksikan akan meningkat sebesar 70 persen antara tahun 2000 sampai 2030. Sumber energi yang berasal dari fosil, yang saat ini menyumbang 87,7 persen dari total kebutuhan energi dunia diperkirakan akan mengalami penurunan disebabkan tidak lagi ditemukannya sumber cadangan baru.</p>
<p><span id="more-1863"></span>Cadangan sumber energi yang berasal dari fosil di seluruh dunia diperkirakan hanya sampai 40 tahun untuk minyak bumi, 60 tahun untuk gas alam, dan 200 tahun untuk batu bara. Kondisi keterbatasan sumber energi di tengah semakin meningkatnya kebutuhan energi dunia dari tahun ke tahun (pertumbuhan konsumsi energi tahun 2004 saja sebesar 4,3 persen), serta tuntutan untuk melindungi bumi dari pemanasan global dan polusi lingkungan membuat tuntutan untuk segera mewujudkan teknologi baru bagi sumber energi yang terbarukan.</p>
<p>Sinar Matahari</p>
<p>Di antara sumber energi terbarukan yang saat ini banyak dikembangkan (seperti turbin angin, tenaga air, energi gelombang air laut, tenaga surya, tenaga panas bumi, tenaga hidrogen, dan bioenergi), tenaga surya atau solar cell merupakan salah satu sumber yang cukup menjanjikan. Energi yang dikeluarkan oleh sinar matahari sebenarnya hanya diterima oleh permukaan bumi sebesar 69 persen dari total energi pancaran matahari.</p>
<p>Suplai energi surya dari sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi sangat luar biasa besarnya yaitu mencapai 3 x 1024 joule per tahun. Energi ini setara dengan 2 x 1017 Watt. Jumlah energi sebesar itu setara dengan 10.000 kali konsumsi energi di seluruh dunia saat ini. Dengan kata lain, dengan menutup 0,1 persen saja permukaan bumi dengan divais solar cell yang memiliki efisiensi 10 persen sudah mampu untuk menutupi kebutuhan energi di seluruh dunia saat ini.</p>
<p>Energi surya atau dalam dunia internasional lebih dikenal sebagai solar cell atau photovoltaic cell, merupakan sebuah divais semikonduktor yang memiliki permukaan yang luas dan terdiri atas rangkaian dioda tipe p dan n, yang mampu mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik.</p>
<p>Pengertian photovoltaic sendiri merupakan proses mengubah cahaya menjadi energi listrik. Oleh karena itu, bidang penelitian yang berkenaan dengan energi surya ini sering juga dikenal dengan penelitian photovoltaic. Kata photovoltaic sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Yunani photos yang berarti cahaya dan volta yang merupakan nama ahli fisika dari Italia yang menemukan tegangan listrik. Jadi, secara bahasa dapat diartikan sebagai cahaya dan listrik photovoltaic. Efek photovoltaic pertama kali berhasil diidentifikasi oleh seorang ahli fisika berkebangsaan Prancis, Alexandre Edmond Becquerel pada tahun 1839. Atas prestasinya dalam menemukan fenomena photovoltaic ini, Becquerel mendapat Nobel fisikia pada tahun 1903 bersama dengan Pierre dan Marrie Currie.</p>
<p>Indonesia sebenarnya sangat berpotensi untuk menjadikan solar cell sebagai salah satu sumber energi masa depannya mengingat posisi Indonesia pada khatulistiwa yang memungkinkan sinar matahari dapat optimal diterima di permukaan bumi di hampir seluruh Indonesia. Berdasarkan perhitungan Mulyo Widodo, dosen Teknik Mesin ITB yang mengembangkan solar cell merek Solare di pasar komersial Indonesia, dalam kondisi puncak atau posisi matahari tegak lurus, sinar matahari yang jatuh di permukaan panel surya di Indonesia seluas satu meter persegi akan mampu mencapai 900 hingga 1000 Watt. Lebih jauh, pakar solar cell dari Jurusan Fisika ITB Wilson Wenas menyatakan bahwa total intensitas penyinaran per harinya di Indonesia mampu mencapai 4500 watt hour per meter persegi yang membuat Indonesia tergolong kaya sumber energi matahari ini.</p>
<p>Dengan letaknya di daerah khatulistiwa, matahari di Indonesia mampu bersinar hingga 2.000 jam per tahunnya. Dengan kondisi yang sangat potensial ini, sudah saatnya pemerintah dan pihak universitas membuat satu pusat penelitian solar cell agar Indonesia tidak kembali hanya sebagai pembeli divais solar cell di tengah melimpahnya sinar matahari yang diterima di bumi Indonesia. (Agung Prihantoro-24)</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 30 April 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><strong>Indonesia Akan Produksi Sel Surya</strong></p>
<p>INDONESIA akan menggalakkan industri fotovoltaik dengan memproduksi sel surya sendiri mulai tahun 2012. ‘’Industri fotovoltaik Indonesia saat ini baru memproduksi modul surya dan sistem surya, dan rencananya tahun ini PT Len Industri akan membuat sel surya dengan kekuatan 60 megawatt power peak (MWp). Sebelumnya, sel surya masih diimpor,’’ kata Asep Sopandi dari Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (Apamsi) di Jakarta, baru-baru ini.</p>
<p>Fotovoltaik adalah sektor teknologi dan penelitian yang berhubungan dengan aplikasi panel surya untuk energi dengan mengubah sinar matahari menjadi listrik. Asep menambahkan, sejauh ini pemerintah memang sudah memberikan dukungan bagi pertumbuhan industri tenaga surya lewat keputusan presiden ataupun peraturan menteri.</p>
<p>‘’Kami harus kompetitif dari segi harga dan kualitas agar dapat bersaing dengan produk China yang kapasitasnya sudah mencapai gigawatt,’’ ungkap Asep. (ant-24)</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 7 Mei 2012</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tricycle-its-masuk-brebes/" rel="bookmark" class="crp_title">Tricycle ITS Masuk Brebes</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/di-ambang-krisis-energi-nasional/" rel="bookmark" class="crp_title">Di Ambang Krisis Energi Nasional</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/bppt-anugerahi-gelar-arifin-panigoro/" rel="bookmark" class="crp_title">BPPT Anugerahi Gelar Arifin Panigoro</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/harga-listrik-pltp-di-daerah-terpencil-dinegosiasikan/" rel="bookmark" class="crp_title">Harga Listrik PLTP di Daerah Terpencil Dinegosiasikan</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengembangkan-kapal-sistem-hibrid/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengembangkan Kapal Sistem Hibrid</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/panas-bumi-juga-terganjal-harga/" rel="bookmark" class="crp_title">Panas Bumi Juga Terganjal Harga</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/energi-surya-sebagai-alternatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebun Energi Jamin Ketersediaan Biofuel</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/kebun-energi-jamin-ketersediaan-biofuel/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/kebun-energi-jamin-ketersediaan-biofuel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 02:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1850</guid>
		<description><![CDATA[BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merekomendasikan skenario perkebunan energi yang diharapkan mampu menjamin ketersediaan bahan bakar nabati (biofuel) untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
 “Kebun energi ini misalnya perkebunan sawit yang dikhususkan untuk bahan baku biodiesel, tidak boleh untuk keperluan lainnya, seperti komoditas ekspor,” kata Deputi Kepala BPPT BIdang Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM), Dr Unggul Priyanto kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
Ia menyatakan prihatin, produksi biodiesel saat ini hanya sekitar 10 persen saja dari kapasitas terpasang pabrik biodiesel yang mencapai sekitar 4 juta kiloliter per tahun karena pengusaha CPO ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merekomendasikan skenario perkebunan energi yang diharapkan mampu menjamin ketersediaan bahan bakar nabati (biofuel) untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.</p>
<p><span id="more-1850"></span> “Kebun energi ini misalnya perkebunan sawit yang dikhususkan untuk bahan baku biodiesel, tidak boleh untuk keperluan lainnya, seperti komoditas ekspor,” kata Deputi Kepala BPPT BIdang Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM), Dr Unggul Priyanto kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.</p>
<p>Ia menyatakan prihatin, produksi biodiesel saat ini hanya sekitar 10 persen saja dari kapasitas terpasang pabrik biodiesel yang mencapai sekitar 4 juta kiloliter per tahun karena pengusaha CPO (minyak sawit mentah) lebih senang mengekspornya ke pasar internasional terkait harganya yang sedang bagus Rp 8.500 per liter.</p>
<p>Kondisi yang lebih parah, lanjut dia, dialami oleh bioetanol yang hanya diproduksi 1 persen dari kapasitas produksinya yang sekitar 300 ribu kiloliter per tahun, berhubung bahan bakunya berupa singkong, tebu dan sejenisnya lebih digunakan sebagai bahan pangan.</p>
<p>Potensial</p>
<p>Menurut Kepala Balai Rekayasa Desain dan Sistem Teknologi BPPT Dr Adiarso, wilayah Indonesia sebenarnya sangat luas dan potensial dikembangkan menjadi area industri biodiesel yang berkelanjutan dan terintegrasi dari industri hulu sampai ke hilir.</p>
<p>‘’Saat ini lahan sawit sudah mencapai 8,4 juta ha dari keseluruhan potensi seluas 45 juta ha, padahal produksi CPO saat ini sudah berlebih yaitu sekitar 25 juta ton per hektare,’’ ujarnya.</p>
<p>‘’Seandainya 0,5 persen atau sekitar sejuta hektare saja dijadikan perkebunan energi dengan menanam kelapa sawit, maka bisa diproduksi biodiesel sebanyak 75 ribu barrel per hari, suatu jumlah yang sangat besar, termasuk untuk kebutuhan B10 (campuran 10 persen biodiesel dan 90 persen solar) atau bahkan B20 sekalipun,’’ katanya.</p>
<p>Melalui kebun energi, lanjut dia, juga dimungkinkan dikembangkan pula beberapa jenis tanaman lainnya untuk produksi bioetanol seperti singkong, tebu sorgum dan lainnya, tergantung dari kecocokan lahan.</p>
<p>Pada prinsipnya, ujar dia, perkebunan energi ini merupakan sebuah entitas bisnis perkebunan milik pemerintah yang nantinya menjalankan usaha khusus dalam penyediaan energi bagi masyarakat.</p>
<p>Bila konsep ini berhasil, urainya, sangat dimungkinkan pasokan biofuel akan stabil, termasuk harganya yang bisa menjadi cukup murah di bawah harga solar bersubsidi Rp 4.500 per liter.</p>
<p>‘’Brazil adalah contoh negara yang berhasil mengembangkan bioetanol dari tanaman tebu. Indonesia seharusnya juga bisa,’’ katanya.</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 7 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Bahan Bakar Bioetanol Perlu Mesin Khusus</p>
<p>PENGGUNAAN bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan peneliti kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haznan Abimanyu.</p>
<p>’’Jadi, bioetanol dapat digunakan sebagai bahan aditif (campuran) atau sebagai bahan bakar murni untuk kendaraan,’’ kata Haznan selepas peresmian proyek pionir produksi bioetanol lignoselulosa LIPI dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST) di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, Tangerang Selatan, baru-baru ini.</p>
<p>Ia mengatakan nilai oktan pada bahan bakar premium sebesar 88 dapat ditingkatkan dengan bioetanol hingga 90 atau 92.</p>
<p>’’Karena alkohol mudah menguap, maka diperlukan ruang bakar yang sanggup menampung uap alkohol yg begitu cepat, selain titik bakar etanol yang lebih cepat dari premium,’’ kata Haznan.</p>
<p>Di Indonesia, bahkan di negara lain, menurut Haznan, belum terdapat mesin kendaraan yang dapat menggunakan bahan bakar murni bioetaol.</p>
<p>’’Yang ada sekarang adalah mesin dengan fleksibel yang pakai campuran etanol,’’ kata Haznan.</p>
<p>LIPI-KIST mengembangkan proyek percontohan produksi bioetanol berbasis lignoselulosa yang mampu menghasilkan etanol dengan kemurnian 99,5 persen sebanyak 10 liter per hari.</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 7 Mei 2012</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/lipi-kembangkan-bioetanol-generasi-kedua/" rel="bookmark" class="crp_title">LIPI kembangkan bioetanol generasi kedua</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/konservasi-lebih-hemat-dibanding-konversi-nabati/" rel="bookmark" class="crp_title">Konservasi Lebih Hemat Dibanding Konversi Nabati</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/thamrin-usman-abu-tandan-kelapa-sawit-dan-biodiesel/" rel="bookmark" class="crp_title">Thamrin Usman Abu Tandan Kelapa Sawit dan Biodiesel</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/di-ambang-krisis-energi-nasional/" rel="bookmark" class="crp_title">Di Ambang Krisis Energi Nasional</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tongkol-jagung-gantikan-bensin-mengapa-tidak/" rel="bookmark" class="crp_title">Tongkol Jagung Gantikan Bensin, Mengapa Tidak?</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/peneliti-banten-ciptakan-mesin-berbahan-bakar-air/" rel="bookmark" class="crp_title">Peneliti Banten Ciptakan Mesin Berbahan Bakar Air</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/kebun-energi-jamin-ketersediaan-biofuel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa ITS Rancang Keran Hemat Air Wudu</title>
		<link>http://rumahpengetahuan.web.id/mahasiswa-its-rancang-keran-hemat-air-wudu/</link>
		<comments>http://rumahpengetahuan.web.id/mahasiswa-its-rancang-keran-hemat-air-wudu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 02:44:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahpengetahuan.web.id/?p=1848</guid>
		<description><![CDATA[MAHASISWA Jurusan Teknik Elektro ITS Surya Mahendra bersama dua rekannya merancang keran hemat air, terutama untuk keran air wudu.
’’Kalau dipakai, keran air wudu bisa menghemat 1,5 liter air. Biasanya, setiap orang membutuhkan empat liter air wudu, tapi dengan keran itu, hanya 2,5 liter,’’ katanya di Surabaya, baru-baru ini. Ia menjelaskan, penghematan itu dapat dilakukan dengan menggunakan sensor dan alat otomatis yang disebut solenoid valve.
’’Keran hemat air itu memang memakai baterai berdaya enam watt, tapi dalam kondisi tidak dipakai memakai 0,1 watt. Untuk pengganti baterai bisa menggunakan sel surya,” kata mahasiswa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAHASISWA Jurusan Teknik Elektro ITS Surya Mahendra bersama dua rekannya merancang keran hemat air, terutama untuk keran air wudu.</p>
<p><span id="more-1848"></span>’’Kalau dipakai, keran air wudu bisa menghemat 1,5 liter air. Biasanya, setiap orang membutuhkan empat liter air wudu, tapi dengan keran itu, hanya 2,5 liter,’’ katanya di Surabaya, baru-baru ini. Ia menjelaskan, penghematan itu dapat dilakukan dengan menggunakan sensor dan alat otomatis yang disebut solenoid valve.</p>
<p>’’Keran hemat air itu memang memakai baterai berdaya enam watt, tapi dalam kondisi tidak dipakai memakai 0,1 watt. Untuk pengganti baterai bisa menggunakan sel surya,” kata mahasiswa semester 6 itu.</p>
<p>Menurut dia, sel surya mampu menyerap energi 100 watt saat matahari bersinar terang dan bisa disimpan untuk kebutuhan malam hari. ’’Saya merancang alat yang dapat dibuat dalam waktu satu jam itu karena sering menyaksikan keran wudu di masjid yang tidak dimatikan,’’ katanya.</p>
<p>Dipuji Dahlan</p>
<p>Dosen pembimbing, Suwito, mengatakan keran hemat air itu dipuji Menteri BUMN Dahlan Iskan saat berkunjung ke ITS belum lama ini. ’’Pak Dahlan Iskan memuji, karena ajaran agama bahwa boros itu temannya setan, seringkali sulit dipraktikkan. Ajaran agama untuk tidak boros itu akan terlaksana dengan keran hemat air. Jadi, teman-teman ITS bisa berdakwah lebih efektif,’’ katanya.</p>
<p>Alat itu juga sempat dipamerkan dalam Expo ITS dan lokakarya “Selamatkan Air Sekarang” beberapa waktu lalu. ’’Insya Allah, kami akan mencoba untuk merealisasikan alat itu pada Masjid Manarul Ilmi ITS,’’ katanya.</p>
<p>Lain halnya dengan alat rancangan mahasiswa Jurusan Elektro lainnya, yakni Maulana Djatikusuma. ’’Saya merancang alat deteksi kedalaman air banjir di kawasan tertentu,’’ katanya.</p>
<p>Dengan alat itu, kata mahasiswa semester 6 tersebut, kedalaman air banjir di wilayah tertentu dapat dihubungkan dengan traffic light untuk menampilkan kedalaman air banjir.</p>
<p>’’Kalau ketinggian air banjir melebihi ukuran ban mobil, maka seorang pengendara dapat membelokkan mobilnya untuk menghindarinya, sekaligus tidak menyebabkan mobilnya mogok yang akhirnya menimbulkan kemacetan panjang,’’ katanya.</p>
<p>Hingga saat ini, alat yang dirancangnya itu masih memiliki radius deteksi 200 meter hingga satu kilometer. ’’Jadi, alat itu mirip early warning system yang mendeteksi cekungan kedalaman air,’’ katanya.  (ant-24)</p>
<p>Sumber: Suara Merdeka, 7 Mei 2012</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<h1>Mahasiswa ITS Rancang Kran Hemat Air Wudhu</h1>
<div>02 Mei 2012 09:33:27| Penulis : Edy M Yakub</div>
<p>Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ITS Surya Mahendra bersama dua rekannya merancang kran hemat air, terutama untuk kran air wudhu.</p>
<p>&#8220;Kalau dipakai kran air wudhu bisa menghemat 1,5 liter air. Biasanya, setiap orang membutuhkan empat liter air wudhu, tapi dengan kran itu hanya 2,5 liter,&#8221; katanya di Surabaya, Rabu.</p>
<p>Didampingi dosen pembimbing Suwito, ia menjelaskan, penghematan itu dapat dilakukan dengan menggunakan sensor dan alat otomatis yang disebut &#8220;solenoid valve&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kran hemat air itu memang memakai baterai berdaya enam watt, tapi dalam kondisi tidak dipakai memakai 0,1 watt. Untuk pengganti baterai bisa menggunakan sel surya,&#8221; kata mahasiswa semester 6 itu.</p>
<p>Menurut dia, sel surya mampu menyerap energi 100 watt saat matahari bersinar terang dan bisa disimpan untuk kebutuhan malam hari.</p>
<p>&#8220;Yang jelas, saat merancang alat yang dapat dibuat dalam waktu satu jam itu karena saya sering menyaksikan kran wudhu di masjid yang tidak dimatikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Suwito mengatakan, kran hemat air itu sempat dipuji Menteri BUMN Dahlan Iskan saat berkunjung ke ITS pada 1 April 2012.</p>
<p>&#8220;Pak Dahlan Iskan memuji karena ajaran agama bahwa boros itu temannya setan seringkali sulit dipraktikkan, tapi ajaran agama untuk tidak boros itu akan terlaksana dengan kran hemat air. Jadi, teman-teman ITS bisa berdakwah lebih efektif,&#8221; katanya.</p>
<p>Alat itu juga sempat dipamerkan dalam Expo ITS dan loka karya &#8220;Selamatkan Air Sekarang&#8221; beberapa waktu lalu.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, kami akan mencoba untuk merealisasikan alat itu pada Masjid Manarul Ilmi ITS untuk menyemarakkan Hardiknas,&#8221; katanya.</p>
<p>Lain halnya dengan alat rancangan mahasiswa Jurusan Elektro lainnya yakni Maulana Djatikusuma.</p>
<p>&#8220;Saya merancang alat deteksi kedalaman air banjir di kawasan tertentu,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan alat itu, kata mahasiswa semester 6 tersebut, kedalaman air banjir di wilayah tertentu dapat dihubungkan dengan &#8220;traffic light&#8221; untuk menampilkan kedalaman air banjir pascalampu merah itu.</p>
<p>&#8220;Kalau ketinggian air banjir melebihi ukuran ban mobil, maka seorang pengendara dapat membelokkan mobilnya untuk menghindarinya, sekaligus tidak menyebabkan mobilnya mogok yang akhirnya menimbulkan kemacetan panjang,&#8221; katanya.</p>
<p>Hingga saat ini, alat yang dirancangnya itu masih memiliki radius deteksi 200 meter hingga satu kilometer.</p>
<p>&#8220;Jadi, alat itu mirip &#8216;early warning system&#8217; yang mendeteksi cekungan kedalaman air,&#8221; katanya. (*)</p>
<p>Sumber: Antara, 2 Mei 2012</p>
<div id="crp_related"><h3>Mungkin Anda perlu membaca ini juga:</h3><ul><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mobil-hemat-energi-tampil-di-istana/" rel="bookmark" class="crp_title">Mobil Hemat Energi Tampil di Istana</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/tricycle-its-masuk-brebes/" rel="bookmark" class="crp_title">Tricycle ITS Masuk Brebes</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mobil-hemat-energi-se-asia/" rel="bookmark" class="crp_title">Mobil Hemat Energi Se-Asia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mobil-sapu-angin-3-siap-ukir-sejarah-baru-dunia/" rel="bookmark" class="crp_title">Mobil Sapu Angin 3; Siap Ukir Sejarah Baru Dunia</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/gara-gara-kena-gempa-yudhi-hernawan-ciptakan-alat-seismik-portabel/" rel="bookmark" class="crp_title">Gara-gara Kena Gempa, Yudhi Hernawan Ciptakan Alat Seismik Portabel</a></li><li><a href="http://rumahpengetahuan.web.id/mengembangkan-kapal-sistem-hibrid/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengembangkan Kapal Sistem Hibrid</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahpengetahuan.web.id/mahasiswa-its-rancang-keran-hemat-air-wudu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

