Home » Berita, Gadget

Cara Aman Mencari Pokemon Bersarang

20 July 2016 215 views No Comment

Johan Endaryanto (26) dan Putra Tri Hidayat (26) meninggalkan ratusan Pokemon Trainers, sebutan para pemain Pokemon Go, saat pertemuan Pokemon Go Indonesia di Pintu 7 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (17/7) pagi. Mereka berjalan sambil memelototi layar gawai menuju tempat yang mereka yakini banyak Pokemon.

“Sepertinya Pokemon di Pintu 2 GBK lebih banyak karena ada empat Pokestop sedang dipasangi lure, ayo kita ke sana saja.,” kata Johan.

Pokestop ialah titik yang ditandai bentuk kubus. Titik itu itu bisa ditemukan di tugu, patung, tempat ibadah, pusat keramaian, dan fasilitas umum. Di titik itu, pemain Pokemon Go bisa mendapat Pokeball, egg, potion, revive, dan itemlain yang membantu perburuan Pokemon.

Jika beruntung, pemain bisa menemukan Pokestop yang dipasang lure. Lureberfungsi menarik perhatian Pokemon ke Pokestop dalam 30 menit dan bisa terus dipasang. Pokestop yang dipasang lure akan tampak hujan salju merah jambu.

Setibanya di Pintu 2, ratusan orang tampak berjajar memelototi gawai dengan membuka permainan Pokemon Go. Keputusan mereka tak salah. Sesampainya di titik itu, mereka langsung mendapat Pokemon.

Selama 15 menit awal mencari Pokemon, lebih dari 15 Pokemon didapatkan Putra. “Akhirnya dapat Venusaur yang punya CP (combat points) 1.134. Ini Pokemon terkuat yang saya dapatkan. Bisa dipamerkan ke teman. Kalau cari di jalan, cuma dapat Doduo yang lemah,” kata Putra sambil tertawa.

798773701-pokemonRatusan pemain permainan Pokemon Go berburu Pokemon di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (17/7). Mereka berburu di titik Pokestop yang diyakini muncul banyak Pokemon. (Repro: Harian KOMPAS/IQBAL BASYARI).

Pokestop jadi pilihan utama Johan berburu Pokemon. Pria asal Bekasi, Jawa Barat, itu mengunjungi pusat perbelanjaan seusai bekerja. “Jika ada banyak Pokestop berdekatan yang dipasang lure, itu kami cari. Biasanya saya cari di Monas, Mal Kelapa Gading, dan Mal Central Park karena banyak Pokestop,” ujar karyawan perusahaan pengembang permainan itu.

Pokestop juga jadi incaran Hendra Santoso (23). Pegawai bagian teknologi informasi itu izin kerja demi berburu Pokemon di GBK. “Kalau cari di jalan, kemungkinan dapat Pokemon bagus lebih kecil. Lebih baik cari di Pokestop yang dipasang lure, pasti dapat banyak dan bagus,” tuturnya.

Jaga anak
Pokestop juga dimanfaatkan Sasha Erika Tunjungsari (39) untuk mengawasi anaknya bermain Pokemon Go. Ke mana pun anaknya bermain, Rasyid Aiman Hakim (12) dan Kinara (9), Sasha ada di dekat mereka.

Ia mempelajari permainan Pokemon Go demi mengarahkan anaknya berburu Pokemon di tempat aman dan banyak Pokemon, antara lain di pusat perbelanjaan yang ada Pokestop. “Saat pulang kampung di Padang, saya baru tahu ada situs bersejarah karena diajak anak mendekati Pokestop untuk berburu Pokemon,” ujarnya.

Sabtu (16/7), Grab menggelar Grab Pokemon di area Monumen Nasional. Menurut Manajer Humas GrabBike and GrabExpress Dewi Nuraini, di Monas ada 30 Pokestop dan Gym sehingga jadi daya tarik pemain Pokemon Go. “Kami tak menganjurkan pengendara Grab berhenti tiba-tiba mencari Pokemon. Lebih baik berburu di tempat aman,” katanya.

Meski mengasyikkan, perburuan Pokemon mesti mengutamakan keselamatan. Pokestop bisa jadi alternatif tempat perburuan. (C09)

Sumber: KOMPAS, 18 Juli 2016

FacebookTwitterWhatsAppLineTelegramGoogle+Share

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.